Terpaksa Menikahi Tunangan Sahabat ku

Terpaksa Menikahi Tunangan Sahabat ku
Bab 33


__ADS_3

Dengan berat hati, Vivian. mengikuti apa yang Daniel katakan. Pergi dan menemui Adamson. Meski hatinya sangat tak menginginkan hal itu.


Dengan tampilan yang berbeda, Vivian kini sudah mendarat di Jakarta tempat Adamson tinggal.


Langkah kakinya bersamaan dengan semua orang menatap kearahnya.


''Tuan, Nona sudah tiba di Bandara, '' laporan dari anak buah Adamson


''Jaga dia, aku sudah ada dalam perjalanan, '' ucap Adamson saat sudah melihat foto Vivian yang berada di Bandara, saat kaca mata hitam yang ia kenakan sudah di buka.


Beberapa orang berpakaian serba hitam terlihat mengamati nya. Namun ... Vivian yang abai langsung melangkah keluar dari Bandara dan menghentikan taksi yang lewat. Hang Adamson takjub adalah, penampilan Vivian yang sudah berubah 180%


Taksi yang di tumpangi Vivian pun telah berlalu, Namun ... anak buah Adamson tak mau kehilangan jejak. Mobil hitam. mengikuti kemana Taksi membawanya, dan bersamaan dengan itu, Mereka mengirim kan lokasi Vivian pada Adamson.


Lokasi itu sudah dekat, dengan kabar dari mereka... Adamson mencegat mobil taksi, Sehingga hampir saja kepala Vivian terbentur ke jok kursi jang ada di depannya.


''Ada apa, pak?'' tanya Vivian


''Ada orang yang mencegat kita, Non'' ucap sopir itu, Urusan Adamson langsung mengetuk pintu taksi, yang mana membuat Vivian membuka pintu taksi itu dengan berani.

__ADS_1


Seketika pintu mobil mewah terbuka. Kaki bersepatu mewah pun turun dengan setelan jas berwarna Abu-abu berjalan keatah Vivian. Seketika Vivian terkejut saat melihat sosok itu mendekat kearah nya.


''Adamson, '' gumam Vivian yang kini menatap kearah Adamson, Mau pergi sudah percuma. Toh Vivian juga harus siap menghadapi kekejaman Adamson setelah ini. Demi anaknya, Vivian harus bisa kuat.


Namun... hal yang tak di duga Vivian terjadi. Adamson langsung memeluk tubuh tinggi dan seksi itu.


''Jangan pergi lagi, Aku hampir gila mencarimu, '' ucapan itu terdengar jelas di telinga Vivian. Sedangkan tubuh Vivian seolah menjadi patung, Tak ada pergerakan sama sekali. Bahkan Vivian bisa mendengar detak jantung nya sendiri. Kedua tangan yang seakan lemas, tak mampu mendorong tubuh Adamson agar menjauh darinya.


'' Aku sangat merindukanmu Vivian, aku hampir gila mencarimu,'' ucap Adamson, bersamaan dengan itu kesadaran Vivian yang kini telah kembali langsung mendorong tubuh Adamson.


''Apa yang kau lakukan,? Lepaskan aku, '' ucap Vivian.


''Kita sudah bercerai, jadi jangan sembarangan menyentuh ku, '' cebok Vivin dengan dada naik turun menahan amarah.


''Maafkan aku, Maafkan semua kesalahan ku di masa lalu, Aku berjanji tidak akan pernah menyakiti mu lagu, Vivian... please, Akh mencintai mu'' ucapan Adamson tentu membuat Vivian sangat lah terkejut. Bukankah kemaren mereka acara life untuk kembalinya Renata, Tapi kenapa Adamson makan menyatakan perasaan padanya.


''Kau memang bajingan Tuan Adam, bajingan akan tetap menjadi bajingan,'' sungut emosi Vivian.


''Tidak Vivian, Kak Adam benar-benar mencintaimu, dia mencintaimu Vivian, '' ucap tiba-tiba seseorang dari arah belakang tubuh Adamson

__ADS_1


''Kak Adam benar-benar mencintaimu, Aku tak. pernah melihat cinta begitu besar dalam diri nya, ''Imbuh pemilik suara yang ternyata adalah Renata.


''Renata, Kau! kau benar-benar masih hidup?" ucap Vivian tak percaya.


"Ya, berkat mu, Viv. Berkatmu aku masih hidup dan mendapatkan keadilan. Terimakasih dan. maaf karena sudah menyusahkan mu, " ucap Renata yang kini berdiri di depan Vivian, Mereka langsung berpelukan melepaskan rindu yang sudah lama tersimpan.


"Kau cantik sekali dengan penampilanmu yang sekarang, " goda Renata saat mereka masih berpelukan. Tanpa Vivian sadari Adamson sudah menyuruh sopir taksi agar pergi, dengan ongkos yang dua kali lipat Adamson berikan.


"Jangan pergi lagi, Kau tahu... bahkan suamimu ini sampai terbang ke tempat ku berada, agar bisa menemukan mu, sungguh pesona Vivian telah membuat seorang Adamson berubah, Ajh bangga padamu, dan aku merasa lega, Karena aku telah memberikan kak Adam padamu, " ucap Renata


"Tapi, _" sebelum Vivian meneruskan kata-katanya, Tatapannya sydan bertemu dengan tatapan Adamson. Sehingga membuat semua yang ingin ia katakan hilang seketika.


''Jangan banyak bicara, Ayo kita pulang, Kakek sudah menunggu mu, dia sedang sakit kerasa semenjak kepergian mu yang hilang bagai di telan bumi, '' ucap Renata yang langsung menarik lengan Vivian. Tanpa mendengar ucapan Vivian sama sekali.


Adamson masih terpesona dengan penampilan Vivian yang sekarang.


"Kau tahu, Kak Agam sampai menyuruh semua karyawan nya untuk berpenampilan seperti mu, lucu kan?" ucap Renata yang membuat Vivian menoleh kearah Adamson.


Padahal banyak sekali pertanyaan yang ingin Vivian tanyakan perihal, dimana Renata selama ini, dan Apa yang terjadi. Namun ... Renata berceloteh tentang Adam dan selalu Adam.

__ADS_1


Kini mereka sudah berada di dalam mobil Adam. Adam duduk di depan bersama sang Asisten, sedangkan Renata dan Vivian duduk di belakang.


Saat Renata terdiam, Suasana menjadi hening, Vivian baru menyadari bahwa tatapannya kini bertemu dengan Adam melalaui spion depan. Vivian yang ingin menghindari dari kontak mata itu langsung melihat kearah samping, jendela mobil. Ia menatap pemandangan kota yang sudah beberapa bulan ia tinggalkan.


__ADS_2