
Setelah menempuh perjalan yang cukup lama akhirnya Albert pun sampai di Rumah di saat yang bersamaan bibi Beti pun terlihat sudah kembali sambil membawa nampan di tanggan nya lalu menaruhnya di atas meja
"non!"ini air putih nya bibi taruh di sini ya, silahkan di minum"
Evelyn kemudian menjulurkan tanggan nya lalu meraih gelas dan menegguk nya sedikit
kemudian dia menaruh nya kembali ke atas meja
"makasih bi"
"iya sama-sama non kalo gitu bibi pamit ke belakang dulu"
Sementara Albert kemudian menghentikan mobilnya lalu di lantas meraih Richel dan membawa nya dia kemudian menggendong Richel ke arah pintu masuk Albert kemudian menggetuk pintu
"Tookkk...tokkk..!"
Di saat bibi Beti inggin melangkah tiba-tiba
"non!"sepertinya ada tamu biar bibi Buka!"
Evelyn pun saking sedihnya tidak menggidah kan nya bibi Beti kemudian menggurungkan niat nya untuk kebelakang dia memutuskan untuk membuka kan pintu
"ya ampun tuan!"
Evelyn pun terperanjat
"Apa tuan...!"apa mungkin tuan Albert sudah pulang"
Dia kemudian lantas menggusap air mata nya menggunakan punggung tanggan Evelyn lantas bangkit dari duduk nya lalu melangkah kan kaki nya ke arah pintu masuk Evelyn pun merasa bahagia sekaligus kaget
"Tuu tuan"
Dia kemudian menghampiri Albert
"sayang syukur lah ternyata kau baik-baik"
saja"
Evelyn pun menggernyit kan dahi nya
(batin)"apa maksudnya tentu saja aku baik-baik saja ah sudahlah"
"Tuan apa maksud mu tentu saja aku baik-baik saja harus nya aku yang bertanya seperti itu"
Albert pun terdiam
Evelyn pun melirik putri kesayanggan nya
__ADS_1
"ya ampun Richel apa ini benar-benar putri momy"
Evelyn pun meraih Richel dari gendonggan Albert kemudian mencium putri nya bertubi-tubi
bibi Beti pun menanggis haru melihat kedua majika nya
"Tuan,Nya lebih baik kita kedalam saja bibi merasa bersyukur tuan bisa membawa non Richel pulang dan kalian pulang denggan selamat"
"terima kasih bi"
Mereka bertiga pun lalu segera masuk bersama kemudian mereka duduk di sofa ruang tamu Evelyn kemudian Miminta maap
"sayang maapin aku!"
"sayang kenapa kau tiba-tiba meminta maap kau tidak salah"
"tuan!"aku tadi"
Albert pun mencela ucapan sang istri nya
"apa!"ada apa sayang"
Evelyn kemudian menjelaskan semua nya tentang dia tidak tau apa-apa
"jadi!"kau tidak tau apa yang sebenar nya terjadi"
Albert kemudian menggacak rambut nya
"ya tuhan!"aku pikir kau di culik"
"tidak kau salah!"
Sementara di sisi lain Cloe pun masih terlihat Emosi dia menatap sang pelayan nya nyalang
"Tidak non!"maapin bibi tolong janggan pecat bibi,bibi masih penggen kerja di sini"
terlihat Cloe pun bernapas kasar
"huuuuf,baiklah aku tidak akan memecat mu tapi denggan satu syarat katakan apa yang membuat mu bertanya seperti itu"
sang pelayan pun terdiam
"cepat katakan!"
"baiklah sebenar nya tadi ada seorang perempauan yang datang ke sini!"
"apa...!"
__ADS_1
(batin)"siapa perempuan itu apa janggan"
"bi!"apa tujuan Wanita itu datang ke sini"
"didiia mencari bayi nya yang hilang!"
"apa jadi kau mencucurigaiku haah"
"Tidak non..!"tidak begitu"
"lalu apa kau menyuruh nya masuk"
"iii ya non maapin bibi"
sang pelayan pun tampak gelagapan
"apa yang membuat mu melakukan itu"
"sekali lagi maapin bibi non,bibi menyuruhnya masuk karena dia bilang dia teman non"
"apa...!"bisa kau jelas kan ciri-ciri perempuan itu"
"baaiklah!"
"dia sanggat cantik memiliki rambut bergelombang"
Cloe pun sudah tidak tahan mendenggar pujian itu dia kemudian mencela ucapan sang pelayan nya
"cukup..!"apa kau tau dia siapa!"
"saya tidak tau non"
"baiklah akan saya beritahu mungkin kau setelah ku beritahu kau akan sanggat terkejut dan mungkin saja kau tadi tidak akan menyuruh nya masuk!"
"apa maksud non!"
"dia adallah wanita yang membuat pernikahan saya hancur dia adalah orang yang membuat suami saya tidak pernah pulang"
Sang pelayan pun tampak terkejut
"apa...!"jadi maksud non dia istri kedua dari tuan Albert"
"bagitulah!"
"jadi apa sekarang kau sudah tau siapa dia"
"saya benar-benar tidak menyangka!"
__ADS_1
Bersambung....!"