
Kini Senja sedang berada dikamar nya, omongan mamah beberapa waktu yang lalu terus saja menganggu pikiran Senja.
Mas Dapa apa kamu tahu aku? Pada saat kita menikah aku sudah belajar menerimamu menjadi suamiku dan pada saat itu pula aku juga belajar mencintaimu, tapi aku tidak boleh egois aku tidak ingin memaksakan kehendakku agar kamu juga mencintaiku gumam Senja dalam hati.
Jujur saja Senja tidak akan pernah tahu masa depan nya akan seperti apa, tapi ia selalu berharap yang terbaik bagi diri nya atau pun Dapa.
Malam hari pun tiba di kediaman Dapa. Aku tidak bisa begini terus, bisa bisa aku mati karena terlalu memikirkan Senja, aku tidak bisa menunggu lagi. Sudah satu minggu lebih aku tidak bertemu dengan nya dan itu membuat aku gila, ternyata aku memang sudah mencintai senja! Itu murni dari hatiku yang paling dalam. Maafkan aku Anjani karena aku tidak bisa setia padamu, impianmu pun terwujud Anjani aku mencintai adikmu Senja semoga kamu bahagia di surga Anjani gumam Dapa.
Dapa kini sedang dalam perjalanan menuju kerumah keluarga Senja, ia tidak peduli apa pun yang terjadi ia harus bisa membawa Senja pulang bersama nya sudah cukup seminggu lebih ia menahan rindu, terlebih lagi ia tidak ingin kehilangan Senja seperti ia kehilangan Anjani.
Kini Dapa sudah sampai di rumah Senja, ia pun mengetuk pintu beberapa kali.
Tok!
__ADS_1
Tok!
Tok!
Iya sebentar ucap seseorang yang berada didalam, orang itu adalah Arman ayah Senja. Arman pun segera membuka pintu, setelah pintu terbuka Arman sedikit kaget dan langsung bertanya.
Mau apa kamu kesini? Tanya Arman kode poin.
Untuk apa? Bukankah Senja sendiri yang bilang agar kalian untuk saat ini hidup masing masing dulu. Apa kamu belum puas membuat Senja terluka? Dari dulu Senja sudah menderita karena ulah kami dimasalalu jadi saya tidak ingin Senja mendetita lagi ucap Arman tegas.
Ia pah, Dapa tahu Dapa salah. Dan sampai kapan pun saya tidak akan pernah menceraikan Senja karena saya mencintai Senja jawab Dapa tak kalah tegas.
Dasar keras kepala ucap Arman, yang kesel melihat Dapa langsung masuk kedalam rumah tampa persetujuan nya.
__ADS_1
Dapa langsung naik keatas tangga menuju kamar Senja, setelah ia membuka pintu kamar Senja ternyata Senja tidak ada dikamar nya, tidak sampai disitu Dapa langsung masuk dan mencari Keberadaan Senja dan ia mendapati Senja sedang berada di balkon kamar nya.
Aku merindukan kamu mas Dapa ucap Senja yang di dengar oleh Dapa. Ia saat ini Dapa tepat berada di belakang Senja jadi jelas saja ia mendengar omongan Senja.
Dapa yang mendengar Senja berbicara pun tersenyum bahagia dan iapun juga mengatakan apa yang Senja katakan.
Aku juga merindukan kamu Senja ucap Dapa.
Senja yang mendengar suara Dapa pun merasa aneh, is pasti aku udah gila bisa dengar suara mas Dapa. pedahal saat ini aku dan mas Dapa sedang tidak bersama ucap Senja.
Kamu tidak salah dengar Senja ini aku suami kamu ucap Dapa. Senja yang merasa kenapa suara Dapa sangat dekat sekali seperti ada di belakang nya gumam Senja.
Memang aku saat ini berada di belakangmu Senja ucap Dapa sambil tersenyum.
__ADS_1