
Setellah menempuh perjalanan cukup lama akhirnya mereka telah sampai di rumah Albert pun segera menghentikan mobilnya kemudian Evelyn pun menyusul turun
"tuan kenapa kau diam"
Pertanyaan Evelyn yang dari tadi selama di perjalanan hanya diam tak bergeming tidak seperti biasanya Albert pun tidak menjawab dia langsung berjalan mendahului sang istri
"tuan kau kenapa"
Lagi-lagi Albert tidak memperdulikanya
"tuan apa kau marah"
Evelyn pun langsung mendekat ke arah Albert
"tuan apa kau marah padaku"
Akhirnya mereka sampai di pintu masuk mereka pun jalan bersama lalu duduk di sofa
"tuan tolong bicaralah"
Albert pun mulai bicara
"aku tidak apa-apa"
"baiklah"
tiba-tiba terdenggar suara....Took tokk
"tuan sepertinya ada tamu"
"sepertinya begitu"
"tuan biar saya buka"
"baiklah"
Setellah meminta ijin Bibi Beti pun langsung berjalan menuju pintu lalu membukanya
"permisi"
"silahkan masuk nyonya"
"mohon maaf denggan nyonya siapa"
"saya nyonya Elizabet momy Evelyn"
Evelyn pun bangkit dari duduknya lalu mendekat ke arah pintu dia terkaget ternyata sang momy yang datang
"momy silahkan masuk"
Evelyn pun mempersilahkan sang momy untuk masuk
"terima kasih sayang"
"momy silahkan duduk"
Elizabet pun segera menduduki sofa sementara bibi beti meminta izin untuk membuatkan minuman
__ADS_1
"permisi nyonya saya mau izin ke dapur"
"baik silahkan"
"terima kasih"
"momy apa kabar"(sapa Albert)
"saya baik tuan"
Setellah beberapa menit kemudian bibi beti pun kembali sambil 3 gelas jus jeruk
"silahkan nyonya"
Bibi Beti pun lalu kembali ke dapur sementara mereka ber 3 sedang asik berbincang
"gimana kandunggan kamu sayang"
"baik-baik momy"
"syukurlah"
"tolong jaga mereka ya tuan"
"tentu nyonya"
"silahkan di minum nyonya"
"baik terima kasih"
Mereka bertiga pun meminum jus jeruk
"kalo gitu momy permisi dulu"
"kok cepet amat momy"
"ya momy"
"momy ada urusan"
ya udah hati-hati momy"
Elizabet pun segera berpamit pulang setellah ituh tak terasa hari mulai gelap mereka berdua pun lalu segera menaiki tangga
"tuan aku mu mandi dulu"
"baiklah"
"apa kau sudah tidak marah padaku"
"tidak"
Evelyn langsung berjalan ke kamar mandi lalu Evelyn pun segera mandi setellah itu Evelyn selesai mandi sementara Albert terlihat sedang terbenggong di pinggiran kasur Evelyn langsung berjalan mendekat ke arah Albert tanpa berganti baju hanya menggunakan handuk yang melilit di tubuhnya Evelyn pun memeluk Albert
"tuan kau kenapa apa kau sakit"
perilaku Evelyn pun membuat Albert terkesiap
__ADS_1
"tiii tidak sayang"
"lalu kenapa"
"tolong janggan seperti ini"
Albert pun mulai merasa tidak nyaman suhu tubuh sudah tidak karu-karuan
"kenapa kan kita suami istri"
"kau benar tapi bisa sajah aku lupa dan melakukanya sekarang"
Evelyn pun melepaskan pelukanya
"tuan apa kau tidak mandi
Albert tidak menjawab dia pun berjalan menuju kamar mandi lalu segera mandi sementara Evelyn berjalan menuju lemari lalu segera berganti baju beberapa menit kemudian Albert kembali dari kamar mandi
"tuan apa kau sudah selesai"
"iya sayang"
Evelyn berjalan mendekat ke arah Albert lalu memberikanya baju ganti
"ini tuan"
"terima kasih sayang"
Albert pun menerimanya lalu dia segera menggenakanya tiba-tiba Evelyn bertanya
"apa kau cemburu pada Daniel"
Albert belum menjawab dia hanya diam
(batin)"kenapa kau menyebut namanya tentu saja saya cemburu nona"
"kenapa diam tuan katakan"
"eungga sayang aku tidak cemburu"
"baiklah tuan"
setellah ituh Evelyn melanjutkan aktivitasnya
"tuan ayo kita jalan-jalan"
"heem kau mau kemana sayang"
"aku inggin ke taman"
"kanapa kau inggin ke taman bukanya kemarin sudah"
"ayolah"
"baiklah"
Mereka pun sampai di sebuah taman setellah ituh mereka kembali pulang
__ADS_1
Bersambung...!