
Pagi pun telah tibah, Senja pun memutuskan untuk bangun dan betapa terkejutnya nya ia mendapati suami nya Dapa berada di samping nya. Dan yang lebih membuat Senja terkejut adalah karena diri nya tak memakai selai pakain.
Aaaaaa!
Senja berteriak sangat kencang, dan itu membuat Dapa terbangun dari tidurnya. Ada apasih teriak terik? Tanya Dapa kepada Senja.
Apa yang mas Dapa lakukan sama aku? Tanya Senja langsung kepada intinya. Melakukan apa? Tanya Dapa balik, ia pura pura tidak mengerti dengan pertanyan Senja barusan.
__ADS_1
Gak usah sok gak tahu deh mas. Bukan semalam kita berada di pesta, tapi kenapa sekarang kita berada disini, dan lebih parah nya lagi mas Dapa mengambil kesucian aku tanpa sepengetahuan aku ucap Senja panjang lebar. Jujur Senja merasa aneh yang ia ingat terakhir kali ia lagi bersama Clara, tapi mengapa ia bisa bersama Dapa dan bahkan parah nya ia dan Dapa sudah melakukan hubungan itu.
Loh bukannya kamu sendiri yang meminta nya? Ucap Dapa sambil menik turunkan alis nya.
Tidak! Itu tidak mungkin ucap Senja yang membantah ucapan Dapa. Apa kamu lupa Senja kamu sendirilah yang memintanya. Sewaktu kamu kekamar mandi aku diam diam mengikutimu, dan kau tahu apa yang kau katakan saat itu Senja. Kau ingin bersamaku , bahkan kau tak segan segan memelukku dikeramain ucap Dapa yang mulai serius dengan perkatan nya.
Kini Dapa Mengerti, siapa seorang yang ingin menjebak Senja tak lain dan tak bukan itu adalah Clara sekertaris nya sendiri.
__ADS_1
Ya sudah lupakanlah saja, anggap tadi malam adalah malam pertama kita yang sudah lama tertunda ucap Dapa sambil mengelus pucuk kepala Senja. Senja yang mendengar perkatan Dapa malah mengerucutkan bibir nya dia kesel terhadap Dapa.
Senja yang kesel pun langsung beranjak dari tempat tidurnya ia ingin memutuskan untuk segera mandi sebab Senja merasa seluruh badan nya merasa lengket semua, ketiaka Senja berjalan ia meras arel sen**tip nya sangat sakit sekali.
Dapa yang melihat itu pun langsung tampa aba aba menggendong Senja. Senja yang di gendong Dapa pun hanya bisa pasrah ia berharap perlakuan Dapa akan tetap begini selamanya ia tidak ingin Dapa berubah kembali seperti dulu lagi yang selalu membuat ia terluka.
Setelah dikamar mandi Senja meminta Dapa untuk keluar. Mas Dapa bisa keluar dulukan aku mau mandi ucap Senja. Bukan nya keluar malah Dapa berucap yang langsung membuat Senja mangap.
__ADS_1
Kenapa kita tidak mandi bersama saja? Tanya Dapa dengan senyuman nakal nya. Senja yang mengerti maksud Dari perkatan Dapa langsung mendorong Dapa, tapi sayang nya itu tidak berhasil. bukan keluar Dapa malah memeluk Senja dan ia pun menghidupkan keran air. Tampa aba aba Dapa langsung Melu***t bibir Senja, Senja yang mendapatkan serangan secara tiba tiba hanya bisa pasrah dan ia terbawa suasana, mereka mengulangi permainan tadi malam dan kali ini sepenuh nya Senja sadar. Dan tidak di pengaruhi obat peran**ang seperti tadi malam Senja pun menimati sentuhan demi Sentuhan yang diberikan Dapa kepada nya.