Terjerat Cinta Sang Kapten

Terjerat Cinta Sang Kapten
Melarikan diri


__ADS_3

🌻🌻🌻🌻


BRUGG


" Ahhhh." Clara terjatuh membentur aspal sampai kedua lututnya terluka dan mengeluarkan darah


Wajahnya sudah dipenuhi rasa lelah, tak hanya lutut bahkan sekujur tubuhnya dipenuhi luka lebam dan terasa sangat sakit


Sambil menangis Clara bangkit, beringus berlari lagi dengan sekencang mungkin. Dua pria bertubuh besar terus mengejar Clara dari tadi


Clara tak mengenali sekeliling tempat, semuanya terasa sepi. Tak ada satupun makhluk bernyawa disana. Clara ingin meminta tolong, namun suaranya takut kian membuat pria yang mengejarnya tahu


" Dimana aku?" Gumam Clara celingukan dengan airmata berlinang, membasahi pipi yang dipenuhi luka lebam, sudut bibirnya terdapat darah yang sudah mengering


" Tuhan, tolong."


" Mama, Papa, Tolong anakmu dari surga, bagaimana pun caranya."


" Dimana gadis itu." Samar-samar Clara dapat mendengar suara pria yang mengejarnya, tanda keduanya semakin dekat dengan Clara. Ia semakin gusar dan panik, airmata tak henti merembes dari kedua sudut matanya

__ADS_1


Clara terus berlari tak beraturan, jika ia sampai tertangkap lagi matilah dirinya. Clara mengikuti arus jalan aspal yang melukai kedua lututnya


" Mah, Pah, inikah pertolonganmu." Gumam Clara terlonjak senang ketika dari kejauhan ia melihat sebuah silau lampu yang diyakini adalah lampu mobil


Clara segera mendekat, berlari sekencang mungkin. Semakin dekat, cahaya itu semakin menyilaukan hingga ia menutupi matanya dengan kedua tangan


" Tolong, siapapun tolong." Clara berteriak histeris ketika mobil hitam itu berhenti disampingnya. Rasanya Clara seperti menemukan oasis digurun pasir


Dengan nafas lemah dan tubuh sempoyongan ia mendekati pintu mobil tersebut dan mengetuk kaca jendelanya


" Siapapun tolong." Ucap Clara dengan nada setengah meninggi


Kaca mobil itu perlahan mulai terbuka


Raut wajah Clara yang tadinya senang itu perlahan memucat pasi. Jantung Clara seperti mau copot. Apa yang ia hindari kini malah tepat didepan matanya


" Tolong, jangan." Nafas Clara terasa melemah, ia memegangi dadanya


Sementara orang didalam mobil itu malah tertawa terbahak-bahak

__ADS_1


" Gadis bodoh." Umpatnya ditengah tawa lalu keluar dari mobil membuat Clara kian ketakutan, tubuhnya gemetar hebat. Ia mundur dengan langkah gontai namun naasnya kecepatan tangan pria itu tak bisa Clara hindari


Pria bernama Mike Anderson itu menarik pinggang ramping Clara, saking takutnya Clara sampai tak sadarkam diri dipelukan pria itu


Kedua pria yang tadi mengejar Clara pun menemukan mereka dan ikut tertawa bersama Mike. Lalu Mike kembali membawa Clara masuk kedalam mobil. Karena kecerobohan kedua pengawalnya, Mike hampir kehilangan Clara


Wanita seperti kelinci dimata Mike, sangat lincah. Larinya pun sangat kencang. Apalagi diatas ranjang, tubuh itu selalu membuat Mike merasa terbang jauh tinggi ke awan, Mike tak akan melepaskan Clara begitu saja, tentunya sampai ia merasa puas main-main dengan tubuh wanita itu


" Kita kembali." Perintah Mike pada dua bawahannya itu sambil memperhatikan wajah Clara


" Lihatlah, karena aksi nekadmu, wajah cantikmu jadi korban." Gumam Mike seraya membelai wajah Clara lalu membelai bibirnya secara sensual


" Kuharap kalian tidak melihat kebelakang." Ucap Mike


" Baik Tuan." Saut salah satunya yang mengemudi


Keduanya menulikan pendengaran mereka, tak berani melihat apa yang Mike lakukan pada wanita cantik itu dibelakang. Keduanya bahkan tak berani bersuara ataupun saling bicara, hanya suara benturan tubuh dan decap lidah serta bibir yang mulai memecah keheningan dalam mobil tersebut dikarenakan ulah Mike pada Clara yang sedang pingsan


-

__ADS_1


-


__ADS_2