
π»π»π»π»
" Ini, pakailah." Perintah Mike pada Clara yang saat itu hendak membuka pakaiannya, wanita itu terkejut, tubuhnya berjingkat karena Mike tiba-tiba berada dibelakangnya
Clara memutar tubuh dengan wajah menunduk takut. " Untuk apa aku memakai pakian seperti itu? itu terlalu mewah untuk aku yang cuma berdiam diri dirumah." Mike melipat kedua tangannya didada, menatapi wajah yang polos tanpa riasan sedikitpun itu
" Kita akan pergi ke pesta." Saut Mike. Clara mencoba memberanikan diri menatap Mike, namun tatapan intens itu membuatnya kembali menunduk
" Aku tidak mau ikut."
" Ini acara besar, sekarang statusmu istriku. Jadi kau harus ikut." Perkataan itu cukup membuat Clara merasa terintimidasi dan menurut. Ia meraih pakaian itu pelan-pelan lalu memutar tubuhnya menuju kamar mandi
Mike tak henti memperhatikan lekuk tubuh yang kini mulai berbobot karena usia kehamilannya. Atas nasehat sang mertua, Clara kini tak pernah pilih-pilih makanan, wanita itu makan sebanyak yang ia mau
Clara keluar dengan tampilan yang anggun malam ini. Mike memilihkan pakaian yang tepat untuk Clara, sebuah gaun panjang warna marun yang pas body hingga perut buncit Clara terlihat jelas. Mike tersenyum memperhatikan dari cermin, ia sengaja memilihkan pakaian tertutup agar Clara tak menjadi korban pelecehan lagi, sebisa mungkin Mike akan melindungi istrinya, cukup Mike melihat Clara mencoba bunuh diri saat itu. Dan ia teramat menyesal
Rupanya pakaian itu berwarna senada dengan pria yang kini sedang menata rambutnya dicermin. Tampilan yang berbeda saat Mike akan berangkat kerja, biasanya Mike akan menampilkan jidatnya, namun kali ini pria itu memakai potongan tengah khas anak retro
" Kau sudah selesai?" Tanya Mike pada Clara. Tapi wanita itu tak menjawab malah mendekat. Ia mengambil lipstiknya yang berwarna pink agar tak terlihat pucat, hanya seperti itu saja wanita itu sudah sangat cantik dimata Mike
Diikuti Clara, keduanya keluar rumah. Di luar teman-teman Mike sudah menunggu keduanya. Seketika kepala Clara menoleh pada Mike, ia pikir mereka hanya berdua membuat Clara merasa tak nyaman
" Hati-hati ya sayang." Ucap Mammi Riana mengantar anak dan menantunya
" Mike jaga Clara, awas saja kalau terjadi apa-apa pada Clara." Ancam sang Mammi membuat Mike berdecak kesal
__ADS_1
Pria itu menarik pergelangan tangan Clara dengan pelan dan sedikit memaksa Clara untuk masuk kedalam mobil dibagian belakang. Disudut sudah ada Airin dengan gaun yang sama mewahnya, anehnya gaun wanita itu senada berwarna marun seperti dirinya, perasaan Clara mulai tak nyaman, lalu ia menoleh pada Mike yang seketika itu menggandeng tubuhnya
" Tidak apa-apakan, aku melakukan ini?" Mike berbisik ditelinga Clara, wanita itu mengangguk pelan membuat Mike tersenyum
" Perjalanan kita cukup jauh, kalau lelah bersandarlah." Mike menepuk pundaknya sendiri dan menatapi Clara
Mike tidak tahu bahwa Airin sangat kesal melihatnya, wanita itu terus memalingkan wajah kearah jendela. Ia tidak rela Mike lebih memperhatikan wanita lain ketimbang dirinya
Setengah perjalanan Clara tampak mengantuk dan terus menguap. Hingga tak sengaja kepalanya menyandar begitu saja dipundak Mike. Pria itu menyambut menarik tubuh Clara setengah memiring, menyusupkan satu tangannya melingkar dipinggang Clara, Clara merasakan kelembutan yang membuatnya merasa nyaman dan ingin berlama-lama. Clara membenci Mike, tapi disaat hamil seperti ini Clara ingin diperhatikan dan dimanja suaminya. Clara berpikir ini karena hormon kehamilan yang kian meningkat setiap harinya, salahkah Clara bila ia menuntut perhatian dari suaminya sendiri? Seminggu lebih mereka menikah, Clara tak pernah mendapatkan itu, hanya sikap dingin Mike yang ia dapat dan malam ini Clara tak ingin menyia-nyiakan itu semua, rasa takut itu menguap begitu saja
Membuat Jelo yang sedang mengemudi tersenyum melihat keduanya dari balik kaca spion. Akhirnya sang kapten menuruti nasihat tentang pernikahannya bersama Clara
" Kapten, kau menikahinya bukan berarti kau sudah bertanggung jawab penuh atas Clara. Kau tahukan janji pernikahan seperti apa? sejak kau menikah hidup wanita yang kau nikahi sepenuhnya menjadi tanggung jawabmu, bukan hanya kau harus menanggung kebutuhannya saja tapi semuanya kapten, perhatian, perlindungan dan kasih sayang semuanya adalah tanggung jawabmu apalagi sekarang Clara sedang hamil, dia pasti sangat butuh perhatian penuh, ibumu saja tidak cukup. Kau sebagai suami juga yang harus melakukannya." Begitulah nasihat yang Jelo katakan semalam. Jelo pikir nasihat itu akan masuk kuping kiri keluar kuping kanan, namun ternyata Mike menuruti perkataannya
" Apa masih lama?" Tiba-tiba Clara membuka kedua matanya
" Kenapa?"
" Perutku mual." Ungkap Clara melepaskan dirinya dari Mike. Pria itu dengan sigap mengambil air minum dibelakang disamping Jeniffer yang asyik tertidur dan membuka tutupnya. Memberikannya pada Clara yang langsung menerimanya
Clara tampak tak merasa nyaman membuat Mike kembali mendekap tubuhnya, ia usap-usap punggung Clara
" Mau kembali?" Clara menggelengkan kepala menengadah menatap wajah Mike dari bawah. Satu tangannya berpegangan pada kemeja marun suaminya. Mike menunduk hingga kedua mata mereka beradu untuk beberapa saat, Mike mengulurkan jemari membelai pipi Clara, ia kian menundukan kepala berniat mencium bibir Clara yang masih ranum
" Mike." Suara panggilan itu mengganggu Mike, ia menoleh pada Airin yang disebelah Clara
__ADS_1
" Aku ingin ke toilet." Ucapnya
" Bilang pada Jelo, dia yang mengemudi." Saut Mike, ia tahu Airin hanya berniat mengganggunya. Mike jadi mengurungkan niatnya untuk menyentuh bibir Clara
Menempuh perjalanan darat dan laut. Kini mereka telah tiba ditempat tujuan. Mike menunduk pada Clara yang tertidur nyaman dipelukannya
" Clara." Untuk pertama kalinya Mike memanggil nama itu dengan begitu lembut sembari menggoyang pelan dagu runcing Clara. Perlahan kedua mata itu terbuka dan Clara melepaskan dirinya dari Mike
' Kita sudah sampai." Ucap Mike. Clara mengangguk lalu mengikuti Mike keluar dari mobil. Didepan banyak orang Mike sebisa mungkin menunjukan kemesraannya dengan Clara, tangannya melingkar posesiv dipinggang wanita itu
Seketika keadaan riuh dengan kehadiran Mike dan Jelo. Dua pria itu menjadi bintang paling penting diacara pesta malam ini terutama Mike sang pimpinan. Mereka menyambut Mike yang bersama Clara, memuji keduanya sangat serasi
" Hebat kau Mike!" Puji sang pimpinan seraya melirik Clara. Mike tersenyum ikut menoleh pada Clara, semua pria pasti akan mengira Mike adalah pria yang sangat beruntung karena telah berhasil mendapatkan Clara
" Kau mendapatkan keduanya." Mike tertawa kencang seraya kian menarik pinggang Clara membuat wanita itu sedikit terkejut
" Mau jalan lima bulan." Mike dan dua atasannya itupun tertawa lagi
" Kau bahkan baru menikah seminggu."
" Ya, itulah hebatnya saya Pak." Saut Mike tanoa malu membuat semua orang mentertawakannya
" Nona Clara, bisa-bisanya kau mau dengan pria ini, katakan bagaimana dia merayumu?" Seorang kepala beserta istrinya itu tampak mengagumi Clara. Jika Clara bicara apa yang sebenarnya terjadi mungkin karir Mike akan hancur karena punya kelakuan yang buruk
Clara tersenyum begitu manisnya." Dia langsung mengajakku menikah." Ucap Clara membalas candaan pria paruh baya tersebut, semua orang tertawa lagi, membuat Mike juga ikut tertawa, ia melihat sisi lain Clara saat ini
__ADS_1
-
-