
Nayla melajukan Mobil nya dengan cepat, air mata nya terus mengalir. Dia tidak habis pikir dengan papa nya, kenapa papa nya sampai mengancam Nayla.
Seumur hidup Nayla, baru kali ini Papa nya berlaku seperti ini, Nayla yang biasa di manja oleh kedua orang tua nya, namun sekarang tidak lagi.
Bukan maksud Rudi membentak bahkan mengancam Nayla, namun ini semua demi kebaikan Nayla.
Nayla sangat kecewa dengan kedua orang tua nya, dia tau persis bahwa kehendak Rudi tidak bisa di ganggu gugat.
Nayla mengusap air mata yang jatuh di pipi nya, mata nya sembab karena sedari tadi dia menangis.
Dia teringat bahwa ada janji dengan Riko, akhirnya dia melajukan mobil nya di tempat janjian dia dengan Riko yaitu di sebuah taman favorite mereka berdua.
Mungkin dengan bertemu Riko dan menghabiskan waktu dengan nya, bisa membuat Nayla sedikit tenang.
Nayla sampai di taman tempat dia dan Riko janjian, dia memarkirkan mobil nya kemudian dia turun dari mobil.
Dia melihat Riko sudah berada di sana, Riko duduk di salah satu kursi taman. Nayla berjalan mengahampiri Riko, dia duduk di sebelah Riko.
"Heyy ko, lu udah lama disini?? Maaf yaa tadi jalan lumayan macet" ucap Nayla berbohong.
"Lumayan sihh nggak terlalu lama, baru 1 jam" ucap Riko sembari melihat jam tangan yang melingkar di tangan nya.
"Hehhe maaf yaa, lain kali gua nggak akan telat lagi" ucap Nayla bersalah.
" Iyaiya gua maafin, baru kali ini lu telat janjian sama gua, kenapa emang??" Tanya Riko.
__ADS_1
"Iyaa tadi jalan nya macet bangett, kan hari libur maka nya macet" Nayla.
" Hmm iyaiyaa, ehhh mata lu kenapa Nay?? Lu abis nangis?? Coba cerita ke gua" ucap Riko menatap mata Nayla.
" Nggakpapa ko, tadi kelilipan mata gua, maka nya gini dehh gua kecek-kucek jadi merah terus sembab" ucap Nayla berbohong.
" Aelahh gua tau elu lagi bohong Nay, lu Kira kita sahabatan baru 2 hari aja, gua paham bangett sama elo" ucap Riko sembari memegang tangan Nayla.
" Sebenernya gua bingung ko, gua di jodohin sama ortu gua" Nayla.
" Haaa serius lu?? Kok lu nggak cerita ke gua, lu di jodohin sama siapa Nay?? Gua kenal nggak?? Yahhh gua nggak ada kesempatan dong" ucap Riko nyerocos.
" Lu ini yaa, alasan nyokap bokap gua nyuruh gua balik selain suruh ngurus perusahaan, gua juga di jodohin sama anak sahabat papa" ucap Nayla menjelaskan.
" Gua bingung gua harus gimana, lu kan tau bokap gua kemauan dia harus di turutin. Gua udah nolak tapi mereka tetep dengan kemauan mereka, yang ada gua di ancam suruh keluar dari rumah, hiks hiks" ucap Nayla sembari menangis.
" Lu ini bisa aja buat gua ketawa" ucap Nayla ketawa kecil sambil memukul lengan Riko.
"Auuu sakitt Nay, lu ini nggak berubah yaa sakit bet pukulan elo" ucap Riko merintih kesakitan.
" Yaudahh elo jangan pikirin lagi masalah itu yaa, pokok nya hari ini elo jadi milik gua, pokok nya hari ini Kita have fun" ucap Riko sembari mengepalkan tangan nya ke udara.
" Hahh Iyaa pokok nya hari ini gua harus lupain masalah gua, yahh walaupun lupain nya cuman hari ini doang, besok juga kepikiran lagi" menarik nafasnya berat.
Riko memotret Nayla dengan kamera di tangan nya. Dia sangat senang mengambil gambar Nayla, bahkan memori Riko isi nya foto dia dengan Nayla.
__ADS_1
Riko sangat sayang kepada Nayla, begitupun sebaliknya. Tapi perasaan Sayang mereka tidak lebih dari rasa Sayang kepada sahabat. Mereka tidak ingin menambahkan cinta pada persahabatan mereka.
Mereka takut jika mereka memberikan rasa cinta satu sama lain, hubungan persahabatan kedua nya akan kandas.
Mereka ingin tetap seperti ini selama nya, yang terpenting mereka selalu ada di saat salah satu diantara kedua nya membutuhkan.
Nayla dan Riko berkeliling Taman, di taman tersebut terdapat danau buatan yang sangat Indah.
Mereka menaiki perahu yang di sediakan pengelola taman untuk pengunjung yang ingin mengelilingi danau tersebut.
Mereka bercerita satu sama lain, mereka tertawa bersama, tidak lupa mereka mengabadikan foto di danau tersebut. Mereka terlihat seperti sepasang kekasih.
Setelah mereka puas menikmati pemandangan di danau, mereka pergi mencari makanan untuk mengisi perut mereka.
Tidak terasa waktu pun berjalan cepat, waktu sudah menunjukan pukul 4 sore, mereka memutuskan untuk sholat ashar terlebih dahulu sebelum mereka pulang.
Setelah mereka melakukan sholat ashar , kemudian mereka berpisah, Nayla sangat senang Karena hari ini dia menghabiskan waktu nya bersama dengan Riko sahabat nya.
"Makasih yaa ko, lo udah bikin gua seneng hari ini dan udah buat gua lupain masalah gua. Lain kali gua mau kita jalan lagi yaa" ucap Nayla.
" Siappp boss q, hahhaha yaudah sana masuk mobil inget bawa mobilnya jangan kebut-kebut yaa, nanti kalau udah sampe rumah kabarin guaa. Dann satu lagi jangan lupa titip salam sama mama sama papa. Okeee" ucap Riko.
" Hahhaa siapp bos q, jangan lupa main kerumah ditunggu sama papa" sembari berjalan memasuki Mobil nya.
Nayla melajukan Mobil nya dengan kecepatan sedang.
__ADS_1
Haiii kak, ini karya pertamaku maaf yaa kalau tulisanya acak-acakan. semoga kalian senang membacanya..
Jangan lupa like Dan Komen yaa supaya aku lebihh semangat untuk menghayalnya. hehhe untuk nulis maksudnya. Terimakasih:'))