
"Lex,besok mama dan papa akan mengadakan ulang tahun pernikahan kami,ajak Sena ya jangan sampai nggak datang lex! " ujar mama Alex
"Besok ma?"
"Iya"
"Seperti nya aku tidak bisa besok ma,aku harus ke luar kota,ada pekerjaan penting" alasan Alex
"Lebih penting pekerjaan dari pada mama mu ini! mau jadi anak durhaka kamu lex?"
"Ma-"
"Mama tidak mau tau kamu harus datang bersama Sena,jika tidak jangan anggap mama ini mama mu lagi" marah mama Alex lalu segera pergi
Alex mengusap wajah nya kasar baru datang ke kantor sudah di rundung masalah dari mama nya,kenapa bisa kebetulan begini di saat dia dan Sena sedang bermasalah justru mama nya ingin mengadakan anniversary,apa yang harus dia perbuat.
****
"Bu,aku belum bisa pulang karena masih banyak yang harus aku selesaikan" ujar Sena,ibu nya juga menghubungi karena ada keluarga dari Ayah Sena yang akan menikah jadi sang ibu meminta Sena pulang bersama Alex tapi Sena beralasan masih banyak pekerjaan karena dia dan Alex saat ini sedang bermasalah
"Iya bu,aku tau tapi aku belum bisa janji ya nanti aku usahakan aku juga harus izin mas Alex dulu kan"
"Iya,nanti aku bicarakan bu,jika mas Alex bisa izin akan aku usaha kan"ujar Sena lagi sambil menghela nafas berat lalu menutup ponselnya, bagaimana dia bisa menjelaskan pada orang tua nya kalau rumah tangga nya sedang bermasalah saat ini bahkan di ambang kehancuran.
Sena benar-benar pusing dengan semua ini.
"Ting tong" tiba-tiba terdengar suara bel biasanya Jam segini Erick yang datang tapi kenapa Erick menekan bel,dia bisa masuk dengan bebas karena dia tau kode apartemen nya,apa cleaning service karena ini masih pukul 11 pagi pikir Sena.
Perempuan cantik itu segera beranjak dari ranjang dan menuju luar lalu membuka pintu tanpa melihat dari celah siapa tamu yang datang pagi ini.
"Mas A-lex!"gumam Sena lalu segera menutup pintu tapi di tahan oleh Alex
__ADS_1
"Na.... tolong jangan di tutup Na,aku ingin bicara serius" ujar Alex dengan wajah memelas
"Tidak ada lagi yang perlu di bicarakan mas bukan nya kamu tidak peduli lagi pada ku!"
"Kalau aku tidak peduli tidak mungkin aku datang Na,aku ingin kita bicara berdua untuk menyelesaikan permasalah ini,Na tolong kita bukan anak-anak lagi"
"Mas aku tidak mau"
"Tolong na,kalau begini masalah kita tidak akan selesai, please kasih aku waktu untuk bicara setelah itu terserah kamu mau memutuskan apa"mohon Alex membuat Sens melunak dan membuka pintu nya.
"Selagi kamu mempertahan prinsip mu,aku tidak akan mau bicara pada mu"
"Oke....oke,aku tidak akan minta kamu untuk menjadi madu Laura tapi-"
"Tapi apa? kamu ingin aku jadi istri pertama dan dia kedua itu sama saja"
"Dengar dulu Na,aku tidak bilang begitu"
"Oke,aku akan ceraikan Laura,tapi tolong beri aku waktu na,aku tidak bisa menceraikan nya begitu saja sekarang"
"Berapa lama?"
"Dalam bulan ini aku akan ceraikan dia tapi aku mohon kita berbaikan kembali Na,aku tidak bisa berjauhan dengan kamu sayang" bujuk Alex ingin memeluk Sena tapi segera di tepis oleh Sena dia tidak mudah percaya begitu saja pada Alex.
"Na...."
"Buktikan dulu mas baru kamu bisa memeluk ku kembali,aku bukan perempuan bodoh yang percaya begitu saja dengan mulut manis mu"
"Baiklah aku akan ceraikan dia dalam beberapa waktu ini tapi sabar,besok ada acara anniversary mama dan papa mereka minta kita datang sayang,aku mohon jangan buat mama dan papa curiga pada rumah tangga kita "
"Ck...jadi ini maksud mu mas,kamu ingin membujuk ku karena ada keperluan,ada udang di balik batu"
__ADS_1
"Sayang,aku sudah pikirkan ini matang-matang,aku memang ingin menceraikan Laura seperti kemauan kamu tapi tidak segampang itu sayang aku harus cari kesalahan nya"
"Sampai kapan, sampai kiamat datang, bagaimana jika dia tidak punya kesalahan jadi kalian tidak akan bercerai bukan!" ujar Sena membuat Alex terdiam karena sampai saat ini tidak ada kesalahan fatal dari Laura,hanya rengekan kecil saja
"Sabar sayang, pasti ada"
"Ya sudah tunggu saja waktu nya,tapi kamu jangan mendekati ku sampai waktu itu tiba"
"Sayang aku tidak bisa berjauhan dengan kamu"
"Gombal! simpan gombalan receh mu itu mas, tidak bermutu"
"Benar say-"
"Stop,aku ingin muntah mas jangan di terus kan"
"Ya sudah besok mas jemput setidaknya jangan buat mama dan papa curiga,mas mohon"
"Lihat saja nanti" jawab Sena ketus
"Besok mas jemput pukul dua siang, dandan yang cantik"
"Baju gaun ku tidak ada di sini" ujar Sena
"Nanti mas minta orang mengantarkan baju baru untuk mu"
"Baiklah" jawab Sena pelan
Sena mengantarkan Alex sampai ke depan pintu apartemen nya lalu Alex mencium pipi Sena sekilas dan segera pergi, Sena merasakan hal yang berbeda dari ciuman Alex apa mungkin Sena mulai menyukai ciuman Erick..
"Gila kamu Sena,mas Alex sudah mau mencampakkan perempuan itu kenapa kamu masih memikirkan Erick, pertahankan rumah tangga mu" batin Sena sambil menggeleng-gelengkan kepalanya pelan.
__ADS_1