Terjebak Rasa Cinta

Terjebak Rasa Cinta
Hamil


__ADS_3

"Seperti nya dia hamil nek" ujar Bidan desa yang memeriksa Sena, karena tubuh nya semakin melemah Sena di bawa nenek Raodah ke bidan untuk di periksa, apalagi tadi pagi Sena sempat pingsan membuat nenek Raodah ketakutan.


"Hamil?"


"Ya nek,gejala yang dia tunjukkan seperti orang hamil tapi untuk pemeriksaan lebih lanjut sebaiknya di bawa ke rumah sakit atau puskesmas terdekat nek"


"Baiklah terima kasih buk bidan nanti saya akan bicarakan pada dia dulu" jawab nenek Raodah lalu pamit.


***


"Pa,besok jadwal kontrol nya jangan sampai lupa pa nanti penyakit papa malah kambuh lagi"


"Iya Ma,tapi akhir-akhir ini papa ingat Sena"


"Pa,Anak buah Alex sudah mencari Sena kemana-mana tapi tidak di temukan,mama juga rindu pa tapi mau bagaimana lagi papa lihat sendiri kan Alex sekarang jadi lebih pemarah,apa- apa main pecat, emosi nya tidak bisa terkontrol sejak di tinggal Sena pa,mama juga sedih melihat nya begini" ucap mama Alex


"Ya ma,papa ingin sekali memeluk Sena, kenapa Erick tega menghancurkan rumah tangga Alex ya ma? padahal kita sudah baik pada keluarga nya,apa jangan-jangan Erick memang yang menculik Sena dan menyekapnya?" tuduh papa Alex


"Tidak mungkin pa, meskipun Erick sempat jahat tapi mama rasa Erick tidak akan sampai ke sana,Sudah lah pa, jangan di bahas lagi nanti Alex semakin menyesal apalagi jika tau kalau Sena lah yang sudah menyelamatkan nyawa papa! kini saja Alex sudah seperti orang gila pa,kita fokus saja dulu pada Alex"

__ADS_1


Papa Alex menghela nafas panjang dia berhutang banyak pada Sena.


****


"Kamu harus periksa ke rumah sakit nak,kata bidan kamu hamil,apa bener?"


"Hamil nek?" tanya Sena tak percaya, bertahun-tahun menunggu kehadiran sang buah hati tapi kenapa di saat mereka berpisah baru sosok ini Hadir,akan kah Alex percaya ini anak nya? batin Sena


"Ya,tadi bidan bilang begitu"


"Nek,aku takut"aku Sena


"Iya nek"


"lalu di mana suami mu?"


"Di bunuh penjahat nek" jawab Sena bohong karena kalau dia jujur pasti Nenek Raodah akan meminta nya pulang ke rumah Alex dan Sena tidak mau itu terjadi.


"Kasihan kamu nak, apalagi janin itu di perut saja sudah tak memiliki ayah"

__ADS_1


Sena hanya bisa menangisi nasib nya saat ini,dia bingung apa yang harus dia perbuat,dia takut jika Alex akan membunuh anak ini nanti karena dja tidak akan percaya kalau ini anak nya.


***


"Yah ibu jadi kepikiran Sena"


"Tumben ibu kepikiran Sena kan baru beberapa bulan kemarin dia pulang bu"


"Iya yah,ibu rindu ingin tau kabar nya, tapi nomer Sena tidak aktif yah" ujar ibu Sena


"Bu, Sena dan Alex sekarang sedang memperbaiki rumah tangga mereka, jadi jangan di ganggu dulu bu, biarkan saja mereka tenang"


"Bukan begitu yah,hanya saja perasaan ibu berbeda, lebih rindu"


"Wajar itu bu,tapi biarkan mereka baik dulu ya,kita kan tau hubungan mereka kemarin, sudah lah bu itu hanya perasaan biasa" tepis ayah Sena


"Semoga baik-baik saja ya yah"


"Ibu kan dengar sendiri kemarin Alex sudah janji akan jaga Sena jadi ayah rasa pasti Alex akan menepati janji nya,ibu jangan khawatir ya, semua akan baik-baik saja" ujar ayah Sena menenangkan hati istri nya ini.

__ADS_1


__ADS_2