Terpaksa Berjodoh

Terpaksa Berjodoh
Eps. 2 Lelaki Kulkas


__ADS_3

Sesampainya Nayla di kampus yang dimaksud papa nya, dia langsung turun dari Mobil mewahnya kemudian dia berjalan menuju ruang rektorat sambil mengecek hp nya.


Brukk..


"Ehh maaf saya tidak melihat", mengulurkan tangan ke sesorang yang dia tabrak. Tetapi orang itu malah mlengos dan pergi meninggalkan Nayla tanpa berkata apapun Dan hanya menatap Nayla dengan tatapan dingin.


"Cihh, sombong amat padahal aku udah minta maaf, dingin banget tuhh cowok, enggak liat apa ada cewek cantik kayak aku gini" batin Nayla sambil menatap ke arah orang tadi. Kemudian Nayla melanjutkan langkahnya.


Setelah urusanya selesai, Nayla memilih untuk berkeliling kampus untuk melihat-lihat kampus,


"Emm bagus juga ini kampus, fasilitasnya juga bagus, pantes Papa nyuruh aku lanjutin kuliah disini. Nyaman juga ternyata" Gumam Nayla lirih.


"Nayla!"


Nayla berhenti melangkah ketika dia mendengar ada yang memanggil namanya, dia bebalik ke sumber suara.


"Ehh iyaa ada apa yaa Pak? Kok bapak tau nama saya??" Tanya Nayla kepada lelaki yang seumuran dengan papanya.

__ADS_1


" Jangan panggil saya Pak, panggil aja om, om Hans. Om ini sahabat papamu waktu kuliah dulu" mengulurkan tangan sembari memperkenalkan diri.


" Ehh iyaa om, saya Nayla Agustin Raharta Lubis anak dari temen om, senang bertemu dengan om" meraih uluran tangan Hans sembari tersenyum.


" Kamu Makin dewasa Makin cantik yaa, om Kira tadi bukan kamu soalnya foto sama aslinya cantikan aslinya sih, udah lama kita nggak ketemu" Hans.


"Hemm om bisa aja, ehh maaf om emang nya kita pernah ketemu yaa?" Tanya Nayla penasaran


" Ehh kita duduk dulu, sambil om jelasin, capekk berdiri terus" kemudian Hans duduk dibangku yang ada disana diikuti oleh Nayla.


"Dulu waktu kamu kecil om pernah kerumah mu, dulu kamu cantik banget, hehe sekarang malah Makin cantik" jelas Hans.


" yaa jelas kamu Baru liat om kamu kan kuliah di Amsterdam Dan menetap disana, jadi kita nggak pernah ketemu" Jelas Hans.


" Hehe iya Nayla lupa, padahal tadi papa juga cerita tenatang om Hans" Nayla.


 

__ADS_1


Setelah mereka mengobrol panjang lebar bercerita tentang persahabatan antara Rudi Dan HansTak terasa waktu menunjukan pukul empat sore, kemudian Nayla berpamitan dengan Hans. Mereka pun berpisah. Nayla melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang, Nayla sangat menikmati kota Bandung tersebut kemudian dia mengurungkan niatnya untuk pulang lebih awal dia berniat untuk mampir disalah satu mall dibandung yang dia lewati.


Dia masuk ke mall tersebut, kemudian dia masuk kesalah satu toko yang ada di lantai dua, Nayla membeli beberapa barang yang dia butuhkan termasuk membeli beberapa baju Karena baju yang ada dilemarinya sudah ketinggalan jaman. Sebenarnya Nayla bukan tipe orang yang gila akan penampilan tetapi untuk menunjang kariernya Nayla harus berpenampilan perfect. Ketika dia mau keluar tiba-tiba ...


Brukk ...


Yap Nayla tidak sengaja menabrak seseorang. Kemudian orang itu mendengus Dan berbicara ke Nayla dengan tatapan dingin


"Hehh kamu lagi, bisa nggak kalok jalan itu pake mata, dalam sehari ini kamu udah dua kali nabrak saya" memutar bola matanya jengah.


"Tadikan saya udah minta maaf kepada anda yang terhormat saya tidak sengaja" jawab Nayla dengan penuh penekanan sambil menaikan alis matanya sebelah.


"Kamu Yang nabrak kok kamu yang marah, dasar cewek anehh" Lelaki itu mendengus Dan pergi meninggalkan Nayla.


"Heyy apa kamu dia bilang cewek aneh? siapa cewek anehh itu, aku? dasar lelaki kulkas" Teriak Nayla.


Haii kak, ini karya pertamaku maaf yaa kalau penulisanya masih acak-acakan.

__ADS_1


Jangan lupa like Dan Komen yaa biar aku nambah semangat. Terimakasih:'))


__ADS_2