
Setelah berpamitan dengan orang tua Sena mereka segera pergi, di dalam mobil Erick selalu mencuri pandang pada Sena yang duduk di belakang Alex sendirian sedangkan Alex di sebelah Erick, beberapa kali Alex sempat memergoki Erick melihat ke arah belakang melalui kaca spion.
"Kenapa Rick?" tanya Alex penasaran
"Nggak mas takut nya mbak Sena di belakang menghilang,kan jadi repot" alasan Erick
"Ngaco kamu,kamu kira istri mas hantu apa! sayang kalau kamu butuh apa-apa bilang ya biar nanti Erick berhenti" ujar Alex dan di anggukki Sena pelan,dia sebenarnya tidak enak hati berada satu mobil dengan Erick dan menjadi sopir sang suami.
"Iya mbak jangan sungkan ya, untuk mbak pasti apapun akan di lakukan oleh mas Alex" sindir Erick sedangkan Alex hanya tersenyum manis, memang dia ingin memperlakukan Sena seperti ratu saat ini,dia ingin menebus semua kesalahannya yang dulu.
"Tin.....tin.....tin....." Erick dengan kesal membunyikan klakson mobil nya beberapa kali.
"Kenapa Rick?" tanya Alex
"Itu mas banyak anak-anak main di jalan ketabrak baru tau rasa, mampus dia" jawab Erick ketus
"Kamu nya saja yang nggak sabaran Rick,pelan aja bawa mobil nya, perjalanan kita masih jauh, jangan ngebut"ingat Alex
__ADS_1
"Iya mas,aku memang orang nya nggak pernah sabaran sih tapi aku baik hati loe"
"Muji diri sendiri" ujar Alex
"Kalau nggak kita yang muji siapa lagi mas, nggak ada yang mau muji yang ada pun menghilang tanpa kejelasan padahal aku udah baik banget"ucap Erick membuat Alex menggeleng kan kepala nya pelan.
"Makanya cari yang serius Rick bukan buat main-main,kamu udah besar udah pantas buat nikah"
"Percuma mas dia cari juga terus lari"ketus Erick lagi sedangkan Sena hanya diam saja dia tak ingin menanggapi ucapan Erick karena memang Erick sedang menceritakan dirinya.
Di perjalanan Alex tertidur membuat Erick terus memperhatikan Sena bahkan Erick mengarahkan spion nya pada Sena membuat perempuan yang memiliki suami itu jadi takut sendiri takut jika tingkah Erick ini di ketahui Alex, Erick memang kerap membuat jantung Sena ingin copot.
"Kenapa berhenti Rick?" tanya Alex tiba-tiba terbangun membuat Sena sedikit lega.
"Kebelet mas" alasan Erick segera turun dari mobil dan berlari ke arah tempat sepi.
"Sayang,kamu lapar?"tanya Alex
__ADS_1
"Belum mas, tadi aku lumayan banyak makan nya
"Kalau lapar bilang ya, nanti mas minta Erick berhenti"
"Iya mas" jawab Sena pelan
"Hufs....lega" ujar Erick yang baru masuk ke dalam mobil
"Sudah Rick?"tanya Alex
"Sudah mas,kalau di tahan itu ada yang nyesek mas"
"Ada-ada aja kamu"
"Beneran mas,coba mas rasakan sendiri sesuatu yang di tahan pasti nyesek"
"Sudah cepat jalan" ucap Alex dan diangguki Erick patuh
__ADS_1
Setiap kata yang di keluarkan Erick bermakna sindiran untuk Sena membuat Sena terdiam dia tidak ingin suaminya curiga dia ingin segera menyelesaikan permasalah nya dengan Erick agar rumah tangga nya kembali membaik tanpa gangguan siapapun.
"Ya aku harus segera menyelesaikan nya" batin Sena