
Nayla Agustin Raharta lubis anak tunggal dari pasangan konglomerat Rudi Adijaya Raharta Dan Sinta Sinclair Lubis. Nayla baru saja menyelesaikan Studinya di Amsterdam Dan berniat akan melanjutkan studi untuk meraih gelar master disana juga. Tetapi keinginan Nayla untuk kembali kuliah disana sirna sudah, Karena kedua orang tua Nayla meminta Nayla untuk kembali ke Indonesia Dan melanjutkan studi nya di universitas ternama dibandung yang telah orang tua Nayla tentukan.
Dengan alasan tidak ingin jauh dari anaknya Dan meminta Nayla untuk membantu papa nya mengurus perusahaan yang ada di Indonesia. Terpaksa Nayla mengikuti kemauan kedua orang tuanya dengan berat hati dia meninggalkan kota Amsterdam yang penuh kenangan Dan kembali ke Indonesia.
Hari ini Nayla kembali ke Indonesia disambut penuh bahagia oleh kedua orang tuanya. Yaa meskipun Nayla anak konglomerat Dan menjadi anak tunggal yang apapun keinginan Nayla pasti orang tua nya penuhi, namun Nayla tidak memanfaatkan kekayaan orang tuanya. Justru Nayla hidup dengan Mandiri Dan tidak manja. Terbukti ketika Nayla kuliah di Amsterdam dia memilih untuk tinggal di apartemen padahal grandma Dan Grandpa nya ada disana. Dengan alasan ingin Mandiri Dan bertanggung jawab akhirnya dia di izinkan untuk tinggal di apartemen. Iyaap benar sekali Nayla benar-benar hidup Mandiri dan bertanggung jawab atas dirinya.
Nayla yang mempunyai tubuh tinggi bak seperti model, hidung mancung, bibir sexy, bulu mata lentik, alis tebal ditambah dengan manik mata Nayla yang berwarna coklat menambah kecantikan wanita itu. Yapp benar sekali semua itu turun dari mamanya yaitu sinta, siapapun yang melihat Nayla pasti akan terpesona Dan jatuh cinta.
"Assalamualaikum Mama Papa". Terdengar suara Nayla dari depan pintu, seketika Nayla berlari Dan memeluk kedua orang tuanya.
"Waalaikumsalam Nayla" Sahut Sinta Dan Rudi besamaan seraya membalas pelukan Nayla.
"Uhhh aku kangen banget sama mama sama papa juga, ehh iyaa ini ada titipan dari grandma" lanjut Nayla
"Terimakasihh, ayo duduk kamu pasti capek kan? kenapa kamu tidak ngabarin kita kalok udah nyampe, jadi kita kan bisa jemput kamu dibandara" Tanya sinta.
"Hehhe iyaa ma, Nay sengaja ngasih kejutan untuk mama sama papa, Nay kangen bangett dehh" jawab Nayla.
__ADS_1
"Hemm kamu ini yaa selalu aja bikin kejutan untuk kami, ehh gimana kabar grandma sama Grandpa disana, mereka sehat kan??" kini Rudi yang bertanya.
"Alhamdulillah pa mereka sehat semua, mereka nitip Salam buat kalian" Nayla.
"Akhirnyaa kamu mau juga menuruti keinginan papa sama mama untuk stay disini Dan bantu papa ngurus perusahaan, padahal kamu kan keras kepala bangett" timpal Rudi kembali.
" Hehhe iyaa pa, aku enggak mau nanti di anggap anak durhaka karena enggak nurutin keinginan mama sama papa, bisa-bisa aku dicoret dari kartu keluarga" jawab Nayla sambil tertawa diikuti kedua orang tuanya.
"Baguslah kalau begitu" Rudi dan sinta bersamaan.
"Nggak ada yang berubah, hmm masih sama kayak dulu. Duhh aku rindu" gumam Nayla. Setelah Mandi Nayla kembali merebahkan tubuhnya ke atas kasur Dan tidak beberapa lama dia pun tertidur.
**
Nayla berjalan menuruni tangga Dan terlihat ada kedua orang tua nya berada di meja makan untuk melakukan ritual sarapan.
__ADS_1
"Pagi ma, pa" Nayla.
"Pagi Sayang" sahut Rudi Dan Sinta bersamaan.
Setelah selesai makan Rudi pun berkata "Nayy, kamu jadi kan daftar di kampus yang papa kasih tau waktu itu?".
"Hmm iyaa pa, Hari ini Nay akan ke kampus ngasihin formulir pendaftaran. Ehhh iyaa pa kenapa sih papa minta Nay lanjutin kuliah disana?? " Tanya Nayla penasaran.
"Ohh itu, ya karna kampusnya bagus Nay fasilitasnya juga enggak kalah sama kampus-kampus ternama lainya. lagi pula yang punya yayasanya itu sahabat papa. Om Hans, kamu inget nggak?? " jawab papa.
"Yang Mana itu om Hans pa, Nayla sepertinya belum pernah ketemu ??" Nayla.
"Dulu waktu kamu kecil dia sering datang kesini, semenjak kamu dewasa juga dia sering kesini tapi kamu kan di Amsterdam jadi nggaK ketemu" sahut mama.
"Ohh iyaa, yaudah ma,pa Nay berangkat dulu daa" Nayla berpamitan sambil mencium tangan kedua orang tuanya.
"Kamu yakin pa rencana kita akan berhasil?" Tanya sinta kepada suaminya. "Aku yakin ma, udah tenang aja kita kan udah rencanain ini sebelumnya". Jawab Rudi.
__ADS_1
Haiii kak, ini karya pertamaku maaf yaa kalau tulisanya acak-acakan. semoga kalian senang membacanya..
Jangan lupa like Dan Komen yaa supaya aku lebihh semangat untuk menghayalnya. hehhe untuk nulis maksudnya. Terimakasih:'))