
Setelah lama kemudian mereka berdua sampai di teras depan
"sayang aku pergi kerja dulu ya"
Sambil mencium singkat kening Evelyn
"baiklah!"ini tas kerja nya"
Evelyn pun lantas menyerahkan tas kerja sang suami
"baiklah terima kasih"
Albert pun lantas meraih tas kerjanya lalu ia berjalan ke arah mobil
"baiklah sayang"
Setelah lama kemudian Albert pun kemudian membuka pintu mobil lalu ia lantas memasukinya setelah ituh ia pun melajukan mobilnya sementara Evelyn masih berdiri di teras depan melihat kepergian sang suaminya sampai Akhirnya Evelyn lantas kembali masuk kedalam rumah begitu sang suami sudah tidak terlihat lagi oleh matanya
Evelyn pun lantas berjalan menaiki anak tangga sementara ituh di sisi lain Cloe selesai mencuci wajahnya lantas dia pun mengambil handuk kecil dari gantungan yang berada di kamar mandinya lalu dia segera mengelap wajahnya setelah ituh dia lantas keluar dari kamar mandi dia pun berjalan ke arah pintu keluar kamar lalu ia akhirnya menuruni tangga setelah ituh dia lantas berjalan menuju ruang makan sementara ituh Albert sudah sampai di kantornya dia lantas menghentikan mobilnya kemudian ia turun lalu berjalan memasuki kantor sementara ituh Evelyn sampai di pintu kamar mandi dia lantas menarik pintu dia akhirnya masuk kedalam kamar Evelyn pun melihat sang putrinya sudah terbanggun
"ya ampun sayang kamu udah banggun"
Evelyn pun menghampiri Richel lantas maraih dan mengendongnya
"ya ampun anak momy"
Sementara ituh di sisi lain Cloe sudah sampai di ruang makan
"Non syukurlah Akhirnya non keluar juga!" mari sarapan"
"iya bi"(sambil memutar matanya malas)
"non bibi udah siapin sarapan kesukaan non"
"terima kasih bi"
__ADS_1
"non biar bibi ambilkan"
"baiklah terserah saja"
Sang pelayan pun lantas menggambil sarapan buat Cloe
"non apa ini udah cukup"
"iya bi"
"baiklah"
Sang pembantu pun lantas memberikanya kepada Cloe
"baiklah non bibi ijin kebelakang dulu"
Cloe pun tidak menjawab dia pun hanya menggangukan kepalanya
Setelah lama kemudian hari mulai sore Evelyn pun lantas menaruh kembali Richel yang sudah kembali tertidur ke atas kasur
"sebentar lagi tuan pulang"
Evelyn pun lantas berjalan keluar kamar lalu ia pun menuruni tangga setelah ituh ia berjalan ke arah dapur ia lantas berjalan ke arah kulkas Evelyn pun maraih pintu kulkas lalu manariknya Evelyn pun terkejut melihat isi kulkas
"ya ampun kok kosong"
bibi Beti pun yang melihat sang majikanya lantas segera menghampirinya
"maaf Nya apa ada yang bisa saya bantu"
"iya bi kenapa kulkas kosong"
"maaf Nya!" ini bibi juga mau belanja soalnya persediaan bahan makanan udah pada abis"
"ya ampun bi kok bisa..?"
__ADS_1
"iya Nya maafin bibi sekali lagi"
"soalnya tadi pagi stok terakhir bahan makanan"
"kalo gitu bibi permisi dulu"
bibi Beti pun berniat pergi untuk belanja namun Evelyn menghentikan langkah bibi Beti
"tunggu"
"iya ada apa Nya"
"bi!" biar aku saja yang belanja nya"
"tapi Nya"
"udah eungga apa-apa soalnya kebetulan aku mau beli barang pribadi"
"baiklah Nya"
"bi aku pergi dulu tolong jagain Ricel di kamar"
"baiklah ini tas belanja nya dan ini uang"
"baikalah"
Evelyn pun lantas meraih tas belanjan nya namun Evelyn manolak menerima uang nya
"bi tidak usah simpan saja"
"tapi Nya"
"udah eungga apa-apa buat bibi saja"
"baiklah makasih Nya"
__ADS_1
Evelyn pun lantas berjalan menuju pintu keluar
Bersambung...!