Terjebak Rasa Cinta

Terjebak Rasa Cinta
Curiga


__ADS_3

"Na,jangan mau kalah dari pelakor itu,kamu istri sah Alex jadi kamu harus berjuang untuk rumah tangga kalian" ujar mama Alex membujuk Sena


"Ma,aku lelah"


"Na,apa kamu yakin itu anak Alex? apa kamu yakin akan memberikan suami mu pada orang lain? pikirkan diri mu na" bujuk sang mertua lagi


"Ma,jika mas Alex memang ingin bersama dia aku lepaskan ma,aku sudah benar-benar lelah berjuang sendiri sementara mas Alex tak menginginkan ku kembali"


"Mama yakin Alex mau kembali pada mu na,mama yakin itu"


"Ma,aku ingin pulang kampung"


"Jangan na,apa kata orang tua mu kalau kamu pulang kampung,mama mohon beri satu kesempatan pada Alex na"


"Pernikahan ini sudah tidak baik lagi ma, sudah di ambang kehancuran, tidak ada lagi yang harus di pertahankan" kekeh Sena,dia juga tak bisa memaksa kehendak nya karena Laura sedang hamil,dia perempuan masih memiliki rasa kasihan apalagi harus meminta Alex berpisah dari Laura.


"Aku ingin istirahat ma" pinta Sena membuat Mama Alex mengangguk kecil dan memilih pergi dia tak bisa memaksa kan hendak nya untuk meminta Sena terus jadi menantu nya.


Setelah mama Alex pergi Sena berpikir sejenak, dokter mengatakan kalau Alex sulit untuk memiliki anak tapi kenapa Laura hamil apa benar Alex di jebak jika ia berarti itu bukan anak Alex,jadi anak siapa?


"Astaga apa yang harus aku perbuat" ujar Sena sambil menutup mulut nya.

__ADS_1


"Sayang" panggil Erick yang baru datang


"Rick please jangan panggil aku sayang,aku takut Rick nanti mas Alex atau keluarga nya dengar kamu tau sendiri kan tadi mama mas Alex yang datang sekarang justru kamu yang datang"


"Mau bagaimana lagi sayang aku sudah terbiasa" jawab Erick


"Jangan menambah masalah baru Rick aku belum resmi berpisah dari mas Alex"


"Apa lagi yang kamu pertahanan dari dia na,dia bukan lelaki yang baik,dia hanya memanfaatkan kamu na,di saat kekasih nya datang kamu di campakkan begitu saja kamu lihat kan sekarang Laura kembali"


"Rick stop aku tidak mau membahas dia"


"Ya....ya...ya....aku minta maaf" jawab Erick pelan


Laura melihat penampilan nya di kaca sambil berputar kiri kanan dan menggosok perut nya pelan dan pemandangan itu terlihat oleh Alex yang masih berbaring di ranjang,Alex melihat Perut Laura yang mulai berisi,apa iya Laura hamil secepat itu padahal mereka hanya melakukan nya beberapa kali, sedangkan Sena Sudah berapa tahun tapi tidak hamil,apa Sena yang mandul selama ini tapi sepertinya tidak mungkin karena mereka pernah periksa bersama dan hasilnya Sena baik-baik saja bahkan dia yang mengalami kesalahan,apa anak yang di kandung Laura anak nya pikir Alex.


"Kenapa menatap ku begitu mas?" tanya Laura membuat Alex tersentak


"Tidak!!!"


"Mas kalau aku hamil dan aku gendut bagaimana?" tanya Laura

__ADS_1


"Tidak masalah asalkan itu anak ku" jawab Alex singkat


"Ya jelas anak mu lah kamu kira aku perempuan apaan mas"ketus Laura


"Bagus jika memang anak ku"


"Mas kamu ini bicara apa sih! kamu nggak yakin ini anak mu mas? jahat kamu mas selama ini aku hanya berhubungan dengan kamu mas,kamu bisa merasakan kalau aku masih perawan kan?" tanya Laura sedikit memasang wajah cemberut


"Aku tidak bilang itu bukan anak ku kan"


"Tapi arah bicara mu mas,aku tau kamu pasti tidak percaya mas tapi ini nyata mas,ini anak mu!" ujar Laura mulai mengisak, seperti biasa dia mengeluarkan jurus tangisan nya agar Alex percaya,Laura memang sudah tau kelemahan Alex hanya dengan air mata nya saja Alex pasti akan luluh.


"Iya-iya"jawab Alex pelan


"Jika kamu tidak percaya aku akan kembali saja mas ke rumah ku yang dulu, mungkin memang kita tidak di takdir kan bersama lagi, keluarga mu juga tidak akan pernah menerima ku mas"


"Kamu bicara apa ra, sudah jangan memikirkan yang aneh-aneh nanti anak kita malah tidak sehat"


"Kamu yang buat aku begini"


"Ya sudah aku minta maaf,kapan kita pergi periksa?" tanya Alex membuat Laura cemas

__ADS_1


"Jangan sekarang mas kandung nya masih kecil,kamu juga sibuk sekarang kapan-kapan saja" tolak Laura cepat membuat Alex sedikit curiga tapi dia berusaha menyembunyikan nya.


" Ya sudah terserah kamu aku mau pergi ke kantor" ujar Alex dan di anggukki Laura pelan.


__ADS_2