Terjebak Nikah Sirih

Terjebak Nikah Sirih
episode 38 Richel mana...!


__ADS_3

Setellah ituh Evelyn lantas menggetuk pintu


Tokkk...tokkk


Beggitu mendenggar pintur ada yang menggetuk bibi Beti pun lantas membuka pintu


"nyonya udah pulang...?"


"iya bi"


"non Richel tidur"


"iya bi"


"silahkan masuk nyonya"


evelyn pun lantas melenggang masuk setellah ituh dia pun lalu duduk di sofa bibi Beti pun lalu menawarkan minum


"nyonya apa anda inggin minum..?"


"baiklah seperti biasa"


"baiklah nyonya tunggu sebentar"


di saat yang bersamaan terdenggar mesin mobil


"brum brumm"


"aduh tuan kayanya udah pulang"


Evelyn pun lantas keluar untuk menyambut Albert sementara Albert kemudian menghentikan mobilnya lalu dia segera turun lalu berjalan ke arah pintu masuk


"hai sayang"


"iya tuan kau udah pulang"


"mari masuk"


"baiklah"


Mereka berdua pun lalu berjalan bersama memasuki rumah mereka berdua pun lalu duduk di sofa bibi Beti pun kembali sambil membawa nampan di tangganya lalu dia menaruhnya di meja


"nyonya inih jus orangge nya"


"eh tuan udah pulang tuan mau minum apa...?"(lanjut bibi Beti)


"em boleh juga buat kan saya teh panas"


"baiklah"


"kalo begitu tuan nyonya saya pamit dulu"


"baiklah"


Bibi Beti pun kembali untuk ke dapur sementara mereka berdua sedang duduk di atas sofa setellah lama kemudian bibi Beti kembali sambil membawa secangkir teh di atas nampan


"silahkan tuan di minum"


bibi Beti pun menaruhnya di atas meja


"terima kasih bi"


"baik tuan"


Bibi beti pun lantas kembali ke dapur sementara mereka berdua langsung meminum minuman nya masing-masing setellah lama kemudian hari mulai sore Evelyn pun lantas membawa Richel menaiki tangga begitu pun Albert setellah sampai di dalam kamar Evelyn pun menaruh richel di atas kasur

__ADS_1


Evelyn pun terdiam menyadari sang momy tidak ada


(batin)"eh momy di mana ya...?"


"apa dia di kamar...?"


Albert pun kemudian mendekat ke arah Evelyn


"sayang kamu kenapa diam..?"


"eh tuan aku cuma lagi mikirin momy"


"emang momy kamu kenapa...?"


"tuan apa tuan melihat momy...?"


"tidak sayang"


"apa momy di kamar...?"


"iya mungkin momy di kamar sayang"


"tuan aku mau lihat momy sebentar tolong jaggain Richel"


"baiklah"


Evelyn pun lalu keluar dari kamar untuk menuju kamar tamu setellah sampai Evelyn pun hendak menggetuk pintu namun ternyata pintu tidak terkunci Evelyn pun lantas masuk


"momy,!momy kenapa...??"


"momy cuma sedikit eungga enak badan"


"ya ampun momy"


"momy panas Evelyn rasa momy demam"


Di sisi lain Cloe mulai melancarkan aksinya dia sedang memantau di halaman rumah milik Albert denggan pakaian serba hitam lalu dia berjalan menggendap-ngendap lalu dia menggintip dari jendela


"ah sial ternyata dia belum tidur"


"tapi tunggu wanita ituh kok eungga ada"


"kemana dia...?"(gumam Cloe)


sementara Albert sedang menunggu Evelyn kembali namun Eveyn tak kunjung datang


"kok Evelyn lama"


"apa sebaiknya saya samperin aja"


"tapi Richel gimana ah munkin gak apa-apa kalo di tinggal sebentar"


"Richel sayang tunggu sebentara ya dedy mau lihat momy kamu dulu"


Albert pun memutuskan untuk menyusul Evelyn namun dia rasa jendela kemar tidak terkunci dia pun berhenti sejenak lalu berniat menggeceknya namun dia memutuskan niatnya


(batin)"apa jendela itu tidak terkunci"


"ah tidak mungkin seaiknya aku samperin Evelyn


sementara Cloe dia melihat Albert menggarah ke arah jendela menyadari ituh


"gawat dia mau ke arah sini"(gumam Cloe)


Secepat kilat dia menunduk dan bersembunyi

__ADS_1


Lalu menutup mulutnya sendiri setellah ituh Cloe pun mendenggar langkah kaki menjauh


Cloe pun melepaskan bekapan dari mulutnya lalu dia berdiri untuk memastikan nya


"huuffff syukurlah dia sudah pergi"


Akhirnya Cloe pun bernapas lega


"bagus dia sudah pergi"


"tapi bagaimana caranya aku masuk...?"


Cloe pun mencari-cari jalan untuk masuk dia pun menuju pintu


"ah di kunci"


"ah mungkin jendela"


Cloe pun menggecek satu persatu jendela dia pun kembali ke tempat tadi dia tidak menyadari bahwa jendela di dekat dia tidak terkunci


"ah sial"


lalu dia menyandar ke jendela ituh tiba-tiba dan Cloe merasa ada yang


"kerekkk...krekk


(batin)"suara apa ituh"


Lalu dia berbalik badan dan menyadari


"apa jendela ini tidak terkunci"


"aku harus menggeceknya"


Cloe pun menggarahkan tangganya lalu denggan hati-hati mendorongnya


"wah ternyata benar baguslah"


Kemudian Cloe pun masuk lewat jendela lalu dia menggendap-ngendap membaya sang bayi lalu dia segera turun denggan hati-hati membawa bayi lalu berjalan menjauh


sementara Albert kemudian sudah sampai di pintu kamar tamu


"sayang"


Evelyn pun lantas membuka pintu


"kok kamu ada di sini terus Richel"


"iya soalnya kamu lama"


"Risel ada kok di kamar"


"ya ampun kok tuan tinggalin Richel sendirian sih"


Evelyn pun lalu melenggang menuju kamarnya entah menggapa setellah Albert menggatakan ituh Evelyn merasa khawatir


sementara Albert pun menyusul setellah sampai Evelyn pun terkejut mendapati Richel tidak ada


"ya ampun Richel mana"


"ada apa sayang"


"tuan Richel hilang"


Bersambung....!

__ADS_1


__ADS_2