
π»π»π»π»
" Kenapa bangun?" Seketika Mike melepaskan pelukannya pada Airin ketika melihat Clara bangun, dengan kedua tangan menahan selimut untuk menutupi tubuhnya. Clara hanya diam lalu mengalihkan pandangannya pada Airin
" Airin baru saja putus dari pacarnya." Ucap Mike lalu menarik pergelangan tangan Airin, memaksa wanita itu duduk disofa sementara dirinya duduk disamping Clara, Mike menggandeng Clara namun tangannya ditepis pelan wanita itu. Mike menghela nafas, ia tahu apa yang dipikirkan Clara
" Apa yang terjadi? kenapa Pit memutuskanmu?" Tanya Mike mencoba mencairkan suasana, ia mendekati Clara yang terus menatapi Airin
" Aku pasti mengganggu waktu kalian." Airin tampak merasa bersalah, menatapi Clara. Sejujurnya Airin merasa tergganggu dengan kissmark kecil dileher Clara
" Kami sudah selesai, Clara tadi sudah tidur." Saut Mike lalu ia tersenyum pada Clara yang hanya diam menampilkan wajah dinginnya
" Aku harus bagaimana Mike?"
" Memangnya apa masalahnya?"
" Pit marah karena aku tidak mengajaknya kesini."
" Itu salahmu, kenapa pergi sendiri." Saut Mike menyandarkan tubuhnya pada kepala ranjang. ia mencubit kecil pinggang Clara membuat wanita itu menoleh kebelakang
" Tidurlah lagi, kau pasti lelah." Perintah Mike. Clara tak menyiakan kesempatan, ia membaringkan dirinya disamping Mike lalu melingkarkan tangannya diperut Mike. Clara memamerkan kemesraannya dan Mike pada Airin, tapi Clara tak berniat tidur
" Mike, apa yang harus kulakukan?"
" Minta maaf saja, apa susahnya. Lagipula itu masalah kecil, kenapa Pit kekanak-kanakan?"
" Kau seperti tidak tahu Pit saja, dia sangat kasar dan nekad. Aku benar-benar takut."
" Tidak, jika dia mencintaimu dia tidak akan berbuat hal gila." Airin menutupi wajahnya dan kembali menangis. Membuat Mike bingung, sementara tangan Clara sangat kuat memeluk perutnya
" Airin." Clara mendadak tak suka sang suami memanggil nama wanita lain
" Dimana Jelo, suruh dia kemari."
" Jelo tidak pernah memberi solusi." Saut Airin ditengah isak tangisnya
Mike menghela nafas lalu menunduk menatapi Clara yang berpura-pura tidur. Ia merapihkan rambut Clara kebelakang telinganya, sejujurnya Mike tidak pernah selembut ini pada siapapun, tapi Clara istrinya, dia sedang mengandung bayinya. Jadi wajar saja bukan jika Mike memperlakukan Clara dengan istimewa
__ADS_1
" Aku akan menghubungi Pit."
" Jangan Mike."
" Aku akan bilang padanya bahwa kau datang bersamaku, Jelo, Rena dan Jeniffer."
" Tidak Mike, dia sangat cemburu padamu!"
" Aku akan bilang kalau aku sudah punya istri sekarang." Mike mencoba meraih ponselnya namun karena Clara pergerakan Mike lumpuh. Mike jadi bingung lalu menatapi Airin yang tak berhenti menangis. Ia merasa kasihan bagaimanapun Airin adalah sahabatnya
Selama setengah jam ini Mike hanya diam, membiarkan Airin menangis dikamarnya dan Clara, wanita itu tak mau mengalah melepaskan suaminya untuk menenangkan wanita lain
" Kembali kekamarmu, kau harus istirahat." Perintah Mike ketika tangisan itu mereda. Airin membuka tangannya, wajahnya sangat sembab, ia juga tak menyangka Mike lebih mementingkan Clara yang tertidur ketimbang dirinya yang sedang kesakitan
" Airin." Panggil Mike namun wanita itu malah melengos pergi dengan wajah kecewa. Mike mencoba melepaskan tangan Clara, kali ini ia berhasil. Mike berjalan menuju pintu untuk menutup pintu yang terbuka bekas Airin
Lalu kembali pada Clara, masuk kedalam selimut yang sama dengan wanita itu. Mike menatapi Clara yang sudah tertidur pulas. Mike tersenyum mengingat pergulatan panas keduanya yang berbeda tadi. Lebih panas dan lebih mengesankan untuk Mike, karena Clara membalas apa yang Mike lakukan padanya, meskipun membalasnya dengan suara dessahan
Keesokan paginya, Clara merasakan seluruh tubuhnya pegal-pegal akibat ia terlalu bersemangat bersama Mike. Clara membuka mata dan tak menemukan Mike disisinya. Ia juga melihat kearah kamar mandi yang juga terlihat kosong. Lalu Clara memutuskan pergi setelah memakai batrod yang semalam dipakai tidur oleh Mike, ia menuju kebalkon kamar itu, sejenak menikmati suasana pagi dan pemandangan alam yang luar biasa yaitu pantai dan laut yang membentang birup
Dari yang terlihat suaminya tampak bahagia, tertawa bersama teman-temannya yang lain. Yang membuat darah Clara meningkat adalah Airin, wanita itu terus menempel pada suaminya, memeluk suaminya, dari belakang dari depan dan sesekali digendong oleh Mike dibelakang. Istri mana yang tahan melihat suaminya begitu mesra dengan wanita lain meskipun itu adalah sahabat terdekat?
Clara mengusap perutnya." Sayang, kamu pasti tidak suka ya Daddy dekat dengan wanita lain sehingga Mammi jadi ikutan tidak suka." Gumam Clara yang selalu meyakinkan diri bahwa kebutuhannya terhadap Mike hanya karena hormon kehamilannya saja
" Bukankah wanita itu baru saja putus dari pacarnya? kenapa terlihat happy sekali." Gumam Clara lagi menatap penuh curiga
" Tidak bisa, bayiku tidak bisa kehilangan ayahnha begitu saja." Gumam Clara menatap tajam pada Airin yang sedang dipangku Mike
Selama satu jam Clara termenung dibalkon kamar hingga suara pintu terbuka pun Clara tak berniat bergerak
" Hay kau sudah bangun?" Suara Mike menggema dikamar itu. Clara hanya diam tak menanggapi Mike sehingga pria itu mendekat dan memeluknya dari belakang
" Lihat apa? " tanya Mike
" Lautnya indah sekali." Saut Clara. Mike melirik kebawah pada kolam renang besar yang tadi dipakai oleh semua orang. Mike berpikir Clara pasti melihat dirinya dibawah
" Mau coba berenang disana?" Clara menggelengkan kepala
__ADS_1
" Aku mau pulang."
" Baik, kita pulang." Saut Mike. Clara memutar tubuhnya dan tersenyum manis pada Mike. Ia memegangi dada Mike yang tanpa sehelai benangpun dengan jemari lentiknya, menelusuri setiap incinya
" Hemmm nakal." Ledek Mike
" Bagaimana rasanya bila aku menyentuhmu disini?" Tanya Clara, bukan menjawab Mike malah merremas satu buah dada Clara
" Seperti yang kau rasakan." Clara tersenyum memandangi dada bidang Mike, siapapun pasti akan tergoda
" Itu artinya kau akan tergoda bila wanita lain menyentuhnya." Mike tahu pembicaraan Clara kemana
" Aku sudah punya wanita. Dan wanita itu yang akan selalu menyentuhnya." Clara terdiam lalu menengadah menatap Mike
" Aku mau pulang." Ucap Clara melepaskan dirinya dari Mike. Namun baru beberapa langkah Mike kembali menarik Clara kepelukannya lagi
" Tidak semudah itu sayang."
" Aku ada urusan pekerjaan bersama Sam, jadi aku harus cepat-cepat pulang." Tolak Clara mentah dan sok jual mahal, ingin tahu reaksi Mike
" Aku dan Airin sudah kenal sejak lama. Kami bersahabat dan itu takkan berubah. Menikah denganmu atau tidak, aku dan Airin sampai kapanpun akan tetap menjadi sahabat."
Plakkk
Suara itu membuat Mike dan Clara menoleh kesumber suara, dimana ada Airin baru masuk kedalam kamar mereka masih dengan pakaian renangnya yaitu bikini merah muda. Dilihat-lihat tubuh wanita itu bagus juga, pikir Clara
" Maaf, aku tak sengaja menjatuhkannya." Ucap Airin memaksakan senyum sambil memunguti Charger dilantai
" Mike aku hanya ingin mengembalikan ini."
" Oh iya, kemarikan." Mike hendak melangkah namun ditahan Clara, wanita itu memeluknya dengan begitu erat sambil menatapi Airin dengan tajam
" Simpan saja diatas meja, berhenti menggangguku dan Mike!!!." Ucap Clara dengan suara membentak membuat Mike melongo
-
-
__ADS_1