Terjebak Rasa Cinta

Terjebak Rasa Cinta
Membujuk lagi


__ADS_3

"Lumayan seru film nya Rick, nggak terlalu sadis terus ada humor nya gitu jadi bikin ngakak saat si Babang tampan kasih tendangan maut sama musuh nya keren banget deh,aku suka" ujar Sena bercerita sambil tersenyum puas dengan film yang mereka tonton tadi di bioskop.


"Iya lain kali kita nonton lagi sayang,cari Film yang lebih seru dari itu biar kamu bisa belajar laga"


"Bukan di film kali kalau mau belajar bela diri langsung sama suhu nya,biar langsung di praktekkan"


"Di lihat dulu sayang kalau menarik baru langsung di praktekkan"


"Emang gitu?"


"Iya kalau tidak percaya coba saja nonton sekali lagi pasti kamu tambah greget nanti"


"Hari-" Sena tak jadi melanjutkan ucapan nya karena melihat Alex yang sudah berdiri di depan pintu apartemen nya,Erick pun segera melepaskan genggaman tangan nya dari Sena.


"Na....aku ingin bicara serius" ujar Alex saat Sena hanya melewati diri nya tanpa mau menoleh sedikit pun pada lelaki yang masih menjadi suaminya ini.


"Mas jangan sekarang" ucap Erick menghentikan langkah Alex yang ingin ikut masuk ke dalam apartemen.


"Menyingkir Rick" tolak Alex lalu masuk ke dalam secara paksa.


"Sena,aku ingin bicara" pekik Alex


"Apa lagi mas yang ingin kamu bicarakan? membujuk ku untuk mau di madu? tidak akan bisa, keputusan ku bulat lepaskan dia atau aku!" tegas Sena membuat Erick terkejut, dia takut kalau keputusan Alex melepaskan Laura dan kembali pada Sena.

__ADS_1


"Na,kita bisa bicarakan ini dengan kepala dingin,aku ingin memberikan mu penawaran na dan ini akan menguntungkan mu"bujuk Alex


"Seperti nya menarik tapi aku tidak tertarik dengan penawaran mu mas,aku lebih baik bercerai jika harus di madu mas,titik titik ada tawar menawar lagi"


"Kamu keras kepala sekali na,aku belum selesai bicara"


"Oh ya, sekarang bicara apa penawaran mas,aku ingin dengar" ujar Sena dengan wajah sinis


"Kita tidak memiliki anak na,aku menikahi Laura hanya sampai memiliki anak untuk penerus ku setelah itu bercerai" jawab Alex tapi di balas Sena dengan tertawa kecil membuat Erick dan juga Alex bingung dengan tingkah Sena.


"Kamu pikir aku percaya dengan bualan mu itu! kamu pikir aku yang mandul mas,bukan nya kita sudah pernah periksa dan hasilnya kamu yang bermasalah" ucap Sena kesal


"Aku akan lebih banyak meluangkan waktu ku untuk mu na" bujuk Alex lagi


"Ck pintar sekali bujukan mu mas,Setelah dia melahirkan kamu beralasan sampai masa nifas nya, setelah itu beralasan lagi sampai anak nya besar dan beralasan lagi sampai dia bisa mandiri lalu sampai kamu mati,iya kan begitu!" pekik Sena sambil melotot kan mata nya membuat Erick menahan tawa nya melihat ekspresi Sena yang sedikit menyeramkan.


"Pernikahan bukan untuk ajang coba-coba mas,di mana sudah tidak bisa setia lagi berarti di situ ambang titik akhir nya,fix Pisah jalan terbaik untuk kita"


"Benar" sahut Erick semangat


"Rick kenapa kamu malah mendukung sih,aku ini mas mu Rick" kesal Alex


"Maaf mas, keceplosan" ujar Erick menutup cepat mulut nya.

__ADS_1


"Sudah mas aku mau istirahat, percuma kamu memberikan ku penawaran sebanyak apapun aku tidak akan tertarik,dan tidak akan pernah menerima nya"


"Na,aku mencintai mu"


"Simpan saja kata-kata itu untuk perempuan bodoh mas,bukan aku"


"Na,aku mohon" ujar Alex mendekat pada Sena yang berjalan ke arah kamar lalu menutup pintu nya.


"Sena......tok...tok"


"Buka dulu Na"


"Pergi mas" pekik Sena


"Mas,Sena orang nya keras dia tidak suka di paksa"


"Kamu benar Rick, Sena memang tidak suka di paksa tapi mas tidak ada cara lain Rick,mas bingung"


"Cerai saja mas"


"Rick kamu ini sama dengan Sena bicara cerai mulu" kesal Alex membuat Erick terdiam


"Ya iya lah mas kalau loe cerai gue bisa nikahin Sena" batin Erick sambil menatap Alex cemberut.

__ADS_1


"Tolong jaga Sena Rick,mas pulang dulu" pamit Alex


"Iya mas"jawab Erick sambil mengangguk kecil dan berjalan ke arah pintu keluar.


__ADS_2