Terpaksa Berjodoh

Terpaksa Berjodoh
Eps.12 Kejam Sekali Reza


__ADS_3

"Hmm, kamu enggak mau pindah ke depan aja?" Reza sembari melihat Nayla dari kaca mobil.


Nayla hanya menggeleng kan kepala nya, dia tetap asik dengan hp nya. Reza yang hanya mendapat gelengan kepala dari Nayla, dia hanya mengerutkan kening nya. Sambil mengacak rambut nya frustasi.


Suasana kembali hening, sampai pada akhirnya..


"Ehh Pak dosen, kenapa semalem main setuju-setuju aja sih? Aku kan enggak mau di jodoh-jodohin apalagi sama..." Nayla tidak melanjutkan ucapanya.


Reza hanya diam, sekarang dia membalas perlakuan Nayla padanya. Haha karma instan yaa guys:v


"Kenapa bapak diem aja? Saya kan nanya sama bapak, kenapa bapak mau di jodohin sama saya??" Tanya Nayla ulang.


"Saya rasa saya tidak perlu menjawab pertanyaan kamu, kamu pasti tau" Reza.


"Maksud bapak apa yaa saya tidak mengerti??" Tanya Nayla penasaran.


"Kamu jangan mikir kalau saya menerima perjodohan ini karena saya suka sama kamu yaa. Jangan harap kamu saya bakal suka sama kamu, gadis tidak bisa menghargai waktu!" jawab Reza nyinyir.

__ADS_1


Nayla yang mendengar perkataan Reza sontak dia kaget, dan berdecak kesal apa maksudnya mengatai Nayla tidak bisa menghargai waktu(pikir Nayla). Tapi emang bener Nayla, kamu emang tidak bisa menghargai waktu. Said author.wkwk


"Saya menerima perjodohan ini karena saya tidak ingin mengecewakan kedua orang tua saya. Apalagi mama, huhff saya tidak ingin melukai hati nya" sambung Reza.


"Tapi pak! Saya tidak mau di jodohkan! " tegas Nayla.


"Kamu mau ngecewain kedua orang tua mu yang udah susah payah ngerawat kamu sampe sebesar ini? Apalagi mama mu yang udah mengandung, melahirkan, menyusui mu hingga 2 tahun. Kamu mau membuat hati nya terluka!?!!" Jawab Reza.


Nayla hanya menggelengkan kepala nya. Dia tidak ingin mengecewakan kedua orang tua nya terlebih mama nya, benar yang di kata Reza. Tapi Nayla juga tidak mau menerima perjodohan ini, terlebih dia tidak menyukai Reza sama sekali.


Nayla menggelengkan kepala nya dengan kasar kemudian tangan kanan nya memegang dagu, seperti orang mikir.


"Kan orang tua kita udah bilang kita pengenalan dulu, saya tidak mau mengecewakan kedua orang tua saya. Saya tidak mau dianggap anak durhaka" ucap Reza.


" Cihhh, anak durhaka? anak durhaka seperti apa yang bapak bicarakan??" Nayla memundurkan posisi nya ketempat semula. Dia kesal dengan jawaban Reza.


Setelah beberapa waktu mereka terdiam, suasana kembali hening, sebentar lagi sampai di kampus, namun...

__ADS_1


"Saya turun di dekat bengkel depan aja pak, saya enggak mau orang-orang melihat kita berangkat bareng dan saya enggak mau yaa Pak, temen-temen saya tau kalau kita di jodohkan" ucap Nayla ketus.


"Kamu yakin mau turun di bengkel depan?" tanya Reza kemudian diangguki oleh Nayla. Kemudian mereka sampai di bengkel dekat kampus, seperti yang Nayla inginkan Reza menghentikan mobil nya untuk menurunkan Nayla.


Setelah mobil berhenti..


"Bapak serius mau nurunin saya di sini??" Tanya Nayla kesal.


"Kan kamu tadi bilang sendiri, kalau kamu minta di turunkan di sini" jawab Reza.


Reza menganggukan kepala nya. Nayla tidak habis pikir kenapa Reza benar-benar menurunkan dia disana, kejam sekali Reza. Padahal tadi Nayla hanya menggertak Reza, melihat Reza bersikap yang biasa aja kemudian Nayla turun dari mobil dengan muka kesal.


"Kamu jangan terlambat, sebentar lagi kelas akan kita mulai. Kalau sampai terlambat siap-siap keluar dari ruangan" ucap Reza sembari mengulurkan senyum tipis ke Nayla.


Ckck apa sebenarnya yang di rencanakan Reza?.. Entahlah kita ikuti aja alurnya. huft..


Haiii kak, ini karya pertamaku maaf yaa kalau tulisanya acak-acakan. semoga kalian senang membacanya..

__ADS_1


Jangan lupa like Dan Komen yaa supaya aku lebihh semangat untuk menghayalnya. hehhe untuk nulis maksudnya. Terimakasih:'))


__ADS_2