
...Sudah beberapa bulan Shion libur.....
...Akhirnya ia kembali bersekolah saat dekat - dekat ujian semester 2, anak - anak tampak sibuk mempersiapkan diri mereka untuk menyambut ujian....
..." Pagi Shion... " sapa Nori dengan gembira, yang langsung menyapa Shion yang baru saja masuk ke kelas....
..." Pagi Shion, bagaimana keadaan mu sekarang? " tanya Armord....
..." Sudah lebih baik " jawab Shion duduk langsung duduk di bangkunya....
..." Sebentar lagi ujian semester, bagaimana kalau kita belajar bersama? " tanya Nori dengan semangat....
..." Tentu "jawab Shion singkat....
...Jam istirahat kemudian.....
...Shion sedang berada perpustakaan bersama dengan Armord dan Nori, " kita mau nyari buku apaan sih " keluh Nori kesal....
..." Banyak sih " jawab Armord, sedang kan Shion masih meraba satu demi satu buku....
...Lia dan Harika kebetulan lewat sembari mencari buku yang mereka hendak pinjam, " Shion, dia sudah sembuh.. syukurlah " ucap Lia dalam hati sambil tersenyum....
..." Oi Lia ini jadi nggak kita ambil " seru Haruka menyondongkan sebuah buku ke Lia, tapi Lia sama sekali tidak mendengar apa yang di katakan Haruka....
..."Oii ini jadi ambil nggak " seru Haruka menepuk pipi Lia dengan lembut, " jadi.. jadi.. " jawab Lia terkejut....
..." Kau melihat siapa sih?? " tanya Haruka penasaran....
..." Bukan apa - apa " jawab Lia hendak pergi dari sana....
..." Lia !! " teriak seseorang....
...Nori memanggil Lia dari kejauhan, " wah kebetulan ada Nori sama Armord, ada beberapa soal yang harus ku tanyakan " seru Haruka berjalan ke arah Nori dan Armord berada....
..." Lia sini, kita belajar bersama yok " seru Nori pada Lia....
..." Baik " jawab Lia, yang segera bergegas ke sana....
...Mereka semua pun berkumpul dalam satu meja, " nah gini kan enak mumpung ada jam kos seharian " seru Nori dengan sangat....
..."Lah elah, bukannya kau tak pernah mau belajar? tumben mau belajar " seru Haruka menyindir....
..." Sibuk kali kau, suka - suka aku lah " jawab Nori kesal, tiba - tiba muncul lah Caramel dan Yumi....
..." Kakak Haruka bisa ajarin kami nggak " tanya Caramel yang mulai ikut bergabung....
..." Semakin ramai semakin asyik kok " seru Armord, " iya kan Shion, bolehkan mereka gabung? " tanya Armord melirik Shion....
..." Tentu "....
..." Asyik ayok kita mulai belajar!! " seru Nori semangat....
...Mereka pun mulai belajar bersama - sama, mereka menghabiskan waktu istirahat mereka di perpustakaan....
..." Ahhhh.. "...
..."Capek nya.. " keluh Nori....
..."Lah elah.. gitu aja capek " seru Haruka, Nori dan Haruka mulai berdebat habis. " Hm... Armord ini kayak mana caranya? " tanya Lia menyondongkan bukunya, " hm.. aku sih kurang paham sama itu soal, aku juga bingung.. " seru Armord....
...Shion pun menyondongkan bukunya ke Lia, dan ingin mengambil posisi tidur. " Lah kok tidur?? " seru Nori, " Dia tu uda selesai pinter "seru Armord sembari melihat - lihat buku yang di berikan Shion pada Lia....
..." Aku baru paham, makasih Shion.. " ucap Lia, "Tak ku sangka dia paham sama ni materi " ucap Armord kagum....
..." Kak.. " panggil Caramel pelan kepada Shion, Shion mulai menegakkan kepalanya. " Apa boleh kakak mengajarkan nomor yang ini aku kurang paham.. " ucap Caramel ragu - ragu....
..." Mendekatlah " ucap Shion....
..." Baik " seru Caramel yang langsung mendorong kursinya mendekat dengan sigap, dan langsung duduk dekat dengan Shion....
..." Lah.... " Nori terkejut "kalau kayak gitu ma, aku maunya minta ajarin juga dong " seru Nori mulai mendekati Shion....
..." Eits.. nggak bisa " seru Caramel menahan Nori, " aku kan uda duluan ngantri ye " ucap Caramel memasang muka meledek....
..." Menyebalkan " seru Nori kesal....
..." Shion ajarin juga dong "pinta Armord, " tentu "jawab Shion singkat....
..." Sepertinya aku akan menikmati kehidupan baruku ini.. " pikir Shion....
...Jam istirahat pun berakhir.......
__ADS_1
..." Kurang asyik cepat kali masuknya... " Keluh Nori, "lah tumben... kayaknya niat kali lah mau ujian semester ini ? " seru Haruka menyindir....
..." Bising!! sibuk kali kau " seru Nori sedikit emosi, mulailah perkelahian lagi....
..." Woi, uda masuk pun masih mau berantam " seru Armord menggeleng - menggelengkan kepala....
..." Eh, kakak kalau berantam terus nanti jodoh loh " ucap Caramel sambil menahan ketawa....
..." Lah masak iya?? " ucap Armord kebingungan....
...🔑...
...Pulang sekolah kemudian.....
..." Shion mau nggak besok belajar ke rumah Armord? " tanya Nori....
..." Kurasa aku .. " pikir Shion sejenak....
..."Ayoklah kakak juga ikut.. " bujuk Caramel, "okelah " jawab Shion....
..." Kurasa, memang benar memandang seseorang itu bukan dari penampilan melainkan hatinya" pikir Armord tersenyum melihat Shion yang bisa akrab dengan yang lain....
..."Hmm... " Lia ingin sekali berbincang dengan Shion, tapi ia begitu ragu. "Lia jika kau ragu kau tak akan bisa menggapainya " ucap Armord berbisik....
..." Eh???!!! " Lia terkejut mendengar hal tersebut, dengan muka memerah....
...Armord tersenyum,...
..." Bukan begitu kok " jawab Lia asal -asalan, " aku tau kau menyukainya, terutama kalian saling kenal bukan? " ucap Armord pelan....
..." Itu memang, tapi aku kehilangan separoh ingatan ku. Ada beberapa hal yang tak ku ingat, hanya dia saja yang ku ingat.. " ucap Lia yang terlihat sedih....
..." Andai saja aku dapat mengingatnya.. " ucap Lia tersenyum kepada Armord, " mungkin kau akan mengingatnya " jawab Armord....
...Mereka mulai menghabiskan waktu bersama, menjelang beberapa hari ini Shion semakin merasakan firasat yang buruk....
...Setiap minggunya mereka belajar bersama untuk mempersiapkan ujian semester akhir, tapi semakin cepat waktu berjalan semakin dekat pula bahaya. Cepat atau lambat itu akan terjadi......
...Tapi......
...Pada malam yang dingin, Shion dan Armord sedang berjalan menelusuri lorong sehabis mengikuti ekstrakurikuler. Suasana begitu dingin, membuat hawa malam menjadi lebih mencekam dan juga hujan turun dengan deras....
..." Menyebabkan banget, selepas ekstrakurikuler turun hujan. "keluh Armord....
..." Ya begitulah, itulah sebabnya, aku benci hujan turun di hari sabtu.. " jelas Armord....
..." Gimana kalau lewat jalan pintas aja? " tanya Shion" memang lewat mana? " tanya Armord. " Ada jalan pintas dari lorong ini " jelas Shion, "hm.. benarkah? dari mana kau tau? " tanya Armord penasaran....
..."Aku pernah kesini berapa kali " ucap Shion....
...Akhirnya Armord pun setuju untuk pergi lewat jalan pintas, dan langsung mengikuti Shion. Di setiap sudut lorong, terdapat banyak sekali coretan dinding....
...Hawa seram mulai terasa......
..." Suasana tempat ini tak pernah berubah sama sekali.. "...
..."Terakhir kali, aku kemari kelas 2 SD.. " pikir Shion melihat sekeliling....
..." Ngomong - ngomong apa kau pernah kemari? " tanya Armord....
...Shion langsung menoleh setelah mendengar perkataan Armord, dan terdiam sejenak. " Jika kau tak ingin mengatakan nya, aku tak akan bertanya lagi " ucap Armord yang mulai ragu....
..." Bukan apa - apa sih.. "...
..." Hanya kenangan " jawab Shion pelan....
...Suasana mulai hening di antara mereka, dan " memangnya, kenangan seperti apa itu? " tanya Armord....
..." Kenangan bersama kakak ku " ucap Shion....
..." Apa? dia punya seorang kakak?? " pikir Armord, " aku tidak tau kalau kau punya kakak Shion? " ucap Armord....
..." Ya begitulah, tempat ini adalah tempat yang sangat disukai kakakku.. dia sering melukis di dinding lorong ini " jelas Shion....
..." Pantas saja Shion hafal tempat ini, itu berarti dia pernah ke kota ini beberapa kali mungkin "pikir Armord....
...Saat ingin melewati beberapa batuan yang hancur, mereka melihat sebuah lukisan yang luar biasa. "Wow.. indah sekali " seru Armord terkesima, " tak kusangka ini masih ada " seru Shion....
..." Tunggu sebentar, apa ini salah satu gambar kakakmu?? " tanya Armord terkejut....
..." Iya ini salah satunya "...
__ADS_1
..." Ini luar biasa " seru Armord....
..." Armord mari kita belok kanan, ini arah ke stasiun kereta api "seru Shion....
..." Okelah "...
...Tapi sesuatu hal terjadi, mereka terdiam sejenak melihat sesuatu yang tepat berada di depannya.Ini mengerikan, siapa yang bisa menyangka. Yang berada di depan mereka adalah mayat seorang wanita, yang tubuhnya sudah tercabik habis....
..." Ini orang kan?? " tanya Armord yang tak percaya dengan apa yang dia lihat....
...Shion mendekati mayat tersebut, ia berusaha memastikan apakah wanita ini masih hidup atau tidak....
..." Kurasa ini memang nyata, siapa yang melakukan ini?? sungguh kejam " seru Armord....
..." Dia masih hidup, tapi sudah tak tertolong lagi " jelas Shion....
..." Bagaimana sekarang?? " tanya Armord....
..." Seingat ku ada kantor polisi, di dekat stasiun ini " ucap Shion....
..." Okelah kalau begitu " jawab Armord....
...Mereka berdua pun melaporkan penemuan mayat tersebut, setelah diselidiki para polisi tersebut. Penyerangan ini, sama sekali tidak di ketahui....
..." Yaampun ini terjadi lagi, kenapa banyak nyawa yang tak bersalah meninggal dengan begitu tragis " ucap Seorang petugas....
..." Maksud bapak? " tanya Armord bingung....
..." Kejadian ini hampir terjadi setiap hari, pelaku masih belum di ketahui. Kami selalu mendapatkan beberapa laporan seperti ini.. " jelasnya pasrah....
..." Mengerikan " jawab Armord yang mendengar penjelasan tersebut....
...Selagi Armord dan petugas itu berbincang, Shion sedang mengamati mayat tersebut. " Ini... " ucap Shion pelan, ia melihat ada bekas di tangan wanita tersebut. Terdapat bekas yang sangat aneh di tangan mayat tersebut, Shion mendekati untuk melihat dengan jelas....
...Hal ini sedikit membuat Shion kaget, bekas tersebut mirip dengan kunci dan memiliki motif aneh. Saat Shion mencocok kan kunci yang ia miliki ia menyadari kunci lainnya....
...Ini membingungkan, Shion secara perlahan mulai bertanya - tanya kenapa kunci ini ada dimana - mana.... Apa istimewanya kunci ini, jika di ingat memang ada yang menarik dari kunci ini seperti yang dikatakan mister Horis....
...Masalah ini.....
..........
....... ...
..." Aku jadi kasian melihat wanita itu " ucap Armord, " ya.. sepertinya hujan sudah berhenti " ucap Shion mengalihkan pembicaraan. ...
..." Yosh masih kita berjuang bersama untuk ujian besok " seru Armord dengan semangat. ...
..." Apakah benar memberi kesempatan kedua itu memang terbaik? " pikir Shion, kini ia merasa bisa mengandalkan Armord sebagai temannya. ...
..." Kenapa kau begitu percaya padaku " ucap Shion yang berbeda topik dari ucapan Armord, ia tersenyum. ...
..." Kan sudah kubilang kita adalah sahabat, seperti apapun bentuknya kita akan sal8ng membutuhkan"...
..." Bukankah itu gunanya teman?? " ucap Armord tersenyum. ...
Shion hanya terdiam, ia masih ragukan banyak hal.
...< Puk >...
...Armord menepuk bahu Shion pelan, dan langsung merangkulnya. " Apa lagi yang kau pikirkan, percayalah aku akan bersama mu... hapus saja rasa keraguanmu itu.. " jelas Armord. ...
..." Terima kasih, Armord " ucap Shion. ...
..." Akhirnya kau menyebut namaku, itu berarti kau sudah percaya pada ku kan " seru Armord senang. ...
..." Ya begitulah.. kurasa " ...
..." Baiklah ayok kita pulang " ajak Armord. ...
...🔑...
...Hari ujian pun tiba.. ...
...Yup.. ...
...Waktunya fokus, semua murid - murid sudah mempersiapkan yang terbaik sebelum ujian. ...
...Ujian semester 2 pun di mulai.. ...
...Semenjak hari itu keakraban Shion dan yang lainnya mulai akrab, tapi tetap saja dia adalah cowok yang dingin.... ...
__ADS_1
...Seperti apa kelanjutannya?? ...