
Reza terbangun dari tidurnya dia menatap atap kamar Nayla, dia melihat sekeliling kamar Nayla.
Dia beranjak dari tempat tidur, dia melihat ada banyak foto Nayla bersama dengan cowok. Seperti nya mereka sangat dekat.
Dia melihat semua foto-foto yang ada di didinding kamar Nayla.
"Lucu juga dia waktu kecil, haha" kekeh Reza.
Reza melangkah menuju kamar Mandi, dia akan Mandi di kamar Nayla, dia mencari handuk milik Nayla.
Reza Mandi, setelah selesai Mandi dia hendak keluar dari kamar Mandi namun dia melihat pemandangan yang menakjubkan bagi nya.
Dia melihat beberapa bra dan celana dalam Nayla di gantung di dekat pintu.
"Ternyata dia suka koleksi kayak gini, haha lucu juga bentuk nya warna pink. Semua nya warna pink" guman Reza terkekeh sembari memegang bra dan cd milik Nayla.
Setelah puas dia melihat pemandangan itu, dia keluar dari kamar Mandi sambil senyum-senyum.
"Ngapain kamu senyum-senyum kayak orang gila?? " Tanya Nayla sontak membuat Reza kaget.
" Ehh Nayla, kok kamu ada disini?" Tanya Reza gugup.
"Pake nanya lagi, inikan kamar aku. Ngapain kamu tiba-tiba tidur di kamar ku?? Bikin orang khawatir aja " Tanya Nayla.
" Kamu khawatirin aku Nay?? " Tanya Reza antusias.
" Jangan mimpi, mama sama khawatir liat kamu mereka kira kamu pingsan ehh ternyata malah tidur" ucap Nayla sewot.
" Yahh aku Kira kamu khawatirin aku. Aku kecapean mangkanya ketiduran" ucap Reza.
" Dahlah aku mau Mandi, sini handuk ku" meminta handuk yang di sampirkan di pundak Reza.
" Kamu suka warna pink yaa, baguss lucu haha" kekeh Reza.
__ADS_1
Nayla mengernyitkan dahi nya, dia tidak maksud dengan omongan Reza.
"Maksud kamu apa? Warna pink??" Tanya Nayla penasaran.
"Ituu bra sama cd mu lucu, tapi braa kamu kenapa kecil gitu emang muat?? " Tanya Reza tekekeh.
Nayla kaget mendengar ucapan Reza, refleks dia melemparkan handuk yang tadi diminta nya.
"Kamu liat-liat dalaman ku, dasar otak mesum. Sana keluar" teriak Nayla kesal.
Reza pun keluar dari kamar Nayla, dia masih tertawa melihat ekspresi Nayla dengan semburat merah di wajah nya.
"Apa-apaan dia main liat-liat benda keramat ku, nggak pake izin lagi" gumam Nayla kesal.
Nayla pun Mandi, setelah selesai Mandi dia keluar dari kamar Mandi kemudian memakai baju nya.
Waktu berjalan dengan cepet, tak terasa waktu magrib pun tiba, mereka semua menunaikan kewajiban nya sebagai umat Muslim yaitu shalat. Keluarga itu shalat berjamaah.
Setelah shalat magrib, mereka berkumpul di ruang makan, untuk melakukan ritual makan malam.
Setelah selesai makan malam mereka mengobrol sebentar di ruang keluarga.
Hingga tidak terasa waktu isya pun tiba, mereka semua bergegas ke mushala yang ada di dalam rumah tersebut.
Mereka melaksanakan kewajiban, yaitu shalat isya. Setelah selesai shalat, Nayla meminta izin untuk masuk ke kamar nya untuk beristirahat, Karena hari ini dia lelah di tambah masalah dengan Reza.
**
Nayla Bangun dari tidur nya, dia menggeliatkan badan nya, setelah badan nya lemas dia beranjak dari tempat tidur, dia melangkah ke kamar Mandi untuk membersihkan diri.
Setelah selesai Mandi dia mengambil air wudhu kemudian melaksanakan shalat subuh.
Dia sempatkan membaca Al-Qur'an meski hanya beberapa ayat. Yapps kebiasaan Nayla sehari-hari walaupun hanya beberapa ayat tapi harus dia laksanakan.
__ADS_1
Setelah selesai membaca Al-Qur'an dia mengecek hp nya, ternyata banyak pesan masuk dan 15 panggilan tak terjawab. Tidak lain tidak bukan dari Reza.
Semalam Reza menelpon Nayla tetapi tidak di angkat, dan mengirim pesan ke Nayla namun tidak di balas juga.
Yaa gimana nggak di angkat Nayla tidur lebih awal, dia merasa harus mengistirahatkan badan Dan pikiran nya lebih awal.
"Aishhh kenapa banyak bangett dia misscall, apa-apaan sih chatt sampe banyak gini, dikira aku udah nggak marah Kali sama dia. Jangan harap!! " Gumam Nayla.
" Aku tetep akan batalin perjodohan ini, tapi gimana cara nya yaa??" Tanya Nayla pada dirinya sendiri.
" Ohhh iyaa Nayy kenapa lo nggak kepikiran sihh, minta tolong gradma sama grandpa aja mereka pasti bakal nolongin aku biar lepas dari perjodohan ini" ucap Nayla sembari senyum penuh kemenangan.
Dia mencari nomor telepon grandma nya kemudian dia menekan tombol memanggil.
"Hallo Assalamualaikum ma" ucap Nayla
"Waalaikumsalam, ehh cucu grandma tumben nelpon pagi-pagi gini?" Tanya seseorang di sebrang telepon tidak lain adalah grandma nya Nayla.
"Iyaa ini Nayla tiba-tiba kangen sama grandma, grandma sama grandpa gimana kabar nya sehat kan??" Tanya Nayla.
" Alhamdulillah kami sehat Sayang, kalian gimana kabar nya??" Tanya grandma.
" Kami juga sehat ma, hmm maa Nayla boleh minta tolong nggak??" Tanya Nayla.
" Minta tolong apa sayang?? Kamu enggak dikasih uang jajan sama papa mu?? Nanti grandma transfer yaa" ucap grandma.
" Ehhh bukan maa, Nayla dikasih kok sama mama papa. Nayla minta tolong ke grandma bilang sama papa mama suruh batalin perjodohan Nayla" ucap Nayla memohon.
" Apaa?? Kamu dijodohin?? Kok papa kamu enggak bilang sama kami?? Kurang ajar Rudi main jodoh-jodohin cucu perempuan grandma satu-satu nya. Oke biar nanti grandma telepon Papa mu. Kamu tenang aja yaa sayangg" ucap grandma.
Haiii kak, ini karya pertamaku maaf yaa kalau tulisanya acak-acakan. semoga kalian senang membacanya..
Jangan lupa like Dan Komen yaa supaya aku lebihh semangat untuk menghayalnya. hehhe untuk nulis maksudnya. Terimakasih:'))
__ADS_1