Terjebak Rasa Cinta

Terjebak Rasa Cinta
Sakit


__ADS_3

"Aarggghhh"pekik Alex kesal,dia benar-benar marah karena Laura berani datang ke acara penting keluarga nya membuat Alex malu apalagi keluarga besar nya tau akan kehadiran Laura kembali.


"Mas,kenapa kamu jadi marah-marah begini sih,aku ini sedang hamil anak kamu mas seharusnya kamu bahagia bukan malah marah nggak jelas gini" ujar Laura


"Diam.....!!!" bentak Alex membuat Laura benar-benar terdiam karena tatapan tajam Alex.


"Kamu tau bagaimana hati mama dan papa ku hancur tadi, seharusnya kamu tidak usah datang ra,aku sudah katakan ada waktu nya untuk muncul bukan sekarang!"


"Mas,aku sudah berusaha menghubungi mu dari pagi tapi kamu tidak angkat! Apa aku salah setelah dari rumah sakit mendapatkan kabar tentang kehamilan ku,aku ingin segera memberitahu kamu? apa aku salah mas?" isak Laura membuat Alex sedikit kasihan.


"Maaf...bukan maksud ku-"


"Sudah lah mas jika kamu memang tidak menginginkan kehadiran anak ini lebih baik aku gugur kan saja"ancam Laura


"Ra,,,jangan bicara sembarangan!"


"Itu mau mu kan mas?"


"Aku tidak bermaksud-"


"Alah....aku tau mas kamu ingin meninggalkan ku seperti dulu kan,kamu ingin lari dari tanggung jawab kan mas?? hebat kamu mas,di saat aku takluk pada mu kamu membuang ku begitu saja,apa kamu ingin balas dendam pada ku"potong Laura sambil menangis

__ADS_1


"Tidak!!! sama sekali tidak ra hanya saja-"


"Orang tua mu! selalu itu alasan mu mas,jika memang kalian tak menginginkan anak ini aku akan membawa nya pergi jauh dari jamu dan keluarga mu" Ujar Laura lagi


"Ra,aku mau jangan bertindak aneh-aneh ra" bujuk Alex mendekat dan memeluk Laura


"Maaf kan aku Ra,maaf" ujar Alex lagi membuat Laura mengangguk pelan


***


"Kenapa bisa begini pa,kenapa perempuan itu datang lagi dan mengaku hamil,apa Alex berselingkuh dari Sena?"


"Papa juga tidak tau pasti nya ma kenapa ini bisa terjadi"


"Iya om" jawab Erick cepat


Setelah kepergian papa dan mama Alex, Erick duduk di sebelah ranjang Sena sambil menggenggam tangan Sena.


Sena yang dari tadi hanya menangis mencoba menutup mata nya dia tau kalau Erick yang tengah menjaga nya saat ini dan dia tidak mau berbicara dengan siapapun juga saat ini,hati nya tengah hancur karena kehadiran Laura.


****

__ADS_1


"Plak"


"Maaf kan aku pa" pinta Alex


Papa Alex segera menghubungi anak lelakinya ini agar menyelesaikan permasalah ini secepatnya karena akan mempengaruhi perusahaan mereka nanti jika di biarkan berlarut-larut.


"Papa tidak pernah setuju jika kamu menikah dengan perempuan itu Lex,kamu tau dia penyebab utama papa terkena serangan jantung saat itu dan sekarang dia kembali lagi ingin mengulangi nya,apa kamu tidak sadar? di mana pikiran mu"oceh papa Alex


"Tapi pa-"


"Stop....jangan membantah ceraikan dia jika memang kalian sudah menikah"


"Pa, Laura hamil, tidak mungkin dia melahirkan tanpa suami"


"Apa kamu yakin dia hamil anak kamu Lex sedangkan selama ini kita sama-sama tau kamu dan Sena tidak memiliki anak" ungkap mama Alex


"Bisa saja itu Sena yang salah ma"


"Bisa-bisa nya kamu menyalahkan Sena hanya karena perempuan itu Lex"


"Ma,mama ingin cucu kan? dari Laura atau pun Sena sama saja ma yang penting anak ku!"

__ADS_1


"Tidak!!!! papa tidak terima jika dari perempuan licik itu " tegas papa Alex yang memang tau kalau Laura perempuan licik.


Alex mengusap wajah nya kasar,dia juga mencintai Sena tapi kini Laura hamil anak nya tidak mungkin dia meninggal kan Laura begitu saja sedang kan Sena tidak mau di madu.


__ADS_2