Terjebak Nikah Sirih

Terjebak Nikah Sirih
episode 55 senyuman nakal


__ADS_3

Lalu Setelah ituh Albert mulai menggerakan matanya karena sang sinar surya dari celah gorden menggangu wajah tampanya dia pun perlahan-lahan membuka matanya lalu dia pun menutup matanya denggan menggunakan tangganya untuk menghalui cahaya yang menggangu matanya


"ah sudah pagi sebaiknya aku harus segera banggun"


Albert pun melirik ke arah istrinya lalu menciumnya singkat


"morning sayang"


Setelah ituh dia pun mulai bangkit lalu beranjak ke arah kamar mandi setelah lama kemudian Evelyn pun mulai membuka matanya karena wajah cantiknya terganggu oleh sinar surya


"ah kenapa silau sekali"


Evelyn pun melirik kesebelahnya


"ya ampun tuan mana apa dia sudah banggun lebih dulu"


"sebaiknya aku harus segera banggun untuk menyiapkan keperluan suamiku"(lanjut Evelyn)


Sebelum ituh Evelyn pun melirik ke arah putrinya


"sayang kamu tunggu di sini momy mau siapin keperluan dedy"


Evelyn pun lalu bangkit dan berjalan ke arah lemari setelah lama kemudian Albert pun kembali dari arah kamar mandi kemudian Evelyn pun segera menghampiri suaminya


"sayang good morning"


"morning juga sayang"


"tuan ini baju kerjanya"


Evelyn pun memberikanya kepada Albert


"thenk you beby"


Lalu Albert pun menerimanya setelah ituh Evelyn pun ijin ke kamar mandi


"you are Welcome my husband"


Albert pun hanya tersenyum


"ya sudah aku akan menunggu mu"

__ADS_1


"tidak usah tuan kau lebih dulu saja aku takut kau terlambat kerja kalo menungguku"(lanjut Evelyn)


"baiklah"


"kalo begitu aku mandi dulu"


Evelyn pun bergegas ke kamar mandi sementara Albert di sedang berganti baju


setelah lama kemudian terlihat Evelyn sudah kembali dia pun melihat Albert sudah selesai berganti baju dia duduk di pinggiran kasur


"tuan kenapa kau menungguku bukanya aku sudah bilang tidak perlu"


"em sayang tapi aku inggin kau yang memasang kan dasi untuku"


"em baiklah tunggu sebentar"


"kenapa lebih cepat kan lebih baik"


Albert pun sambil tersenyum nakal kepada Evelyn yang hanya menggunakan handuk dia atas lutut yang menutupi tubuhnya dia punbergindik ngerii membayangkanya


"em tuan tapi biar kan aku berganti baju dulu"


Albert pun terpaksa menyutujuinya


"baiklah"


"baiklah tuan biar aku yang pasang kan"


"mana dasinya"


Albert pun memberikan dasi ituh kepada istrinya


"ini sayang"


Evelyn pun menerimanya lalu dia pun segera memasangkanya


"sudah selesai "


"terima kasih my wife"


"baiklah ituh sudah sebagian tugas istri"

__ADS_1


di sisi lain Cloe setelah menggatakan ituh Cloe pun kembali memejamkan matanya


Cloe pun masih eunggan untuk banggun


sang pelayan pun kemudian kembali membanggunkanya


"nona banggun kenapa kau tidur lagi"


Cloe pun merasa kesal


"ya ampun bi kenapa kau mengganguku tidur terus sih"


"maaf nona bibi cuma merasa khawatir"


"maksud bibi apa...?"


Alih-alih menjawab pertanyaan sang pelayan pun malah balik bertanya


"Non katakan kenapa non tidur denggan posisi seperti ituh"


Cloe pun menyadarinya dia pun membalikan bandanya lantas banggun dia pun terdiam


(batin)"ya tuhan apa aku sampai ketiduran"


"non kenapa katakan"


"sudahlah aku tidak apa-apa tolong tinggalin aku sendiri aku mau mandi"


sang pelayan pun hendak protes namun Cloe memotongnya denggan nada sedikit tinggi


"tapi non"


"aku bilang pergi lah"


"ba baaik non kalo gitu saya permisi dulu"


"nanti kalo sudah turun non harus sarapan"


Cloe pun tidak menjawab hanya mengganguk


Setelahkepergian sang pelayan alih-alih dia mandi ternyata Cloe malah kembali menjatuhkan tubuhnya

__ADS_1


"ah semua orang sama saja selalu menggangu hidupku"


Bersambung...!


__ADS_2