The Key World

The Key World
17 ~ Sebuah fakta


__ADS_3

...Suasana tampak ramai, seperti biasa suasana kelas 1 E ramai dengan canda dan tawa.Hari ini buk Michiru mengajak murid-muridnya bermain sebuah permainan....


..." Hey Armord, apa kau tau Shion kemana hari ini " tanya Nori berbisik....


...Armord tak menjawab, ia tertidur lelap dengan membaring kan kepalanya di atas meja....


..." Sudahlah Nori, sepertinya Armord sangat kelelahan.Kan ibuk sudah bilang kalau Shion izin hari ini katanya ada urusan keluarga " ucap Shaki," tapi tetap saja aku masih kurang percaya padanya hey Armord, apa kau tidak enak badan " seru Nori perlahan mendekati Armord....


..." Aku baik - baik saja hanya sedikit lelah saja " jawab Armord dengan lemas dan di sertai muka yang pucat....


..." Ada yang aneh " pikir Shaki sambil memperhatikan Armord dengan seseksama....


...............


............ ......


...Jam istirahat kemudian, Armord masih saja tertidur di bangkunya. Shaki dan Nori pun menghampiri Armord, mereka pun mulai khawatir dengan sahabatnya itu....


..." Ini mah beneran sakit bah " ucap Nori khawatir....


..." Oh ya, Armord ini adalah titipan dari ibuku untuk ibumu " ucap Shaki memberikan kotak kecil kepada Armord....


...Seketika itu.....


...Secara tiba - tiba Armord mulai menangis, Nori dan Shaki kaget bukan main. Inilah pertama kalinya mereka melihat sahabatnya menangis, Nori langsung memegang pundak Armord....


..." Ada apa kawan? " tanya Nori yang merasakan kesedihan sahabat nya itu....


...Armord berusaha menahan perasaan yang bercampur aduk nya tersebut, Nori dan Shaki semakin khawatir....


..." Jangan katakan itu lagi Shaki " ucap Armord....


...Hal itu membuat Shaki terkejut, apakah ada sesuatu yanga salah. Apakah ada yang salah dari perkataan nya, " Armord sebenarnya ada apa ? " tanya Shaki....


..." Aku ingin meminta bantuan kalian, tolong rahasiakan ini dari Michi "ucap Armord....


..."Merahasiakan apa? " tanya Nori....


..." Merahasiakan kepergian ibuku " ucap Armord pelan....


...🔑...


...Disisi lain.....


...Shion berjalan menelusuri kota Shine, sebenarnya ia tak berniat kemari. Shion kemari dengan maksud mengambil beberapa barang penting yang ia tinggalkan, ia hanya ingin memastikan barang tersebut ada atau tidak, karna Shion sangat membutuhkannya....


...Seperti biasa suasana kota tampak sunyi, hanya ada beberapa orang yang mondar-mandir dengan tujuan tertentu....

__ADS_1


...Shion terus berjalan menelusuri kota, tapi semakin masuk kedalam malah semakin menyakitkan....


...Shion terhenti, ia sudah berada di depan sebuah pagar rumah yang sangat tua. Awalnya ia ingin kembali, berat sekali rasanya ingin maju kesana....


...Ternyata itulah tempat tinggal Shion dulu, di balik pagar yang berdebu itu. Hanya terlihat bekas - bekas kebakaran, bahkan tiang dari rumah tersebut sama sekali tak terlihat....


..." Apa aku kembali saja " pikir Shion, yang mulai mengingat masa lalunya yang begitu tragis....


..." Tapi aku sudah bertekat dan harus ku selesaikan" ucap Shion mulai melangkah maju, ia pun mulai membuka pagar dengan potong besi....


..." Jangan kesana "...


...Shion tersentak, ia merasa ada yang janggal dan seperti ada yang melarang nya kesana....


...Pada akhirnya, Shion masuk ke halaman rumah tersebut. Bau abu mulai tercium pekat, serta halaman yang dipenuhi semak - semak liar....


...Shion pun mencari sebuah pintu menuju ke bawah tanah, " seingat ku pintu gudangku, warna hitam lah " ucap Shion mulai mencari - cari....


...Saat itu Shion berusaha meraba - raba tanah, sambil mengusap - usap permukaan. Ia pun merasakan sesuatu yang keras, ia pun mulai menggali secara perlahan....


...Shion pun sedikit terkejut, ia bukan menemukan pintu berwarna hitam miliknya. Melainkan pintu berwarna biru, yang di kunci rapat....


...Shion pun mulai membuka kunci gembok tersebut, " yaampun, kenapa susah kali mau di bobol? apakah ini gembok khusus? " pikir Shion, ia pun berpikir keras untuk membukanya....


...< Dor >...


...Di dalam Shion pun mencium bau obat yang sangat menyengat, alangkah kagetnya Shion. Ruang itu berisi banyak sekali obat - obatan, zat kimia dan senjata api....


..." Kenapa ada benda seperti ini, di rumah " ucap Shion mulai menelusuri ruangan tersebut....


..." Apa kakak menyembunyikan sesuatu dari ku? " pikir Shion yang merasa aneh....


...Shion pun tersebut henti dan menemukan sebuah buku berwarna hitam, yang terdapat noda darah yang sudah lama....


...Shion membuka buku tersebut secara perlahan, alangkah terkejutnya Shion. Buku tersebut adalah buku peninggalan dari kakaknya sebelum pergi, tapi ini sedikit membuat Shion kesal. ...


..." Kakak membohongi ku.. "...


...Shion pun mulai membaca halaman demi halaman, ia baru menyadari sebuah fakta yang di sembunyikan oleh kakak nya tersebut. ...


........ ...


..... ...


..." *Aku begitu menyesal, dengan apa yang telah ku lakukan. Aku tak mau Shion memikul beban ku di masa yang akan datang, cukup diriku lah yang menanggungnya. "...


..." Tapi, aku tak sanggup. Aku begitu hina, aku terpukul ketika ibuku pergi meninggalkan aku dan adikku, tak ada pilihan lain "...

__ADS_1


..." Tapi kenapa? aku mau melakukan pekerjaan ini, perkerjaan yang membuat diriku menjadi hina. Begitu banyak darah dimana - mana*.. "...


...Shion seketika itu mulai memahami sesuatu, ia menyadari dari tulisan tersebut,kakak nya pernah berhubungan dengan orang kriminal. ...


...Shion membaca seluruh isi buku tersebut, di dalam nya terdapat beberapa hal yang terjadi ketika kakak nya berkerja menjadi seorang kriminal. ...


..." *Saat itu, bos ingin menemui ku di suatu tempat tak di sangka bos malah bertemu Shion di jalan. Aku langsung menarik Shion dan menyuruhnya pergi "...


..." Saat itulah bos bertanya, "apa dia adikmu? " pertanyaan itu membuat ku sedikit kesulitan. " Dia sangat berbakat, aku menyukainya sangat luar biasa jika dia seperti kakaknya " bos berkata sambil tersenyum padaku, itulah buat ku berubah pikiran secara total "...


..." Aku begitu mengerikan, aku tak memikirkan apa yang terjadi pada adikku kedepannya. Aku pun mulai menghianati bos dan ingin melupakan segalanya "...


..." Aku tak ingin adikku tau apa yang pernah ku lakukan dulu, setelah itu aku tak pernah mendengar kabar organisasi Hitam tersebut " ...


..." Kini aku mulai tenang, aku ingin memulai hari baru. Aku ingin menebus dosaku pada adikku, lagi pula jika aku matipun. Itu sudah selayaknya, dengan apa yang ku lakukan dulu. "...


..." Tapi tetap saja aku tak ingin Shion tau kebenarannya, karna itu akan merusak hubungan ku dengan adik ku* " ...


...Seketika itu Shion begitu kesal, tapi perasaannya begitu tercampur aduk. Antara benci dan.. entahlah ini membuat Shion tertekan, selama ia menjalani hidup ia selalu saja di hianati. ...


...Kali ini kakaknya, yang telah berbohong tentang kenyataan. Shion bertanya - tanya, apa yang akan terjadi bila ia memang keluarga kriminal. ...


...Shion tak ingin membaca lebih lanjut, fakta ini sedikit menyiksa Shion. Ia begitu terpukul, " apa yang harus aku lakukan, apakah harus menerimanya " ucap Shion pelan. ...


...Shion melempar buku tersebut jauh - jauh, Ia hanya berharap buku itu tidak nyata. Buku tersebut pun terlempar jauh, dan terbuka lah sebuah halaman yang penuh dengan darah. ...


...Shion mengambil kembali buku tersebut, ia tak menyangka tulisan yang penuh dengan darah itu memiliki tanggal kapan itu di tulis. Dan tulisan itu, di tulis ketika Shion kehilangan kakaknya. ...


..." Shion kakak minta maaf, kakak tak mau memberi tahu kenyataan. Kakak rasa ini hari terakhir bagi kakak, kakak yakin setelah ini kau akan memulai kehidupan yang baru. "...


..." Kakak hanya ingin kau hidup dengan layak, dan jangan seperti kakak "...


..." Kakak hanya berharap kau mendapat kan teman yang baik dan mendapat kehidupan yang normal tampa adanya halangan "...


..." Kakak tak ingin kau memikul beban kakak, hidup dengan bebas adikku. Andai saja aku adalah Kakak yang baik, kau tak akan seperti ini "...


..." Jika aku bukan kakakmu, kau pasti tak akan menderita dan pasti kau akan selalu mendapat kan kehidupan yang bahagia dan keluarga yang bahagia "...


..." Satu - satunya penyesalanku hanyalah dirimu saja, adik ku "...


...Itulah tulisan yang terakhir dari buku tersebut, Shion mulai berkaca - kaca. ...


........ ...


..... ...


...Shion pun membakar buku hitam tersebut, " kakak, aku akan menghilangkan ini seumpama aku tak pernah mengetahui fakta ini " ucap Shion membakar buku beserta barang - barang yang ada di dalam gudang tersebut. Setelah Shion pergi dari sana untuk selamanya. ...

__ADS_1


...Fakta memang tak pernah bisa di elakkan, dunia memang tak begitu adil memihak seseorang. Tapi begitulah cara dunia ini berkerja , yang menentukan jalan tersebut itu tergantung pilihan kita dalam menjalaninya. ...


__ADS_2