
Albert segera menghentikan mobilnya lalu dia keluar berjalan tiba-tiba dia di kejutkan denggan kehadiran Cloe
"morning my husband"
Sapa Cloe namun Albert tidak menyaut melainkan dia bertanya
"ada apa kenapa kau ada di sini"
"tenanglah tuan Albert apa ada yang salah"
"em sudahlah aku tidak ada waktu untukmu"
Albert pun langsung melenggang menuju pintu ruang kerja nya lalu dia mendorong pintu dan memasukinya sementara Cloe menyusul Albert
"sayang kau kenapa apa kau sudah lupa aku kan masih istri kamu tapi kenapa kau seolah-olah tidak peduli akan hal itu"
"sudahlah apa maumu heeh"
sementara di sisi lain Evelyn sedang berusaha menenangkan sang bayi
"ya ampun momy gimana dia tidak mau berhenti nanggis"
"biar momy yang tenangkan"
sementara di sisi lain Albert dan Cloe sedang berdebat
"ngomong-ngomong kamu tau aku masuk "kantor hari ini dari mana hah"
"itu tidak penting sayang"
Tiba-tiba
Tookk tokk ...tokk
"silahkan masuk pintu tidak di kunci"
seorang wanita pun langsung masuk dan berjalan ke arah Albert
"maaf tuan saya mau menggantarkan berkas ini"
"baiklah Susi taruh di atas meja"
"eh Susi bagaimana pekerjaan yang kemarin selama saya libur apa tidak ada masallah"
"semua sudah saya hendel tuan"
"ini berkas nya sekaligus berkas yang baru"
"baiklah "
Susi pun melirik Cloe
__ADS_1
"eh ternyata ada nyonya Cloe juga"
"kalo beggitu saya permisi dulu tuan"
Wanita itupun lalu segera keluar dia pun terdiam untuk beberapa detik
( batin)"kapan datangnya nenek lampir itu"
Lalu dia pun segera melanjutkan langkahnya
"heeh apa kau tidak mau pulang"
"tidak"
"pulanglah aku mau bekerja janggan mengganguku"
"tidak"
"aku bakal tunggu kamu sampai kamu selesai"
Cleo pun tanpa persetujuan dari Albert dia lantas berjalan menuju sofa di ruanggan Albert
"heeh kau benar-benar buat aku kesal"
Cloe tidak menyaut sementara Albert dia mau tidak mau dia menggerjakan pekerjaanya
(batin)"argggh wanita itu selalu bikin aku marah"
"sudahlah sayang sebaiknya kamu kerjakan denggan tenang"
Setellah beberapa lama kemudian Albert sudah selesai denggan pekerjaanya lalu dia segera meninggalkan ruangganya tentu Cloe pun segera terbanggun dan menyusul Albert pun segera berjalan begitu Cloe
"Albert apa kau sudah selesai"
"seperti yang kau lihat"
"katakan apa maumu"
begitu sampai di pintu mobil Albert pun segera memasukinya namun ternyata Cleo pun ikut masuk
"eh eh kamu apa-apa an cepet turun"(bentak Albert)
"eungga pokonya anterin aku pulang"
"apa kau tidak bawa mobil"
"ban nya kempes"
"tolong anterin saya pulang tuan"
"argggh"
__ADS_1
Albert pun menggacak rambut nya prustasi
dan terpaksa menggantarkan Cloe ke rumahnya
"baiklah"
"gitu dong janggan marah-marah mulu"
Albert pun melajukan mobilnya ke arah rumah Cloe setellah lama menempuh perjalanan cukup jauh akhirnya mereka sampai di rumah Cloe
"sudah sampai silahkan turun"
namun Cleo bukanya turun
"rupanya kau masih tau jalan pulang aku kira kau sudah lupa"
"apa yang kau katakan"
"silahkan turun sudah sampai"
"tidak"
"apa maksudmu"
"ijinkan aku ikut pulang ke rumah istri kedua mu"
"tidak"
"tenanglah tuan aku cuma inggin bertemu maduku bukan inggin menyinap atau tinggal di sana"
"tidak tidak"
Albert pun keluar lalu membuka pintu mobil dan menrik tanggan Cloe agar Cloe turun
"eh apa-apa an ini"
"cepat keluar kau membuat kesabaranku habis"
Albert pun berhasil menggeluarkan Cloe lalu dia segera menutup kembali pintu mobil lalu Albert kembali memasukinya dan melajukan mobilnya dia segera menuju apotek setellah membeli yang di minta Evelyn dia pun kembali melajukan mobilnya menuju rumah
setellah lama kemudian Akhirnya dia sampai dia pun segera menghentikan mobilnya begitu mendenggar suara mobil Evelyn pun lantas keluar
"ya ampun sayang kamu lama"
"iya maafin aku"
"ya sudah mana alatnya"
"ini"
Albert pun lantas memberikanya lalu mereka berjalan bersama memasuki rumah
__ADS_1
Bersambung....!