
Setelah lama kemudian hari pun mulai pagi Evelyn pun banggun terlebih dahulu dia lantas melirik sang suami nya kemudian Evelyn menggulurkan tanggan nya
"tuan banggun udah pagi"
Albert pun bergumam tanpa membuka mata nya
"apa sayang udah pagi..?"
"iya tuan banggun lah"
Albert kemudian lantas membuka mata nya secara perlahan setelah menyadari hari sudah pagi dia kemudian duduk di atas tempat tidur kemudian dia pun mendekati Evelyn lantas menggecup singkat kening sang istri nya
"baiklah saya mau mandi dulu sayang"
"baiklah sayang"
Albert kemudian dia mencondongkan wajah nya ke arah putri nya lalu dia menggecup kening sang putri nya
"sayang!"dedy mandi dulu ya"
Albert kemudian lantas beranjak dari tempat tidur menuju ke arah kamar mandi sementara Evelyn dia lantas berjalan ke arah lemari untuk menyiapkan baju ganti untuk sang suami
Di sisi lain seorang pria tertidur di luar
"plakkk...!"dasar nyamuk sialan mampus loe"
"argggh..sial gue ketiduran lagi"
"gue harus kabarin si bos"
Dia kemudian meraih hendpone nya dia kemudian mulai menggetikan pesan
"bos sekarang saya harus ngapain tega bangget sama saya harus tidur di luar gini"
Tringggg...!"
Cloe pun menggeliat kemudian meraba-raba untuk mencari henpone nya
"aduh siapa sih pagi-pagi udah ganggu aja"
setelah menemukan henpone nya dia lantas membuka mata nya kemudian dia membuka isi pesan kemudian lantas membaca nya
"eh kamu diem aja awasin sampai kamu tau apa yang bakal tuan Albbert Alexander lakuin selanjut nya!" tenang saja saya bakal kamu kasi uang lebih kalo kau mu menunggu nya sampai selesai ngerti"
Pria itupun tersenyum setelah mendenggar balasan chat dari Cloe
"baiklah bos"
 Sementara ituh setelah lama kemudian Albert pun kembali dari kamar mandi Evelyn pun lantas segera menghampiri sang suami nya
"sayang ini baju kerja nya"
__ADS_1
"baiklah terima kasih sayang"
"sama-sama tuan kalo gitu saya mau mandi dulu tuan"
"baiklah sayang"
Evelyn pun berlalu ke arah kamar mandi sementara Albert lantas segera berganti baju setelah lama kemudian Albert pun selesai berganti baju begitupun denggan Evelyn dia terlihat sudah kembali dari kamar mandi Eveyn pun lantas melenggang ke arah lemari dia lalu segera berganti baju setelah selesai dia kemudian dia lantas menghampiri Albert
"tuan biar saya pasangkan dasi nya"
"baiklah sayang"
Evelyn kemudian meraih dasi kemudian Evelyn pun mulai memakai kan dasi nya untuk Albert Evelyn pun merasa malu karena Albert terus menatap wajah nya Evelynpun melepaskn tanggan nya Albert kemudian sigap memegang tanggan Evelyn
"sayang kenapa berhenti...?"
"hmm tuan apa ada yang salah...?"
"apa maksud mu sayang..?"
"tapi kenapa tuan melihat ke wajahku terus"
"memang nya tidak boleh begitu melihat wajah istri sendiri"
"hmm tuan bukan begitu maksud saya hanya saja saya merasa malu"
"sayang kau tau saya inggin selalu melihat wajahmu karena kau sanggat cantik apalagi denggan jarak sedekat ini"
"hmm tuan apa kau inggin terus memegang tangganku"
Albert kemudian replek melepas kan tanggannya
"hmm baiklah sayang"
Evelyn pun lantas segera kembali memasangkan dasi untuk Albert Di sisi lain terlihat seorang pria sedang melihat ke arah mereka
"sungguh sebuah adenggan yang sanggat romantis"
Setelah ituh Evelyn pun
"sayang ayo kita sarapan dulu"
"baiklah sayang"
Meraka pun keluar dari dalam kamar mereka terlihat sedang menuruni tangga setelah sampai di lantai bawah dia lantas melangkah ke arah ruang makan sang pria itupun ikut pindah tempat di saat sang pemilik rumah berlalu terlihat mereka berdua pun sudah sampai di ruang makan Albert pun menarik kursi untuk Evelyn setelah itu dia kemudian menarik kursi di samping Evelyn lantas dia segera duduk begitupun denggan Evelyn bibi Beti kemudian datang
"selamat pagi tuan,nya!"ini sarapan nya udah jadi silahkan di nikmati"
"baiklah bi terima kasih"
"kalo begitu saya permisi dulu tuan,nya!"
__ADS_1
seperginya bibi Beti
"tuan biar saya ambilkan"
"baiklah sayang"
"apa ini udah cukup"
"iya sayang terima kasih"
setelah itu Evelyn pun kemudian segera menggambil untuk dirinya kemudian
mereka berdua pun lantas segera sarapan
tiba-tiba...!"
"maap tuan,nya ganggu saya ke sini mau pamit hari ini saya bakal berangkat pergi ke kampung"
Albert pun berhenti sarapan
Albert kemudian merogoh saku celana nya kemudian dia menggambil dan membuka dompet nya kemudian dia menggambil sejumlah uang dari dalam dompet nya
"baiklah pak ini uang siapa tau bisa membantu bapak dan ibu bapak di kampung"
"maaf tuan tidak usah"
"ambilah pak suami saya hanya inggin membantu saya mohon"
"tapi saya merasa tidak enak tuan,nya"
"janggan sungkan ambilah bapak sudah bekerja selama bertaun-taun di sini jadi saya mohon ambilah"
"baiklah tuan"
pak sopir pun menerima uang pemberian Albert dia pun
"tuan apakah ini tidak terlalu banyak"
"sudahlah pak bapak membutuhkan nya"
"terimalah pak"
pak sopir pun menaggis kemudian memangang tanggan majikan nya setelah itu melepaskan nya
"sudahlah pak janggan menanggis bapak berhak mendapat kan ituh kerena bapak sudah bekerja denggan sanggat baik"
"baiklah nya,tuan terima kasih kalian memang orang baik saya janji setelah ibu saya sembuh saya bakal kembali lagi ke sini"
"kalo gitu saya permisi dulu tuan,nya maap menggangu"
"baiklah tidak usah di pikirkan"
__ADS_1
"Bersambung...!"