
Hand phone Nayla sedari tadi terus berdering, banyak pesan masuk dari Reza, namun sedari tadi tidak dihiraukan nya .
Reza menelvon Nayla berkali-kali bahkan sampai puluhan kali. Namun malah di rejeck oleh Nayla.
Jelas Nayla tidak menghiraukan Reza karena memang Nayla sedang kesal dengan Reza, karena orang tua nya menjodohkan dengan orang yang tidak Nayla cintai yaitu dengan Reza.
Nayla sebenarnya malas untuk pulang ke rumah, namun dia tidak ada pilihan lagi, dia tidak ingin membuat kedua orang tua nya cemas dan khawatir.
Nayla sampai di gerbang rumah, dengan cekatan para penjaga rumah tersebut membukakan pintu gerbang untuk Nayla.
Setelah Nayla memasuki halaman rumah nya, kemudian dia bergerak menuruni mobil, tak lupa asisten rumah nya membukakan pintu mobil untuk Nayla.
Dia sudah tak heran dengan perlakuan orang-orang yang tinggal dan bekerja di rumah nya. Para pekerja di rumah Nayla sangat hormat dan patuh kepada keluarga tersebut.
Bukan hanya karena mereka orang terkaya di Asia, namun karena mereka sangat baik kepada pekerja mereka, mereka tidak pernah memandang sebelah mata, mereka sangat ramah kepada siapapun.
Keluarga Raharta lubis juga ringan tangan, dia senang membantu sesama manusia yang membutuhkan. Terutama untuk kalangan kurang mampu.
Para pekerja kerap kali mendapat bonus untuk cara kerja mereka yang memuaskan, mereka juga sering mengajak pekerja di rumah nya untuk hanya sekedar berlibur.
Sungguh baik keluarga itu, banyak orang berlomba-lomba untuk dapat bekerja pada keluarga Raharta Lubis, selain perlakuan mereka baik, mereka juga tidak segan-segan untuk memberikan gajih 3 Kali lipat di banding dengan keluarga lain.
Namun para pekerja di rumah nya harus bisa menutup mata, telinga, dan mulut mereka atas apa yang terjadi dalam rumah tersebut.
Bukan karena keluarga Raharta Lubis banyak masalah namun demi menjaga ketenangan dan keselamatan anggota keluarga tersebut.
**
Nayla berjalan ke kamar nya, dia menaiki tangga satu persatu. hahh setidaknya hari ini aku sedikit lega , itu semua berkat Riko.
Nayla membuka handle pintu, dia masuk kemudian menutup pintu kamar nya kembali. Dia meletakan tas nya di lemari tas.
Dimana tas-tas branded berada disana. Banyak tas-tas mahal keluaran terbaru sudah berada dan tertata rapih di lemari khusus tas nya.
Nayla duduk di kursi rias nya, dia melepas semua aksesoris yang dia pakai sebelum dia membersihkan diri nya.
__ADS_1
Setelah semua aksesoris terlepas dari badan nya, dia melangkah ke kamar mandi Dan membersihkan diri.
Setelah selesai mandi, dia merebahkan tubuh nya ke atas kasur. ahh capek banget rasanya badan ku, tapi aku puas bisa jalan dan menghabiskan hari ku bersama Riko, setidaknya otak ku sedikit fresh.
Tidak menunggu lama akhir nya Nayla terlelap dalam tidur nya.
***
Aishh kemana Nayla, dari tadi aku telpon nggak di angkat malah direjeck, aku chatt nggak di bales. Jangan kan di bales di read aja nggak. Apa dia bener-bener nggak mau di jodohin sama aku.??
Reza terlihat gusar sedari tadi dia menghubungi Nayla namun tidak ada jawaban dari nya.
Reza juga bingung kenapa akhir-akhir ini dia sering merindukan Nayla, sehari saja tidak bertemu sudah seperti 24 jam. wkwk..
Reza membuka sosial media nya, dia menstalk akun Nayla. Mencoba mencari jawaban dimana Nayla sehari ini. Benar saja, Nayla menguploud foto nya bersama seorang lelaki.
*Siapa dia?? Berani-berani nya dia jalan bareng calon istriku, apa-apaan mereka, kenapa mereka romantis banget.
Apa Karena lelaki ini Nayla nggak mau di jodohin sama aku?? Apa dia pacar nyaa? Bukan nya Nayla bilang dia tidak punya pacar?? Astagaaa*..
Wajah Reza terlihat memerah, dia seperti menahan cemburu. Apa Reza udah benar-benar mencintai Nayla??..
Untuk menenangkan pikiran nya Reza memilih untuk membersihkan diri, setelah selesai mandi dia melakukan kewajiban nya sebagai umat islam, yaitu menunaikan sholat ashar .
Setelah selesai sholat, dia keluar dari kamar nya, dia menuruni tangga kemudian berjalan ke arah ruang keluarga. Disana sudah terdapat kedua orang tua nya beserta Raehan kakak nya.
"Ehh zaa, kamu udah turun??" ucap Melly.
"Iya maa" sembari mendekat kemudia dia duduk disebelah Raehan.
"Kamu kenapa za?? Kok keknya lagi kesel?? " tanya Raehan penasaran.
" Ahh enggak kak, cuman lagi agak sedikit badmood aja, hehhe" jawab Reza.
" Tumen amat kamu badmood, ehh iyaa Rae persiapan pernikahan mu udah berapa persen??" tanya Hans.
__ADS_1
" Hmm udah 90% pa, tinggal nunggu hari H nya aja sama siapin mental. Raehan agak gerogi" ucap Raehan.
" Hahha udah biasa itu Rae, papa juga dulu gitu, gerogi itu wajar setiap orang yang mau nikah pasti juga gerogi, ohh iyaa maa dekor sama yang lain nya udah siap semua?? " Hans.
" Udah dong paa tenang aja, mama udah menghandle semua nya. Pokok nya kamu tenang aja Rae pernikahan mu ini akan jadi pernikahan paling glamor dan berkesan. Pokok nya persiapan nya udah semua, kamu jangan khawatir" ucap Melly.
" Hmm iyaa ma, lu cepet nyusul" ucap Raehan menyenggol Reza.
" hmm" sahut Reza.
" Ohh iyaa za, nanti pas pernikahan Raehan banyak kolega-kolega papa yang datang, papa akan kenalin kamu dan Nayla ke kolega-kolega papa." ucap Hans.
" Hmm iyaa pa" jawab Reza.
" Nihh za tolong anterin ini ke rumah Nayla yaa" sembari memberikan bingkisan ke Reza.
" Ini apaan maa?" tanya Reza.
"Ini dress code untuk pernikahan Raehan, jadi kamu tolong anter yaa" ucap Melly meminta tolong.
" Yaudah kalau gitu Reza siap-siap dulu" bangkit dari duduk nya.
" Ehh siap-siap kemana?? " Tanya Melly.
" Yaa mau siap-siap, kata nya suruh nganterin dress code ke rumah Nayla" jawab Reza.
"Udahh gini aja, kelamaan keburu malem, udah sana pergi" suruh Melly.
" Wokeee" menunjukan senyum bahagia nya, kemudia dia mencium punggung tangan kedua orang tua nya.
"Dasar anak itu, kalau ada hubungan dengan Nayla aja gercep banget, hahhha" ucap Melly tertawa kecil.
" Nama nya juga sedang jatuh cinta maa, wajarlah gitu. Tapi syukurlah akhirnya Reza mau membuka hati nya untuk Nayla" ucap Melly.
" Hmm iyaa paa mama lega bangett Dan seneng bangett" ucap Melly sembari tersenyum bahagia.
__ADS_1
Haiii kak, ini karya pertamaku maaf yaa kalau tulisanya acak-acakan. semoga kalian senang membacanya..
Jangan lupa like Dan Komen yaa supaya aku lebihh semangat untuk menghayalnya. hehhe untuk nulis maksudnya. Terimakasih:'))