Terjebak Rasa Cinta

Terjebak Rasa Cinta
Khawatir


__ADS_3

"Kenapa mas Alex belum juga pulang,apa yang terjadi dengan nya, tidak biasa nya beliau begini" ujar Sena khawatir


"Mbak...Mbak Sena" panggil Erick membuat Sena tersentak kaget dan segera keluar dari kamar nya.


"Kata bibi Mbak belum makan malam,ayo aku temani makan mbak"ajak Erick


"Rick aku nggak nafsu makan"tolak Sena halus dia benar-benar tidak bernafsu karena tidak mendengar kan kabar sang suami.


"Mbak mau sakit?"


"Tapi Rick aku benar-benar nggak nafsu makan" kekeh Sena membuat Erick kesal dan mendorong tubuh Sena kedalam kamar lalu mencium nya ganas.


"Hmmmmppp......hmmmmm"


"Plak" Sena menampar pipi Erick membuat lelaki tampan itu memegang pipi nya karena rasa panas dari tangan Sena.


"Maaf kan aku Rick" ujar Sena panik,dia takut jika Alex pulang melihat mereka di kamar berdua dengan posisi yang jelas-jelas mengundang kemarahan sang suami.


"Mbak memikirkan Mas Alex! mas Alex tidak memikirkan mbak sama sekali,apa ini adil mbak?"


"Rick mas Alex suamiku jadi wajar aku memikirkan nya bukan, tolong keluar aku ingin sendiri"usir Sena mengalihkan pandangannya


"Tapi dia tidak pernah mencintai mbak dan tidak pernah memikirkan mbak" pekik Erick membuat Sena menitikkan air mata nya dan mendorong tubuh Erick keluar kamar.


"Mbak buka pintu nya mbak,aku minta maaf"


"Pergi!!!"


"Mbak,ayo lah buka aku minta maaf mbak" bujuk Erick tapi Sena tetap tidak mau membuka pintu nya dia terus menangis mengisak di kamar.


Sebenarnya Sena benci dengan dirinya saat ini,dia sudah memiliki rasa pada Erick dia sudah mengkhianati suaminya,dia merasa bersalah.

__ADS_1


"Mas Alex maaf kan aku" ujarnya sambil menangis


***


"Mas aku nggak mau kamu tinggal lagi"Rengek Laura


"Tapi aku juga tidak bisa di sini terus ra,ada tanggung jawab yang harus aku selesaikan di Jakarta"


"Aku takut sendiri mas,aku takut jika mimpi indah ini segera berakhir"


"Aku akan meminta Toni untuk menjaga kamu di sini sementara waktu,aku akan pulang seminggu sekali sampai kamu siap kembali ke Jakarta" bujuk Alex


"Tapi janji ya mas harus tetap pulang kesini"


"Iya sayang,ayo tidur besok pagi aku harus pulang ke Jakarta sudah dua hari aku di sini"


"Apa mas tidak mau mengulang lagi percintaan kita,nanti mas kangen loe seminggu" goda Laura dan di anggukki Alex sambil tersenyum tipis, sebenarnya jika di bandingkan bercinta dengan Sena jauh lebih bergairah Sena tapi hanya saja Alex tak pernah merasakan nya dia selalu berpikir tentang Laura hingga tak memikirkan perasaan Sena.


"Mas kamu di mana? kenapa kamu tidak pulang mas" ujar Sena sambil memeluk selimut.


Padahal Sena sudah mencoba untuk menutup pikiran nya dari Alex tapi tetap saja dia kepikiran karena belum pernah Alex hampir dua hari tidak mengabari nya sama sekali.


Tenggorokan Sena tiba-tiba merasa kering mungkin karena menangis dia segera keluar kamar menuju dapur untuk mengambil air.


Segelas air putih tandas di minum oleh Sena dia tak bisa berpikir jernih saat ini karena kecemasan nya pada Alex, tiba-tiba tangan kekar memeluk Sena dari belakang.


"Mas Alex"


"Mbak ini aku Erick"


"Rick lepas,nanti ada yang lihat" tolak Sena mencoba melepaskan pelukan Erick tapi tetap saja Erick tidak mau melepaskan nya.

__ADS_1


"Mbak kamu tau sejak awal aku melihat kamu aku sudah tertarik pada mu mbak,aku tau kalau Mas Alex tidak mencintai mu jadi aku ingin kamu bercerai dengan nya dan menikah dengan ku"


"Kamu gila Rick! ini salah"


"Mbak,bukan nya kamu menikmati jalan dengan ku selama ini,bukan nya kamu merasa nyaman begitu juga aku,jadi di mana letak salah nya mbak?"


"Rick aku istri kakak mu"


"Dia tidak pernah menganggap mu istri mbak,mas Alex hanya butuh kamu sebagai pemuas nafsu nya sedangkan aku tulus sama kamu" ucap Erick membuat Sena menggeleng kan kepala nya dan segera menghindari Erick tapi Erick memegang tangan Sena dan menarik perempuan cantik itu ke dalam pelukan nya.


"Rick lepas ini di rumah"


"Tidak! aku ingin mbak Terima aku sebagai kekasih mbak"


"Gila kamu Rick "


"Kamu yang buat aku gila mbak"


Sena mendorong tubuh Erick sekuat tenaga tapi tetap tenang Erick lebih kuat dari pada Sena membuat Sena menggeleng pelan.


"Aku mohon lepaskan aku Rick nanti mas Alex pulang"


"Dia tidak akan pulang mbak'


"Dari mana kamu tau,ini rumah nya,aku istrinya dia akan pulang"


"Tidak!" kekeh Erick membuat Sena kesal hingga menginjak kaki Erick


"Awwwww" jerit lelaki tampan ini,Sena segera lari dan mengunci pintu kamar nya.


"Sekarang kamu boleh membela mas Alex mbak tapi setelah kamu tau kenyataan nya kamu akan lebih memilih aku"ucap Erick sambil tersenyum tipis

__ADS_1


__ADS_2