Terpaksa Berjodoh

Terpaksa Berjodoh
Eps.4 Hari Pertama Kuliah (Part 1)


__ADS_3

Hari ini adalah Hari pertama Nayla masuk kuliah di kampus Baru untuk melanjutkan study nya untuk meraih gelar master. Senang rasanya akhirnya dia bisa langsung melanjutkan studi, Yahh meskipun awalnya dia ingin melanjutkan study di Amsterdam tapi Karena kedua orang tua nya yang mengharuskan dia kembali ke Indonesia. Ada penyesalan Dan juga ada Rasa Syukur yang teramat mendalam, akhirnya dia bisa tinggal bersama keluarganya lagi.


"Pagi ma, pa" sapa Nayla kepada kedua orang tuanya.


"Pagi Sayang" membalas sapaan Nayla dengan serentak.


"Anak mama cantik bangett, Hari ini kamu harus semangat Sayang ini kan Hari pertama mu kuliah" ungkap Sinta.


"Hmm Mama Nay kan bukan pertama kali nya kuliah, ini kan Nay lanjutin kuliah. Nay udah gede ma jangan gitu ahh" gerutu Nayla.


"Yaa meskipun kamu lanjutin kuliah tapi kan kuliah di Amsterdam sama di Indonesia kan beda Sayang. Dan satu lagi, sejak kapan kamu udah gede? menurut mama sama papa kamu itu masihh bocah bayi yang harus selalu mama papa jaga" jawab sinta sambil tersenyum kemenangan.


"Uhh paa, liat mama Nay kan udah gede masa di bilang masih bayi" gerutu Nayla.


"Mama kamu benar Sayang, di mata kami kamu itu anak bayi yang harus kita jaga terus. Dan kamu harus ngikutin apa mau kita" tersenyum licik ke Nayla.


"Hmm iyaiya Nayla masih bayi yang harus terus di jaga Dan menuruti semua mau kalian" memberikan senyum terpaksa.


"Yaudah ayok sarapan, nanti kamu terlambat lagi" mama.


Setelah mereka selesai melakukan ritual pagi yaitu sarapan akhirnya mereka semua pergi sibuk dengan pekerjaan mereka masing-masing. Rudi pergi ke kantor, Nayla pergi ke kampus Dan Sinta setelah membereskan sisa sarapan pergi ke butik.

__ADS_1


**


Nayla berjalan menuju kelas nya, semua orang menyapa dia dengan ramah dia pun membalas sapaan mereka dengan tidak kalah ramahnya. Banyak yang menatap Nayla dengan kagum, mereka kagum akan kecantikan Dan keanggunan Nayla. Hari ini Nayla memakai dress selutut berwarna pink kontras dengan warna kulit dia yang putih bersih.


Melihat jam di tangan kiri nya, ternyata sudah terlambat 3 menit, Nayla mempercepat langkahnya menuju kelas. Sesampainya di depan kelas dia mengetuk pintu kelasnya, kemudian dia masuk


"Pagi Pak, maaf saya terlambat" sapa Nayla dengan nafas terengah-engah, Nayla berjalan sedikit berlari Karena dia sudah terlambat untuk masuk kelas, benar teman-teman Nayla sudah ada di ruangan termasuk dengan dosen ganteng itu.


"Keluar kamu! " jawab dosen Nayla.


"Tapi Pak, saya mau masuk ke kelas" balas Nayla.


"Siapa yang mengijinkan mu masuk kelas saya, kamu tau kamu udah terlambat! jadi saya mau kamu keluar dari kelas saya!!" Bentak dosen tersebut.


"Tidak ada yang nama nya terlambat Baru tiga menit, emang nya kamu mau terlambat berapa menit? satu jam? Tanya dosen.


"Kamu itu tidak disiplin waktu, yaudah Karena ini Hari pertama masuk di semester ini jadi saya ijinkan kamu masuk. Besok-besok saya tidak mau ada yang terlambat walau hanya 1 detik". Lanjutnya


"Baik pakk," serentak mahasiswa.


"Cihhh emang nya dia siapa nyuruh aku nggak boleh terlambat, ehh itukan cowok kulkas kemaren yang nggak sengaja aku tabrakk," gerutu Nayla dalam hati sambil memonyongkan bibirnya. Catat nggak sengaja di tabrak.

__ADS_1


"Ohh ternyata dia mahasiswa Baru di kelasku, baguslah kalau begitu" batin Reza dalam hati sambil tersenyum licik.


"Okee, Karena ini pertemuan pertama kita, kita mulai dengan perkenalan terlebih dahulu. Perkenalkan nama saya Reza Rahardian Sinaga saya yang akan memberi bimbingan untuk kalian di semester ini" ungkap Reza memperkenalkan diri.


Semua mahasiswa perempuan takjub dengan ketampanan Reza bahkan kaum Adam pun ada yang menatap Reza dengan tidak berkedip.


Tapi tidak dengan Nayla, dia malah menatap Reza dengan tatapan penuh kebencian,


"Aku akan sial terus jika dia yang masuk ke kelas ku" batin Nayla dalam hati sembari memicingkan matanya ke arah Reza.


Reza yang melihat tatapan Nayla dengan tidak suka kemudian dia berbicara


"Ehhh kenapa kamu liatin saya seperti itu? kamu naksir yaa sama saya??" ledek Reza ke Nayla.


Nayla yang mendengar ucapan Reza dia hanya tersenyum terpaksa.


"Siapa nama kamu?" Reza.


Nayla yang mendengar Reza bertanya malah celingak celinguk.


"Kamu ngapain, saya Tanya siapa nama kamu? kenapa kamu malah celingak celinguk??" Tanya Reza dengan nada sedikit tinggi.

__ADS_1


Haiii kak, ini karya pertamaku maaf yaa kalau tulisanya acak-acakan. semoga kalian senang membacanya..


Jangan lupa like Dan Komen yaa supaya aku lebihh semangat untuk menghayalnya. hehhe untuk nulis maksudnya. Terimakasih:'))


__ADS_2