TERNYATA AYAHKU SEORANG JAGOAN

TERNYATA AYAHKU SEORANG JAGOAN
Bab 25


__ADS_3

Keadaan perekonomian keluarga yang berada diujung tanduk membuat Ali harus bergerak cepat menyelamatkan keluarganya.


Hari yang kehilangan satu-satunya sumber keuangan keluarga tak bisa memenuhi kebutuhan keluarganya lagi.


Tidak bisa membiayai kebutuhan keluarganya, Hari tak punya pilihan lain selain menjual rumahnya.


Regina yang mengetahui hal itu segera mencegahnya. Ia memberikan separuh uang pemberian Ali kepada ayahnya tersebut.


"Ayah tidak perlu menjual rumah ini. Alhamdulillah Mas Al mendapatkan rezeki jadi kita masih bisa bertahan hidup tanpa harus menjual rumah ini," tutur Regina


Hari kaget saat membuka amplop pemberian Regina .


"Darimana Ali mendapatkan uang sebanyak in, padahal ia hanya seorang kuli bangunan?" Hari terlihat meragukan uang itu


Ia mengira jika Ali mendapatkan uang itu dengan cara yang tidak baik sehingga mengembalikannya.


Regina menjelaskan jika itu adalah uang pensiunan Ali. Wanita itu menceritakan jika Ali dulu bekerja di sebuah perusahaan besar sehingga memiliki pesangon yang cukup besar. Namun selama ini Ali tak pernah memakainya karena ia ingin menggunakannya untuk biaya kuliah Beni dan Dayu.


Meskipun Regina menjelaskan dengan gamblang tetap saja Hari tak percaya.


Regina menghubungi Ali untuk menjelaskan sendiri kepada ayahnya.


Melalui telepon Ali mengatakan jika dulu ia adalah seorang mantan tentara khusus yang bertugas menangani teror dan huru hara.


Hari terkesiap mendengar penjelasan menantunya tersebut.


Ali bahkan menunjukkan kartu tanda anggota kepada ayah mertuanya tersebut.


Hari benar-benar tak mengira jika menantu yang selama ini selalu di hujatnya adalah seorang anggota pasukan khusus.


Karena perasaan bersalahnya, Hari bahkan tak sempat menanyakan mengapa Ali bisa pensiun dari pekerjaannya tersebut.

__ADS_1


Sementara itu Kris tampak menyayangkan sikap Ali yang memilih menceritakan jatidirinya kepada ayah mertuanya.


"Bagaimana bila ayahmu tanya kenapa kau sudah pensiun padahal usiamu masih produktif untuk seorang tentara?"


"Bagaimana jika mereka tahu kamu di keluarkan dari pasukan khusus bahkan hendak di bunuh??" imbuh Kriss


"Sudahlah, aku yakin ia tidak akan bertanya sejauh itu. Yang terpenting sekarang ayah mau menerima uang itu dan mereka bisa bertahan hidup. Untuk masalah itu aku pikirkan lagi nanti,"


Ali kemudian merebahkan tubuhnya di sofa usang.


"Kau sendiri kenapa memilih membuka bengkel, bukannya membuka praktek dokter?" tanya Ali


Kris menghela nafas dan menatap wajah sahabatnya itu.


"Sama sepertimu, aku juga ingin melupakan masa kelamku sebagai seorang dokter militer. Aku ingin hidup damai di usia senjaku,"'


"Tapi aku dengar kau masih bekerja di rumah sakit militer?"


"Bagaimana dengan istrimu, apa dia tahu pekerjaan mu sebelumnya?"


Kris menggeleng, "Biarlah dia tahu jika aku hanya seorang apoteker sekaligus mekanik mobil antik," jawab Kris


Ali kemudian memejamkan matanya, namun suara Beni membuatnya kembali terjaga.


"Ayah!"


"Hmm," jawab Beni tampak memicingkan matanya


"Apa aku boleh sekolah lagi, aku jenuh jika terus berdiam diri di sini?"


Ali segera bangun dan duduk.

__ADS_1


Ia menatap lekat wajah Beni yang terlihat sangat bosan.


"Tentu saja nak, tapi kau harus belajar beladiri. setidaknya untuk melindungi diri kamu sendiri agar kau tidak menjadi korban bullying lagi,"


"Hmm, meskipun aku ragu bisa melakukannya, tapi aku akan mencobanya," jawab Beni


"Baiklah, kalau begitu kau bisa belajar dengan Om Kris dulu, karena ayah harus ke kantor polisi untuk membebaskan Justin,"


"Justin???, kenapa ia dia di kantor polisi?" tanya Beni


"Ceritanya panjang, nanti kalau sudah beres ayah akan menceritakan semuanya padamu,"


"Jika Justin ditahan karena tertangkap mengedarkan Ganja, maka aku siap menjadi saksi yang akan meringankannya," jawab Beni membuat Ali terkesiap


"Bagaimana kau bisa tahu??"


"Alasan itu juga kenapa aku sampai di hajar oleh Darren dan teman-temannya hingga aku seperti ini," jawab Beni


Ali yang masih tak bingung meminta Beni menjelaskan bagaimana ia bisa jatuh dari lantai dua.


Beni tampak antusias menceritakan kejadian itu kepada ayahnya.


Tangan Ali mengepal saat mendengar cerita Beni.


Saat ia memutuskan untuk pergi ke kantor polisi untuk menyerahkan bukti-bukti kasus Justin Regina menelpon.


Wanita itu mengatakan jika ia mendapatkan surat penangkapan dirinya dari kantor polisi.


"Kenapa polisi ingin menangkap ku?" tanya Ali


"Karena kasus penipuan dan penggunaan identitas palsu," jawab Regina

__ADS_1


__ADS_2