Terjebak Rasa Cinta

Terjebak Rasa Cinta
Lari


__ADS_3

"Bangsat" pekik Alex saat membuka pintu kamar nya membuat Sena dan Erick ketakutan.


Alex mengejar Erick dan menghajar nya hingga babak belur.


"Setan!!! bangsat kamu Rick,aku bunuh kamu, berani-beraninya kamu menyentuh istri ku" marah Alex membuat Sena semakin ketakutan dan segera lari,Sena takut Erick buka suara dengan apa yang sudah mereka lakukan selama ini dia dia ikut di bunuh oleh Alex.


"Tuan! sudah cukup nanti di mati" ujar pembantu Alex yang baru datang karena mendengar keributan dari kamar majikan nya itu.


Erick segera lari saat Alex di pegang oleh pembantu nya.


"Kejar dia jangan sampai lolos,aku harus membunuh nya"pekik Alex pembantu Alex segera menghubungi mama Alex agar segera datang.


Alex tersadar keberadaan Sena tidak ada di kamar itu lagi.


"Mana nyonya?" tanya Alex pada pembantu nya


"Nyonya lari keluar tuan"lapor satpam Alex membuat Alex terkejut,ada apa ini kenapa Sena pergi, bukan nya dia di paksa oleh Erick.


"Cari nyonya sampai ketemu sekarang!" perintah Alex


"Arrggggg Erick bangsat" pekik Alex


Tak berselang lama mama Alex datang

__ADS_1


"Ada apa Lex?" tanya mama Indah


"Keponakan mama bangsat,dia mencoba memperkosa Sena"


"Mana mungkin Erick begitu Lex, jangan sembarang menuduh kamu"


"Ma,aku ada bukti nya"ujar Alex mengeluarkan ponselnya dan memperlihatkan rekaman CCTV di ponsel nya.


"Astaga" ucap mama Indah menutup mulut nya tak percaya dengan apa yang dia lihat.


"Mama harus laporkan perbuatan Erick ini pada papa dan mama nya,aku ingin ini segera selesai ma"pinta Alex


"Sena mana?"


"Sena tidak tau ma dia lari, mungkin dia ketakutan saat aku menghajar Erick"


"Ntah lah ma,aku juga tidak tau,anak buah ku sedang mencari Sena"


****


Tanpa alas kaki Sena terus menelusuri jalan setapak, tubuh nya terasa lelah bahkan Sena seperti orang gila.


Sena masuk ke perkampungan yang dia sendiri tidak pernah tau perkampungan apa itu, tanpa uang sepeser pun Sena memberanikan diri kabur dari rumah.

__ADS_1


Sena melihat rumah kecil di ujung perkampungan dan mencoba menggedor nya, rumah ini terlihat jauh lebih buruk dari pada rumah lain nya dan terpencil.


"Siapa?" tanya nenek tua yang keluar dari rumah tersebut


"Ma-af mengganggu nek, boleh sa-ya minta minum?" tanya Sena


"Kamu siapa?" tanya nenek tua itu lagi


"Sa-ya Sena nek, sa-ya haus"


"Tunggu sebentar nak" ujar nenek tersebut masuk dan mengambil segelas air lalu keluar lagi.


"Ini minum lah"ucap nya memberikan pada Sena dan di minum habis oleh Sena


"Kamu dari mana?"


"Maaf mengganggu nenek, sa-ya saya dari kampung sebelah nek,saya lari di kejar penjahat" ujar Sena bohong


"Astaga....ayo masuk nak,masuk maaf rumah nenek kecil"


"Tidak apa-apa nek" jawab Sena pelan,ya rumah kecil dengan satu penerangan bola lampu yang di berikan oleh warga sekitar dan rumah nenek ini tidak memiliki kamar,nenek Raodah tinggal sendiri di gubuk tua ini.


"Nenek tinggal sendiri?" tanya Sena karena tidak melihat ada penghuni lain

__ADS_1


"Iya,dulu nenek punya satu anak lelaki tapi menjadi TKI di Arab dan sampai sekarang tidak ada kabar lagi" jawab nenek Raodah


Cukup lama mereka berbincang-bincang dan nenek Raodah menawarkan pada Sena untuk menginap di rumah nya sementara waktu sampai aman tentu saja Sena setuju karena dia sedang ketakutan.


__ADS_2