Terjebak Nikah Sirih

Terjebak Nikah Sirih
episode 24 sebuah penggakuan


__ADS_3

Setellah ituh mereka tertidur pulas setellah lama kemudian tak terasa hari mulai siang Evelyn pun terbanggun dia masih merasa kesal kepada sang suami sementara Albert masih tertidur pulas Evelyn pun lalu berjalan ke kamar mandi lalu dia mandi setellah beberapa saat kemudian Albert mulai terbanggun dia meraba-raba kasur mencari keberadaan Evelyn meskipun masih belum membuka matanya


"sayang sayang"


Albert pun lalu membuka matanya dia menyadari bahwa sang istri telah tidak ada di sampingnya


"hah kok gak ada di mana dia"


Albert pun duduk di pinggiran kasur setellah ituh Evelyn tampak keluar dari kamar mandi lalu berjalan ke arah lemari tanpa memperdulikan Albert


"sayang rupanya kau habis mandi"


Lagi-lagi Evelyn eunggan menjawab Albert pun membuntuti Evelyn dari belakang


"sayang katakan ada apa"


"tidak ada"(ketus)


akhirnya Evelyn menjawab meskipun denggan nada ketus


Albert pun memeluk Evelyn dari belakang


"katakan kau kenapa"


"lepaskan"(Evelyn pun memberontak)


"katakanlah aku tidak mau seperti ini"


karena Albert terus memohon akhirnya Evelyn mau membuka mulut


"kau yang kenapa tega-teganya kau menyakitiku"


"apa maksudmu"


(batin)"hah apa maksudnya aku menyakitinya ah apa dia menggetahui ituh"


"kenapa kau diam tuan"


"em apa maksud mu"


"sebenarnya terserah kau mau bermesraan denggan nona Cloe karena dia istri mu bahkan istri pertamamu tapi apa kau bisa tidak di kantor dan meninggalkan bekas tuan"(lanjut Evelyn)


"apa yang kau katakan aku sungguh tidak menggerti atau kau melihatnya"

__ADS_1


"iya tuan aku melihat bekas lipstik di kemejamu berarti kau habis bermesraan bukan begitu tuan"


"tidak nona kau salah paham"


Albert pun menjelaskan semuanya


"rupanya dia inggin bermain-main dengganku"


"sudahlah sayang"


"apa sekarang kau percaya padaku"


"tentu setellah mendenggar penjelasan mu"


"berarti kita baikan sayang"


"tentu rupanya istri pertamamu licik juga"


"itulah kau harus berhati-hati jika sedang bersamanya"


"apa itu alesanya kau selalu bilang aku harus berhati-hati tuan"


"kau benar sayang"


"aku sayang kamu nona Evelyn"


Sambil memeluk Evelyn lalu dia mencium perut dan setellah ituh menggusapnya lembut


"dan buah hati dedy kau harus sehat-sehat di sana sayang"


"baiklah dedy aku juga sayang dedy"


Evelyn pun menjawab perkataan Albert


"kau sanggat cantik dan menggemaskan nona"


"benarkah terima kasih"


"tentu sayang"


Albert pun mencium Evelyn lalu Albert pun berjalan ke arah kamar mandi


"sayang aku mandi dulu"

__ADS_1


"baiklah"


Albert pun segera mandi sementara Evelyn menyiapkan keperluan Albert


setellah beberapa lama kemudian Albert pun kembali dari kamar mandi


"ini tuan"


"terima kasih sayang"


Albert pun mencium singkat Evelyn lalu setellah ituh dia segera menggenakan baju kerjanya dan juga celana panjangnya


"sini tuan biar aku kenakan dasinya"


"gini kan keren"


"baiklah"


"ini juga janggan lupa jasnya"


"baiklah aku akan terlihat sanggat tampan"


"baiklah baiklah suamiku emang tampan"


"apa kau sedang menggodaku"


"sudah sebaiknya kau berangkat"


Albert pun segera berpamit untuk pergi kerja


"sayang aku pergi dulu ya"


"baiklah hati-hati tuan"


Evelyn pun menggantar Albert ke depan sementara Albert dia


berjalan ke arah mobil lalu dia masuk dan sebelum nya Albert membuka jendela mobil


"bye sayang"


"iya bye tuan"


lalu akhirnya dia menutup jendela mobil lalu melajukan

__ADS_1


Bersambung...!


__ADS_2