
Makanan pun sudah selesai dimasak dan di tata rapi di tikar, kali ini mereka tidak makan di dalam rumah, melainkan makan di taman rumah milik Mike dan gina menggunakan tikar.
Dengan pemandangan kolam renang, pepohonan dan banyak bunga menambah asri tempat mereka makan.
Ditambah obrolan-obrolan renyah atau candaan dari mereka, menambah rasa kekeluargaan.
Nayla pun tidak merasa canggung dengan sahabat-sahabat Reza. Dia menikmati acara kali ini, karena sahabat-sahabat Reza welcome kepada Nayla.
Sampai pada akhirnya mereka selesai makan, kaum hawa pun membereskan sisa makanan, setelah selesai kemudian mereka kembali ketempat kaum Adam berkumpul.
Mereka ikut nimbrung obrolan para lelaki,
"Ternyata Nayla Pinter masak loh, enak masakan mu Nay" ucap Gina.
"Iyaa aku aja sampe nambah tadi, kapan -kapan ajarin aku masak seenak kamu ya Nay" ucap sisil bertanya kepada Nayla.
" Ahh kalian ini lebay, orang masakan nya biasaa aja, aku kan cuman bantuin" jawab Nayla.
"Yang ada kita yang bantuin kamu Nay, sampe ludes masakan kamu tadi" sambung Sisi .
" Jadi ikan gurame pedes tadi elo yang masak Nay??" Tanya Morgan kemudian di angguki oleh Nayla dan kaum Hawa lain nya.
"Wahwah hebat bener lu Za, dapet calon bini kek Nayla. Udah cantik ,cerdas, Pinter masak lagi" ucap Morgan.
" Iyaa gua iri sama lu za, lu dapet yang plus plus" ucap Fahri sembari tertawa kemudian di ikuti oleh sahaba-sahabat nya.
" Maksud kamu apa yank? Maksudnya aku nggak cantik, nggak cerdas dan nggak pinter masak gitu??" Tanya Tyas sewot.
" Bukan gitu maksudku, aku lebih beruntung dapet kamu, kamu itu lebih dari segala-gala nya sayang" ucap Fahri menenangkan Tyas yang mengambek.
__ADS_1
Merekapun tertawa bersama mendengar ucapan pasangan suami istri tersebut.
"Gua Kira elo yang masak Ri, soalnya rasanya sama kek masakan elo. Dulu kan elo sering masakin Reza tapi gua ikut makan, hahaha" kekeh Mike.
" Hooh dulu sebelum Ria jadian sama dino dia sering banget masakin kita, ehh masakin Reza, yaa nggak za??" Tanya fahri.
" Iyaa, tapi semenjak dia jadian sama dino gua di cuekin, nasib-nasib" kekeh Reza di ikuti sahabat-sahabat nya.
" Yaudah besok gua masakin lagi, bolehh kan sayang??" Tanya Ria pada dino.
" Tentu saja boleh dong sayang, tapi kamu jangan lupa garem nya banyakin buat si dulkemot ini yaa" jawab Dino terkekeh.
Merekapun tertawa bersama, mereka menceritakan masa-masa SMA dulu, termasuk bagaimana hubungan Reza dengan Ria yang dikira mereka bakal jadi pasangan.
Entah kenapa hati Nayla sedikit sakit, apa iyaa dia sudah mulai membuka hati nya untuk Reza.
"Kenapa kalian liatin aku kek gitu" ucap Nayla sembari mengerutkan kening nya.
" Kamu ngapain pulang? Emang ada acara? Katanya tadi nggak ada acara??" Tanya Reza.
" Ehh iya Nay kenapa buru-buru banget si? Apa lo??" Tyas menghentikan ucapan nya.
" Apa??" Tanya Nayla kembali.
" Ehh enggak jadi" sambung Tyas.
" Iyaa aku lupa tadi kalau hari ini aku ada janji, jadi maaf yaa gua pulang duluan" ucap Nayla.
" Yaudah aku anter yuk" ujar Reza.
__ADS_1
" Ehh enggak usah aku bisa sendiri kok, kamu lanjutin aja ngobrol bareng mereka" ucap Nayla.
Nayla mengambil tas nya kemudian dia berpamitan kepada mereka semua. Nayla berjalan keluar dari rumah Gina dan Mike, dia terus berjalan menyusuri jalanan.
Karena rumah Gina dan Mike berada di perumahan elit, jadi tidak ada taksi yang boleh masuk ke dalam komplek tersebut.
Terpaksa Nayla berjalan sampai keluar komplek, dia kesal kenapa Reza tidak menyusul dia.
"Za lu kenapa diem aja, cepet susul Nayla lu lupa kagak ada taksi yang masuk komplek??" Ucap Mike.
" Ehh tapi kenapa Nayla buru-buru pulang yaa??" Tanya Gina kepada mereka.
" Ini pasti gara-gara kaum Adam yang mulut lemes, pasti Nayla cemburu sama gua" ucap Ria.
" Ahh iyaa bisa jadi, dasar cowok mulut lemes" ucap Indira.
" Ehh apa-apaan kok jadi nyalahin kita, kan kalian juga ikut-ikutan, dasar cewek nggak pernah mau di salahin" ucap Farrel.
" Apa kamu bilang? Jadi kamu nyalahin kita??" Ucap Indira sembari melipat kedua tangan nya kedepan kemudian diikuti kaum hawa.
"Iyaa kanapa nyalahin kita, kalian yang mulai duluan juga" ucap Ria dan Sisi.
" Astagaa kenapa kalian ribut sihh, udahlah gua mau nyusul Nayla" Reza berjalan keluar rumah dia melajukan Mobil nya.
Sementara kaum hawa dan kaum Adam masih berseteru menyalahkan satu sama lain. Yappps mereka emang seeing begitu, berantem tetapi sebenarnya mereka tidak benaran berantem.
Haii kak, ini karya pertamaku maaf yaa kalau penulisanya masih acak-acakan.
Jangan lupa like Dan Komen yaa biar aku nambah semangat. Terimakasih:'))
__ADS_1