
π»π»π»π»
Semua orang tampak bersenang-senang menikmati pesta malam ini. Mike dan Clara juga tampak menikmati indahnya malam dengan kembang api yang terus ditembakan ke langit
" Kita akan menginap?" Mike mengangguk
" Kita pulang besok."
" Kita bahkan tidak membawa baju ganti." Gerutu Clara membuat Mike tersenyum
" Itu hal kecil." Saut Mike mengusap pundak Clara, wanita itu sedang memakan dessert coklat yang meleleh dibibirnya. Dengan sigap Mike mengusap sudut bibir Clara, keduanya saling beradu pandang dan Clara memalingkan wajahnya lebih dulu
" Kenapa pakianku sama seperti punya Airin?" tanya Clara yang penasaran sejak tadi
" Maaf, aku memang mengajak Airin untuk membelinya, aku tidak tahu seleramu." Naffsu makan Clara mendadak hilang saat ini, bagaimana bisa Mike melakukan ini padanya, bukan mengajak dirinya tapi malah mengajak wanita lain. Raut wajah Clara mendadak muram, Mike melihat itu dan hanya menatapi Clara dengan perasaan tak enak
" Ayolah, mentang-mentang pengantin baru kalian hanya berdua saja. Kemari kita bergabung." Ajak teman satu kantor Mike bersama istrinya
Mike tersenyum lalu mengangguk, ia mengajak Clara yang mendadak badmood menuju tengah ruangan. Disana ada beberapa pasangan yang sepertinya sudah siap untuk berdansa. Menjadi kesempatan untuk Mike menyentuh Clara, tangannya gatal ingin selalu mendekap hangatnya tubuh itu
" Aku tidak mau."
" Sayang." Panggil Mike mesra didepan semua orang seraya menarik Clara mendekat padanya. Clara malas menatap Mike, ia membalikan badan sehingga posisi dansa itu berbeda dari yang lainnya. Mike menautkan jemarinya yang berada diperut Clara dengan jemari wanita itu. Meskipun aneh namun keduanya tampak sangat mesra
Lampu diruangan itu mulai meredup, juga lantunan musik slow mulai menyala. Clara mulai menikmati kehangatan itu, tubuhnya ia tempelkan dengan tubuh Mike dan kepalanya ia sandarkan pada lengan atas Mike sehingga leher jenjangnya terlihat sempurna dipenglihatan Mike. Tubuh keduanya bergerak pelan kekanan dan kekiri
Mike mengecup lehernya dengan mesra membuat tubuh Clara berjingkat." Slow, kenapa sekaget ini." Bisik Mike tersenyum lucu. Clara menarik nafasnya lalu kembali ke posisi semula membiarkan Mike memiliki kesempatan lagi, kali ini wajah pria itu ia benamkan dileher Clara
" Jangan seperti ini." Gumam Clara memejamkan mata menikmati hangatnya bibir Mike dilehernya. Apalagi ketika bibir itu menyentuh belakang telinganya
" Uuuhh." Mike tersenyum mendengar suara itu lalu ia berhenti, tidak etis bukan bila semua orang melihatnya
" Clara kau mau?" Goda Mike, ia merasa ada kesempatan untuk mendapatkan Clara malam ini
__ADS_1
" Orang-orang akan melihat." Mike hanya tersenyum, ketika musik berganti genre ia mengajak Clara menjauh dan duduk disebuah sofa yang paling sudut. Mike setengah berbaring sementara Clara duduk tegap, keduanya menikmati lagi kembang api diudara
Mike tiba-tiba mencium pinggang Clara membuat Clara menoleh. Bukan berhenti pria itu malah semakin menjadi, ciuman-ciuman itu kian naik keatas, pada punggung, tengkuk dan berakhir ditelinga
" Mike." Tegur Clara. Mike menarik tubuh itu hingga setengah berbaring seperti dirinya tadi, ia merapihkan rambut Clara yang berantakan diterpa angin. Clara terpaku ditatap intens seperti itu, ia membiarkan Mike mencium pipinya dengan begitu mesra
Ehem
Kemesraan itu diganggu Jelo. Ingin sekali Mike bersumpah serapah pada pria itu. Bukannya takut Jelo malah senyum-senyum sendiri dan melempar sebuah kunci card pada Mike
" Itu kamarmu dan Clara." Ucapnya lalu pergi meninggalkan lagi keduanya. Mike menatapi kunci itu lalu menatapi Clara yang tampak malu-malu kucing
" Ayo kita lihat kamar kita." Clara meneguk ludahnya kasar mendengar suara seksi itu. Mike mengulurkan tangannya yang langsung disambut Clara, keduanya beriringan mencari nomer kamar yang sama persis seperti dalam kunci
Mike tampak senang ketika menemukan kamar tersebut. Mike seperti menemukan oasis digurun pasir. Mike menarik Clara masuk kedalam, wanita itu tampak gugup tak bersuara sedikitpun
" Disini sangat panas, bolehkah aku pergi mandi." Mike mengangguk
" Memangnya kenapa?"
" Aku juga ingin mandi, tubuhku terus berkeringat." Clara mengangguk lalu dengan cepat ia menuju kamar mandi. Rupanya Clara lupa bahwa ia dan Mike tak membawa baju ganti
" Bagaimana ini?" Gumam Clara ketika selesai lalu menuju rak dingding dikamar mandi. Clara bernafas lega ketika menemukan sebuah bathrod abu-abu disana. Ia segera memakainya dan keluar dari kamar mandi
Clara menjadi canggung ketika Mike menatapnya begitu intens. Buru-buru Clara naik keatas ranjang dan menyelimuti kakinya yang terekspos sempurna. Mike tak menyia-nyiakan kesempatan, ia selalu bersemangat jika mengenai hal panas diatas ranjang. Mike beringus naik keatas tempat tidur membuat Clara semakin gugup, padahal sebelumnya Mike sudah menyentuhnya lebih dari sekali
Mike mendekati Clara sehingga wajah mereka hanya berjarak beberapa centi saja." Kita sudah seminggu menikah dan belum melakukan malam pertama." Ucap Mike, Clara mencoba memberanikan diri membalas tatapan Mike
" Me-memangnya harus?" Mike tersenyum meliat kegugupan itu
" Harus, agar kita semakin dekat." Jawab Mike
" Kau tidak akan berniat bunuh diri lagi kan jika aku melakukannya?" Goda Mike meraih tali bathrod dipinggang Clara
__ADS_1
" Jangan kasar." Jawab Clara sukses membuat Mike senang bukan main. Ia tarik tali bathrod itu secara pelan hingga terbuka, ia turunkan bathrod itu sehingga pundak putih Clara terlihat sempurna. Mike mengecupnya pelan membuat Clara merasa tersengat aliran listrik 1 jt volt
Mike mendorong tubuh Clara hingga terlentang dan menyingkap bathrod itu sehingga tubuh putih nan mulus itu terpampang jelas dipenglihatan Mike. Mike menatapi Clara sesaat dengan tangan menjalar mengusap pangkal paha, Clara mulai tak bisa diam
Cup
Mike mengecup bibir itu mesra lalu menarik jemarinya dari pangkal paha Clara. Sembari bersitatap dengan Clara, Mike membuka satu persatu kancing kemejanya. Setelah semua lepas, Mike lepaskan lalu mendaratkan bibirnya dibibir Clara, melahapnya habis hingga Clara kewalahan membalasnya
" Aku tidak tahan." Bisik Mike lalu bangkit dan membuka pakaiannya satu persatu. Ia masuk kedalam selimut yang sama dengan Clara dan memulai aksinya dibawah selimut
Mereka melakukan malam pertama yang telah berlalu itu dengan penuh semangat. Clara sampai tidak menahan lagi, wanita itu terus menjerit histeris akan setiap hujaman yang Mike lakukan, hasrat Clara sudah terpenuhi, ia merasa sangat puas begitupun dengan Mike yang telah lama menahan dirinya pada Clara
Mike mengecup bibir itu sebelum menarik diri dan meledakan caiuran putih kentalnya diperut buncit Clara. Mike langsung tumbang disamping Clara dengan tubuh melemas, selama hampir satu jam peraduannya dengan Clara yang menghasilkan keringat yang membanjir
Clara langsung tertidur pulas membuat Mike tersenyum lalu menarik selimut untuk menutupi tubuh polos Clara, ini kali pertama Mike meniduri Clara tanpa memakai sehelai benangpun, sehingga keringat mereka saling membaur. Mike mengusap keringat yang merenung didahi Clara
" Mike."
Tok
Tok
Tok
" Mike." Mike sangat mengenali suara itu, ia langsung meraih bathrod Clara dan memakainya. Ia menuju pintu dan membuka pintu dimana Airin berdiri disana dengan airmata berurai
" Mike." Airin memeluk tubuh Mike yang hanya tertutupi bathrod
" Pit, memutuskan aku." Ucapnya menangis kencang dipelukan Mike, Mike membalas pelukan itu untuk menenangkan Airin, tanpa tahu Clara terbangun dan melihat semuanya
-
-
__ADS_1