Terjebak Nikah Sirih

Terjebak Nikah Sirih
episode 36 pertemuan yang tak senggaja


__ADS_3

Setellah di dalam cafe Evelyn pun lantas mencari meja kosong setellah menemukanya Evelyn pun lantas menarik kursi lalu dia segera duduk sang pelayan pun menghampiri Eveyn


"nona mau pesan apa...?"


"baiklah tolong cofee caramell late 1"


"baiklah apa ada lagi"


"tidak "


"baik tunggu sebentar"


Sang pelayan pun segera pargi sementara Evelyn sedang duduk menunggu pesananya di sisi lain Albert sudah sampai di kantor dia pun segera menghentikan mobilnya lalu dia turun dan berjalan ke ruangganya sementara di sisi lain setellah beberapa menit kemudian sang pelayan pun kembali denggan napan di tangganya


"silhkan nona di nikmati"


Lalu pelayan itupun kembali ke belakang Evelyn pun lalu menugguk pesanan nya


"em sanggat manis"(gumam Evelyn)


setellah ituh dia lalu menaruh kembali cangkir ke atas meja setellah lama kemudian hari mulai siang karena matahari mulai bersinar terang menggenai wajah cantik Evelyn sementara Albert sedang sibuk bekerja tiba-riba


"tuan saya mau anterin berkas"


"silahkan masuk Susi"


"baiklah"


setellah 30 menit kemudian jam istrirahat pun tiba Susi pun berniat ke cafe pavoritnya


"kalo gitu saya permisi dulu tuan"


"eh kamu mau kemana...?"


"saya mau ke cafe pavorit saya tuan"


Albert pun lantas terdiam beberapa detik


(batin)"aduh gi mana ini di cafe ituh ada Evelyn"


"sebaiknya tidak usah"


"memangnya kenapa tuan...?"


Albert pun tidak bisa menjawab dia pun gelagapan


"em itu eungga maksud saya"


Sementara Susi merasa ada yang aneh denggan sikap atasanya ituh yang tiba-tiba melarang dia ke cafee pavoritnya


"maaf tuan saya harus ke cafe vaporit saya"

__ADS_1


"laggian ini jam istrirahat kerja saya jadi tuan eungga bisa larang saya"(lanjut Susi)


Setellah menggatakan ituh Susi pun lalu bergegas keluar sementara Albert tidak bisa berbuat apa-apa dia merasa marah


(batin)"aduh gi mana kalo sampai ketemu Evelyn di sana semogga tidak tolong saya tuhan"


Albert berniat menyusul Evelyn namun dia memutuskan niatnya sementara Susi berjalan ke arah Cafee dia pun melihat seorang wanita yang pernah ia menggenalnya dari arah jauh


"siapa wanita ituh aku kaya menggenalnya"(gumam Susi)


Dia pun memutuskan untuk masuk dan memastikan nya dia pun mendekat ke arah Wanita ituh


"hai nona apa anda nona Evelyn"


Evelyn pun lalu menoleh ke arah suara yang menyapanya


"iya apa saya menggenal anda sebelumnya


"maaf nona saya susi karyawan di kantor ini apa nona sudah lupa"


"owh susi iya saya inggat"


Susi pun meminta ijin untuk bergabung Evelyn pun menggiyakan lantas Susi pun menarik kursi lalu duduk


"apa saya boleh gabung"


"iya silahkan"


"apa anda mau pesan biar saya yang bayar"


"baiklah"


"bagaimana kabar nona"


"saya baik-baik saja"


"syukurlah"


"senang bertemu kembali denggan anda nona Evelyn"


"saya juga senag bertemu kamu sus"


Susi pun melirik sang bayi lalu dia memutuskan bertanya


"nona apa saya boleh bertanya"


"silahkan"


"ini bayi nona"


"iya ini bayi saya"

__ADS_1


"maaf kalo saya lancang"


"jadi nona sudah meriid"


"iya saya sudah menikah beberapa bulan lalu"


Susi pun terdiam beberapa detik


(batin)"aku jadi penasaran siapa suami dari nona Evelyn apa janggan-janggan"


"hei sus"(tegur Evelyn)


"eh iya nona"


"kenapa diam ada apa...?"


"tidak saya tidak apa-apa"


"nona kalo boleh tau siapa nama suami nona...?"


kini giliran Evelyn terdiam


(batin)"gimana inih apa saya kasih tau bahwa suami saya adallah bosnya sendiri bahkan mantan bos saya dulu"


"baiklah ini cuma nama mungkin tidak akan menjadi masallah"


"nona ada apa..?"


"tidak!" nama suami saya adallah Albert Alexander"


Evelyn pun memberitahu hanya nama tidak denggan identitasnya


Susi pun terdiam


(batin)"bukanya ituh nama atasan saya"


"entahlah nama Albert ituh begitu banyak mungkin aku salah"


"owh semogga pernikahanmu selalu di berkati tuhan"


"baik terima kasih"


Sementara di sisi lain terlihat Cloe berjalan ke arah kantor dia pun menghentikan jalanya karena melihat dari kejauhan terdapat Seseorang yang ia kenal untuk memastikan Cloe pun berjalan lebih mendekat lalu menggintip dari kejauhan Cloe pun melihat kereta bayi di dekat kursi yang di duduki Evelyn


"haah dia sedang apa di sini"


"dan apa ada bayi"


"bayi siapa apa di sudah melahirkan"


"baguslah"

__ADS_1


Terlihat Expresi Cloe berubah dia pun tersenyum yang tidak bisa di artikan


Bersambung....!


__ADS_2