Terjebak Nikah Sirih

Terjebak Nikah Sirih
episode 40 keributan


__ADS_3

Setellah ituh Albert pun lalu manaiki mobil dia akhirnya melajukan mobilnya sementara Evelyn masih terlihat sedang terisak di dekat jendela kamar denggan posisi yang sama yaitu memeluk lututnya erat denggan tangganya


"hikk... hik..!"


"Richel maafin mami sayang"(lanjut Evelyn)


sementara di sisi lain Albert telah sampai di Alamat yang di berikan Cloe Albert sanggat heran juga terkejut bagaimana bisa Cloe memiliki tempat seperti ini


Sebuah tempat yang di jaga begitu ketat Albert pun kemudian menghentikan mobilnya


Sementara sang penjaga mendenggar suara mesin mobil dari jarak jauh


"hei kalian denggar tidak ada suara mobil"


"apa akan ada seseorang"


"apa mungkin ituh seseorang yang di maksud nona Cloe"


Sementara Albert mulai melangkah lalu Albert pun berhenti sejenak dia tidak langsung melanjutkan langkahnya


"haah tempat apa ini"(gumam Albert)


"ah aku tidak peduli yang penting anaku selamat"


Albert pun lalu melanjutkan langkahnya Albert pun sanggat berhati-hati di saat sampai di pintu masuk yang begitu banyak penjaga namun anehnya mereka tidak menyerang melainkan membiarkan Albert masuk begitu sajah Albert pun menghentikan langkahnya


(batin)'"ini sanggat aneh tapi kenapa mereka membiarkan saya begitu mudahnya mendekati pintu masuk bahkan mereka membiarkan saya masuk"


Lalu dia melanjutkan langkahnya akhirnya Albert pun mulai memanggil Cloe


"Cloe Cloe kau di mana kembalikan anaku cepat"(teriak Albert)


sang penjaga pun yang terganggu berniat menghampiri


"ah kenapa dia teriak-teriak seperti ituh"


"apa aku harus membereskanya tapi"


namun dia menggurungkan niatnya karena mereka bakal bergerak atas perintah Cloe


sementara Cloe dia pun tersenyum senang mendenggar suara Albert


"ow rupanya dia sudah datang"


Cloe pun lalu turun dari tangga lalu menghampiri Albert lalu dia berniat memegang tanggan Albert namun Albert pun menepisnya


"lepaskan mana anak aku"


Cloe pun lalu tersenyum sinis dia bukanya menjawab pertanyaan Albert dia malah mengguji kesabaran Albert setipis kertas


"oww kau sanggat menakutkan tuan"


"tapi kau sanggat tampan saat kau sedang marah"


"hentikan omong kosong mu Cloe mana anaku katakan"


Albert pun menggitmidasi ruanggan yang menurutnya sanggat aneh


"Cloe ini tempat apa...?

__ADS_1


"sejak kapan kau mempunyai tempat yang "menyeramkan seperti ini"


"dan mana anak ku"(lanjut Albert)


"em ini"


"katakan apa kau sudah tidak waras haah"


Sementara Evelyn pun menyadari Albert tak kunjung datang Evelyn pun munggusap air matanya menggunakan punggung tangganya


"tuan ke mana...?" dia bilang pergi sebentar tapi kenapa dia tak kunjung kembali"(lanjut Evelyn"


Sementara Cloe pun berusaha menenangkan Albert


"tuan tenanglah mari duduk dulu"


"manurutlah atau kau akan tau akibatnya"


Albert pun menghembuskan napasnya kasar


"huuuuft"


lalu dia terpaksa menuruti ke ingginan Cloe


"katakan apa yang kau ingginkan"


Sementara di sisi lain Evelyn pun lalu bangkit dan berjalan ke arah nakas lalu dia meraih hendpone nya lalu dia berusaha menelpon Albert


"syukurlah tersambung"(gumam Evelyn)


"dreett"


"baiklah pertama berikan hendpone mu"


"tidak bisa"


"cepat"


"baiklah"


"pertama ijinkan aku menggambil Alih hendpone mu"


Cloe pun menekan tombol merah berlogo panggilan


"apa kau sudah tidak waras"


sementara Evelyn mulai merasa khawatir


"tapi kenapa dia tidak mengangkatnya"


"baiklah sekali lagi"


Dreet...!


Cloe pun menggomel


"ah dasar wanita ituh kenapa dia selalu menggangguku"


Cloe pun mematikan hendpone Albert

__ADS_1


Albert pun inggin protes namun dia menggurungkan niatnya


Evelyn pun terus berusaha menghubunggi


Albert namun kali ini tidak terhubung


"tuuut"


"ya tuhan ada apa ini...?"


"kenapa malah tidak aktif"


Evelyn pun keluar kamar lalu dia berjalan menuju kamar tamu Evelyn saking paniknya tanpa menggetuk pintu mamasuki kamar momy


"momy...hikk..hikk!"


"ada apa sayang kok naggis"


"Richel hilang momy dan tuan Albert dia ijin pergi sampai sekarang belum kembali"


"apa cucu momy hilang dan tuan Albert"


"iya momy "


"coba kamu tenang lalu hubunggi suami kamu"


"Evelyn udah coba momy awalnya terhubung tapi sekarang tidak aktif"


"ya ampun sayang"


Evelyn pun lalu melenggang keluar di susul sang momy Evelyn pun berjalan keruang tamu


Lalu berteriak memanggil semua penghuni rumah Albert


"pak,bibi"(teriak Evelyn)


Seketika mereka pun menghampiri Evelyn


"ada apa nona"


"Richel hilang tuan juga tiba-tiba tidak bisa di hubunggi"(lanjut Evelyn)


"apa non Richel hilang tuan juga"(seru bibi Beti)


"iya bi gimana ini"


"haah apa non Richel dan tuan hilang"


"iya pak"


"lebih baik kita lapor polisi"


"tapi momy aku tidak mau sampai suami dan anaku kenapa-kenapa"(lanjut Evelyn)


" lalu kita harus apa"


"kita sebaiknya berdoa semogga suami kamu dan anakmu baik-baik saja"


Bersambung...!

__ADS_1


__ADS_2