
Tiba-tiba Alex berpikir dia ingin mengetahui apa saja yang di lakukan Laura jika tidak ada dirinya di rumah,Laura memang cinta pertama nya tapi Sena istri sah nya dan sejak Sena keluar dari rumah Laura lah yang menggantikan posisi Sena menjadi nyonya.
Alex mengira dia bahagia bersama Laura tapi salah justru dia selalu mengingat Sena, bahkan kini dirinya lebih tidak terurus saat jauh dari Sena.
Selama ini dia tidak pernah memasang CCTV di rumah,dia percaya penuh pada Sena dan ntah kenapa kepercayaan nya terhadap Laura menghilang begitu saja, mungkin karena mereka sudah lama berpisah dan sudah saling tak mengenal kepribadian lagi, Alex sengaja membeli CCTV kecil dan ingin mengetahui gerak-gerik Laura di kamar serta di luar.
"Apa mungkin Laura bisa hamil secepat ini,hanya jangka waktu satu bulan? seperti nya terlalu cepat" gumam Alex.
****
"Istirahat dulu ya,nanti siang aku akan kembali kamu jangan lupa minum obat nya" ujar Erick setelah mengantar kan Sena pulang ke apartemen,dari semalam Sena merengek ingin pulang dia bosan dan tidak suka bau rumah sakit.
"Jangan buka kan pintu untuk siapapun termasuk Mas Alex" ingat Erick dan di anggukki Sena pelan.
Erick mencium bibir Sena sekilas dan perempuan cantik ini tidak menghindar karena percuma Erick akan gencar mencium nya jika Sena menolak,Sena tau persis sifat adik ipar nya ini tidak suka di tolak.
"Aku pergi" pamit Erick dan di anggukki Sena pelan.
__ADS_1
***
"Kamu benar-benar membuat mama Kecewa lex,mama sudah berusaha membujuk Sena tapi Sena tidak mau menerima mu,Sena Kekeh ingin mengakhiri pernikahan kalian"
"Ma aku tau aku salah-"
"Mama tidak ingin penjelasan apapun lex, sekarang Sena juga tidak mau lagi menjadi menantu mama"
"Aku akan bujuk Sena nanti ma"
"Apa kamu yakin lex anak yang di kandung Laura anak mu,apa kamu lupa bagaimana perempuan itu pergi menghilang meninggal kan kamu dan sekarang di saat kamu sudah menikah dia datang,apa kamu tidak curiga dengan semua ini? mau sampai kapan kamu tidak sadar seperti ini Lex,kamu bodoh atau pura-pura bodoh!" kesal mama nya
"Mama minta pikiran lagi rumah tangga mu bersama Sena bukan perempuan pelakor itu yang harus kamu pertahanan kan"
"Ma aku mohon beri aku kebebasan sekali ini saja untuk menentukan rumah tangga ku"
"Mama harap keputusan mu yang terbaik untuk mu lex,jangan sampai kamu menyesal nanti nya, mama tidak akan mau tau lagi jika kamu salah melangkah" ujar mama Alex lalu pergi meninggalkan Alex sendiri
__ADS_1
Alex mengusap wajah nya kasar, dia memang bersalah dalam hal ini,dia berani bermain api dan sekarang ini akibat nya.
"Ran dimana Toni?" tanya Alex pada sekretaris nya
"Pak Toni sedang keluar pak"
"Jika dia datang minta dia untuk menemui ku"
"Iya pak" jawab Rani
"Toni jarang sekali ke kantor saat ini, Sudah berani membantah dia" kesal Alex yang tak melihat asisten pribadi nya itu.
Alex sekarang mudah marah padahal dulu saat bersama Sena dia tidak emosional seperti ini.
***
Hari ini Alex sengaja tidak ingin mengganggu Sena,dia harus menyelesaikan kecurigaan nya terlebih dahulu,jika terbukti Laura bermain di belakang nya Alex tidak akan segan-segan membuang perempuan itu dari hidup nya untuk selamanya,Alex sudah berpikir dia akan memilih Sena dari pada Laura yang jelas-jelas tak di sukai keluarga nya.
__ADS_1
"Ya hanya ini satu-satunya jalan agar aku mengetahui apa yang Laura perbuat" ujar Alex
Alex memang berpikir kedatangan Laura secara tiba-tiba dan seperti nya ada yang mengatur pertemuan mereka meskipun Alex selama ini terus mengingat Laura.