Terpaksa Menikahi Anak Adopsi

Terpaksa Menikahi Anak Adopsi
Bab 46


__ADS_3

Berbeda dengan Arumi ia kini sedang berada ditaman. Huh kok gak kayak biasa nya taman ini sepi, Iya Arumi kini sedang berada ditaman tempat favorit nya dan tidak seperti biasanya taman itu sepi pengunjung.


Karena Merasa bosen akhir nya Arumi memilih pulang saja. Em lebih baik gue pulang aja kerumah, setelah sampai dirumah hal yang paling dibenci Arumi melihat pertengkaran kedua orang tua nya.


Kapan sih itu berubah mas, belum cukupkah kamu membuat aku menderita dengan Arumi. Segitu berhargakah perempuan itu untuk kamu sehingga kamu jarang pulang kerumah ucap Dea ibu Arumi.


Apa kamu itu belum sadar hah! Bentak Bimo ayah Arumi kepada Dea selaku isteri nya, apa kamu gak mikir aku ngelakuin ini semua kenapa hah! Itu semua kena kamu Dea, karena kamu itu lebih mentingin perkerjaan kamu dari pada aku suami kamu udah berapa kali aku mintak kamu berhenti kerja" tapi apa kamu gak bisakan karena selalu bilang itu semua impian kamu dari dulu jadi jangan salahkan aku bila aku mencari perempuan lain yang selalu ada buat aku tidak seperti kamu, dan satu lagi kalau kamu mau aku berubah berhentilah dari perkerjan kamu Dea. Kamu selalu bilang bahwa aku menyakitimu dan Arumi putri kita, bukankah sebaliknya kamu sendirilah yang menyakiti perasan Arumi, kamu tidak pernah ada buat dia.


Arumi yang mendengar ucapan Ayah nya hanya bisa menangis semua perkatan ayah nya memang benar bahwa mama nya lebih mementingkan perkerjaan dibandingkan keluarga nya dan Arumi pun tak menyalakan bahwa ayah mempunyai wanita lain, itu semua karena ulah mama nya sendiri yang tidak pernah memperhatikan ayah nya itu.


Arumi pun melewati mama nya begitu saja tampa ada sapan atau bertanya apakah mama nya itu baik baik saja atau tidak!

__ADS_1


Arumi panggil Dea pada anak nya.


Arumi menoleh. iya kenapa mah? Tanya Arumi, apa kamu juga benci sama mama seperti ayahmu? Tanya Dea.


Aku gak pernah membenci mama, aku tahu menjadi model itu impian mama dari dulu. Tapi karena itu juga mama sampai lupa menjalani kewajiban mama sebagai isteri dan juga ibu ucap Arumi pada akhir nya.


Apa kamu juga ingin mama berhenti dari perkerjan mama ini? Tanya Dea pada inti nya.


Dea hanya diam setelah itu. Impian menjadi model itu adalah cita cita nya dari dulu, tapi ia juga bingung tentang keluarga nya anak dan suami nya semakin hari semakin menjauh dari nya.


Arumi yang melihat mama nya diam saja akhirnya memutuskan ke kamar saja. Setelah sampai dikamar Arumi menumpahkan tangisan nya ia menangis sejadi jadinya, kenapa sih keluarga gue jadi berantakan kayak gini. Kenapa kehidapan keluarga gue gak kayak keluarga lain nya yang sselalu hidup bahagia dan harmonis.

__ADS_1


Mamah, ayah, Arumi kangen kalian yang dulu. Yang selalu ada buat Arumi, tapi kenapa kalian seperti orang asing sekarang? Andaikan dulu mamah gak pernah menuruskan cita cita mama jadi model pasti kehidupan aku masih bahagia sampai sekarang Arumi mengais hingga tidak sadar ia malah ketiduran, kehidupan Arumi tidak yang seperti dibayangkan ia memendam luka itu tampa diketahui yang lain nya.


Angkasa yang baru saja pulang dari panti langsung bergegas mandi, karena merasa seluruh badan nya merasa lengket karena keringat. Setelah mandi ia pun langsung menuju kemeja makan sebab sebelum mandi tadi momy meninta ia untuk makan malam bersama.


Gimana di panti tadi nak? Tanya Dapa.


Seperti biasa Dedy, semua baik baik saja. Dan begitu banyak kemajuan di sana, dan ibu panti menitip salam untuk dedy dan momy jawab Angkasa apa ada nya.


Ia nak, sebenar nya momy juga merindukan suasana disana dan terutama dengan ibu panti, pasti bertambah usia ia pasti sangat kelelahan mengurus panti ucap Senja yang khawatir dengan keadan ibu Nur.


Momy teneng aja sekarang sudah ada yang membantu nya ia tak sendirian lagi ucap Angkasa yang membuat Senja menjadi lega.

__ADS_1


__ADS_2