Terjebak Rasa Cinta

Terjebak Rasa Cinta
Kedatangan Laura


__ADS_3

Sena yang sedang menyuapkan Alex makan siang tiba-tiba di kejutkan dengan bunyi pintu yang terbuka dan langkah kaki yang cepat menuju ke arah mereka,dia mengira itu Erick tapi salah, seorang perempuan yang menangis dan langsung memeluk tubuh Alex membuat Sena diam membeku.


"Mas kenapa bisa begini,aku sudah bilang jangan pulang dulu kamu masih lelah tapi kamu kekeh pulang dan ini akibat nya,aku tidak mau kehilangan kamu untuk kedua kalinya mas,aku cinta kamu" isak Laura membuat Alex terdiam dia bingung harus berbuat apa karena ada Sena, hubungan nya dan Sena pun sudah mulai membaik beberapa hari selalu bersama.


"Ton" panggil Alex


"Maaf pak,bu Laura memaksa ingin ikut dia cemas dengan keadaan bapak" jelas Toni lagi sambil tertunduk takut.


"Mas,kamu tau bagaimana ketakutan nya aku saat Toni mengatakan kamu kecelakaan yang ada dalam pikiran ku negatif mas,aku tidak bisa berdiam diri di rumah sementara kamu bertaruh nyawa di sini, aku yang memaksa Toni agar membawa ku mas jangan salah kan dia" ujar Laura manja dan masih memeluk tubuh Alex membuat Sena yang menyaksikan itu merasakan sakit yang amat dalam suaminya kecelakaan karena mendatangi wanita lain,ini benar-benar tidak masuk di akal pikir Sena yang masih berdiri terdiam menyaksikan pertunjukan ini.


"Ini suster nya mas? kenapa tidak pakai baju putih-putih?" tanya Laura


"Letakkan saja di sana sus biar saya yang menyuapkan suami saya nanti,saya masih merindukan nya" ucap Laura membuat jantung Sena serasa ingin lepas,Sena meletakkan piring nasinya di atas nakas dan tiba-tiba Erick datang..


"Permisi" ujar Sena hendak pergi


"Mbak mau kemana?" tanya Erick


"Rick tolong bawa mbak mu" ujar Alex memohon pada Erick dan di anggukki Erick cepat.

__ADS_1


"Mbak mau kemana?" tanya Erick mengejar Sena yang sudah keluar dengan linangan air mata.


Erick segera memeluk tubuh Sena yang sedang menangis.


"Kamu benar Rick dia tidak pernah mencintai ku,dia tidak pernah cinta sama aku dia hanya jadikan aku pemuas nafsu nya saja" isak Sena


Erick mencium pucuk kepala Sena dan mencoba menenangkan hati kekasih nya ini.


"Bawa aku pergi Rick aku tidak mau bertemu dia lagi,aku benci jijik!" ujar Sena dan diangguki Erick patuh.


Di sepanjang jalan Sena hanya diam dia sangat kecewa dengan Alex yang memiliki istri lagi,jadi ini alasan nya selama ini pulang telat dan cuek karena dia punya perempuan lain, ingin rasanya menghubungi sang mertua tapi Sena masih tau diri dia tidak mau di tuduh mengadu tentang rumah tangga mereka biarlah nanti Alex sendiri yang menyampaikan dengan orang tua nya tentang hubungan mereka.


"Tidak!"


"Ini sudah siang loe mbak nanti sakit"


"Biar saja aku sakit jika perlu langsung mati itu yang di inginkan mas Alex bukan? agar dia bisa hidup tenang dengan simpanan nya" kesal Sena


"Tapi itu bukan keinginan ku mbak,aku ingin mbak hidup selama nya agar kita bisa terus bersama"

__ADS_1


"Semua lelaki buaya!" ketus Sena


"Jangan samakan aku dengan mas Alex mbak aku tipe lelaki setia loe, jarang dapat paket komplit seperti aku ini" ujar Erick membanggakan diri nya.


"Sudah antar kan aku pulang aku ingin mengambil barang-barang ku lalu antarkan aku ke stasiun aku ingin pulang kampung"pinta Sena


"Kenapa harus pulang kampung mbak di sini saja,aku akan sewa apartemen untuk mbak-"


"Dan menjadi simpanan mu agar kau bisa memakai ku sepuas hati mu" potong Sena kesal


"Buk-an seperti i-tu juga mbak"


"Lalu seperti apa? aku ini masih berstatus istri Rick jadi tidak mungkin bisa bersama lelaki lain,apa kau ingin aku di pandang sebelah mata dengan mas Alex?"


"Kita beda apartemen mbak,jika aku rindu mbak nggak jauh lagi" jelas Erick membuat Sena terdiam sejenak


"Mau ya?" bujuk nya


Sena berpikir untuk apa di masih di sini toh dia tidak mau jika harus di madu tapi dia juga harus menyelesaikan pernikahan nya ini.

__ADS_1


"Mau ya jangan pulang dulu,aku nggak bisa jauh dari mbak" rayu Erick lagi membuat Sena bingung.


__ADS_2