Terjebak Rasa Cinta

Terjebak Rasa Cinta
pulang


__ADS_3

"Kamu sedang ada masalah nak?" tanya ibu Sena,tak biasa nya Sena pulang sendiri apalagi kemarin ibu nya meminta nya pulang bersama Alex karena akan ada acara keluarga.


"Bu,aku dan mas Alex akan bercerai"ujar Sena jujur dia tidak bisa berbohong lagi.


"Na,kamu bicara apa nak! perceraian paling di benci Tuhan, istighfar"


"Bu,kami sudah tidak sejalan lagi bu,maaf kan aku"


"Na, semua bisa di bicarakan baik-baik kenapa mesti kabur-kaburan begini nak,kamu harus lebih dewasa menyikapi sesuatu,apa karena anak kalian berpisah?" tanya ibu Sena,Sena menggeleng kan kepala nya pelan


"Lalu apa?"


"Ketidak cocokan bu,aku dan mas Alex sudah memutuskan untuk jalan masing-masing"


"Na, kecocokan atau tidak itu bisa di bicarakan nak, semua nya bisa di perbaiki, bercerai bukan jalan terbaik"


"Aku ingin menenangkan diri terlebih dahulu bu, untuk sekarang biarkan aku di sini" pinta Sena melemah membuat ibu nya tidak tega tapi dia juga tidak membenarkan perceraian anak nya.


"Ibu bukan melarang kamu na,itu hak mu hanya saja ibu khawatir dengan nasib mu kedepannya nanti nak"


"Apa karena aku tidak bekerja ibu khawatir?" tanya Sena menatap wajah ibu nya


"Bu,banyak wanita yang tidak bekerja nyatanya bisa hidup bu,ibu tenang saja lah aku pasti bisa seperti wanita lain nya"

__ADS_1


"Na-"


"Bu,aku mohon untuk sekarang biarkan aku begini dulu" potong Sena membuat sang ibu hanya bisa menghela nafas berat,mau tak mau dia mendengar kan ucapan Anak nya dulu.


Bukan mau nya berpisah tapi takdir yang membawa nya untuk berakhir dengan perceraian,Laura datang tiba-tiba membuat Sena harus memilih pergi dari pada di madu.


***


Alex terus memantau CCTV nya tapi tidak ada pergerakan dari Laura dia selalu di rumah saja dan juga tidak ada yang mencurigakan dari istri baru nya ini apa benar ini hanya dugaan nya saja dan anak yang di kandung Laura benar-benar anak nya.


Alex mengamati CCTV yang di alihkan ke ponsel nya,Laura bertindak sesuai dengan semestinya.


"Hufs....." helaan nafas panjang dari bibir Alex dia bingung saat ini dengan hati nya yang benar-benar hampa di tinggal kan oleh Sena.


Di panggilan ke tiga baru Erick mengangkat nya.


"Lama sekali sedang di mana kamu?" tanya Alex ketus


"Ketiduran mas" jawab Erick membuat Alex mengerut kan kening nya, sudah pukul berapa sekarang Erick masih ketiduran, tidak biasanya.


"Ketiduran di mana?" Sindir Alex


"Di apartemen ku mas, semalam aku ada acara" jawab Erick sambil menguap.

__ADS_1


"Kamu bisa cek mbak mu"


"Sena?"


"Iya,siapa lagi"


"I-tu mas,hmmm aku belum sempat ke sana,masih ngantuk berat mas semalam aku party" jawab Erick gugup


"Kebiasaan buruk mu nggak hilang-hilang"


"Masih mending party mas dari pada istri dua,di buat senang dulu dari sekarang" celetuk Erick membuat Alex kesal


"Sudah berani kamu ya"


"Maaf mas" jawab Erick cepat


"Aku masih mengantuk mas,nanti saja ya" lanjut Erick lalu menutup ponselnya


"Rick... Erick" pekik Alex


"Sial.....!!!!"


"Hufs kenapa jadi begini sih,dulu aku selalu mengingat Laura tapi sekarang setelah menemukan nya seolah membuat penyesalan untuk ku" ujar Alex pelan sambil beberapa kali mengusap wajah nya.

__ADS_1


__ADS_2