
...Brum.....Brum......
..." Kita sudah sampai ini adalah rumahku, bukan terlihat rumah lagi sih udah belasan tahun di tinggalkan " jelas Kim....
...Shion berdiri di depan sebuah bangunan tua yang tak terpakai lagi, ini memang di sebut rumah oleh Kim tapi dari pandangan Shion ini adalah istana megah yang mewah. Walau bentuk bangunan ini sudah hancur, Shion bisa mengamati bahwa ini adalah sebuah rumah megah yang melebihi rumah milik keluarganya....
..." Kau pasti bercanda ini mah bukan rumah namanya, ini istana kuno yang sudah di tinggalkan beberapa ratus tahun " ucap Shion sambil mengamati....
..." Kau berlebihan, kira-kira aku meninggalkan tempat ini umur 5 tahun..jadi aku sudah pergi dari rumah selama 20 tahunan lah kira-kira.." jelas Kim....
..." Lebih lama dari dugaan ku, aku meninggalkan rumahku 3 tahunan itupun bukan rumah lagi bentuknya " pikir Shion mengingat tempat tinggalnya dulu....
...Kim pun berusaha mencari jalan untuk masuk ke dalam, Shion mulai memperhatikan lingkungan sekitar dan mulai berkeliling. Tak sangka ia menemukan mayat yang telah membusuk dan kering, " jangan lihat itu, biarkan saja iblis itu disana " ucap Kim yang mengetahui bahwa Shion sedang berada dekat dengan mayat seseorang....
..." Kau tau ini mayat seorang dan mayat ini berada di pekarangan rumahmu, apa kau tak melaporkan nya pada polisi? " tanya Shion perlahan meninggalkan mayat tersebut....
..." Aku tak akan menguburnya mau sampai aku matipun " ucap Kim langsung masuk kedalam, Shion tak banyak bertanya lagi setelah melihat ekspresi Kim. Shion yakin mayat tersebut memiliki hubungan dengan Kim, Shion masuk ke dalam mengikuti Kim....
...Saat masuk seketika Shion merasakan rasa mual dan pusing yang luar biasa, ia pun menyandar pada dinding untuk menyeimbangkan dirinya....
..." Ukhuk..ukhuk.."...
..." Shion kau baik-baik saja?" tanya Kim langsung menghampiri Shion yang pucat dan lemas, Kim pun langsung menggotong Shion keluar rumah dan membaringkan Shion di atas rerumputan....
..." Boleh aku tau ada berapa mayat dalam rumah itu?" tanya Shion yang merasa mual, " Apa maksud mu?" tanya Kim bingung....
..." Aku tak bisa masuk kedalam, aroma di dalam rumah itu sangat mengerikan. Jika aku memaksakan diri untuk masuk bisa-bisa aku terbunuh nanti " ucap Shion duduk, " Rumah ini sudah lama ku tinggalkan, mayat yang jumpai di halaman belakang tadi adalah mayat ayahku " ucap Kim....
..." Ayahmu? " ucap Shion yang sedikit kebingungan....
..." Aku sangat menyayanginya dari kecil aku ingin menjadi ilmuwan seperti dirinya, dulu kami keluarga yang sangat harmonis. Ayahku seorang ilmuwan dan ibuku seorang mayor, aku dan kakakku berharap bisa meneruskan perjalanan kedua orang tua kami "...
__ADS_1
..." Tapi semuanya berubah semenjak ibuku meninggal dunia, ayahku mulai membuat eksperimen gila dia ingin menghidupkan kembali ibuku. Iblis itu.. menjadikan aku sampel percobaan gilanya itu, kakak yang tau akan hal itu berusaha menggantikan posisiku ia sampai di pukuli habis-habisan oleh ayah. Bahkan kakak rela menjadi sampel dan menyembunyikan ku dimana-mana saja "...
..." Penyiksaan itu terus menerus berlangsung sampai 1 tahun, tibalah hari itu hari dimana kakak ulang tahun ke-10. Setelah aku merayakan ulang tahun kakak, ayah datang dan menyeret kakak ku ke laboratorium "...
..."......" Kim pun terhenti berkata, wanita ini mulai berkaca-kaca. Shion hanya diam, ia tak ingin bertanya apa yg terjadi setelahnya. " Sudahlah jangan menangis, anda terlihat cantik ketika tersenyum dari pada bersedih " ucap Shion sambil memberikan sapu tangan....
...Angin bertiup dengan kencang, terlihat sunyi diantara mereka berdua. Tak ada sepatah katapun yang terucapkan ol h mereka berdua, Shion mulai berpikir bahwa tujuan Kim menjelaskan ini adalah meminta dirinya untuk membunuh kakaknya sendiri....
...Pernyataan ini memang tidak masuk akal, tapi itulah yang terlintas di pikiran Shion. " Aku..ingin kau membunuh kakak untukku, aku ingin membunuhnya dengan tangan ku sendiri. Tapi dia masih tetap kakakku" ucap Kim sambil duduk....
..." Apakah itu masuk akal? kau ingin aku membunuh kakakmu sendiri? " tanya Shion....
..." Ku mohon, kakak memiliki rencana gila di luar nalar manusia ia ingin menggunakan kunci-kunci ajaib itu untuk mengubah dunia ini penuh dengan pertumpahan darah. Yang ku ketahui kakak sudah mempunyai 5 kunci, karena kau memilih salah satunya..jadi ku mohon " ucap Kim sambil menundukkan kepalanya....
...Shion bingung ingin berkata apa, memang ini tujuannya. Tapi Ia merasa ada yang salah, Kim dan Shion pun menyatakan perjanjian kerjasama antara mereka....
...Hari mulai gelap, Kim masih terduduk di bangku halaman depan rumahnya. Ia membayangkan banyak kenangan indah yang tak seharusnya Ia ingat, sedangkan Shion berusaha mencari tau kandungan zat yang ada pada obat penelitian ayah Kim....
...Kim yang duduk menunggu Shion pun mulai merasa aneh, Shion bilang akan kembali dalam beberapa menit." Jangan-jangan dia pingsan ! " pikir Kim yang mengingat kejadian saat Shion baru memasuki ruang tamu,Kim pun bergegas mencari Shion....
...Sedangkan Shion, " Kurasa sampai sini saja aku bisa, baunya semakin pekat. Jika aku terlalu lama disini adanya aku mati tak terbunuh aroma " pikir Shion yang hendak kembali....
..." Yosh balik saja, segini sudah cukup menjadi informasi " pikir Shion....
...Tap..tap.....
..." Kakak lari...waktu kakak tak lama lagi "...
...Suara anak kecil terdengar di sekitar ruangan, Shion yang mendengarnya terhenti dan melihat sekeliling. " Suara apa itu? aku seperti pernah mendengarnya, tapi dimana ya? " pikir Shion, Shion yang masih berusaha mencari asal suara pun di kejutkan oleh sosok makhluk aneh dihadapannya....
..." Arghrr.." makhluk tersebut menatap Shion dengan tajam, Shion yang melihat bergegas mengambil pistol di dalam sakunya....
__ADS_1
..." Kakak lari ... jangan melawannya, lari sejauh mungkin ku mohon ..."...
...Di situasi seperti ini, Shion mencari jalan aman Ia juga masih belum tau apa sosok yang ada di depan. Shion mulai mundur selangkah demi selangkah, makhluk tersebut juga mendekati Shion perlahan....
..." Kikikik..kikik...aku menemukan mu, tumbal terbaikku"...
...Shion mendengar langsung menoleh, "Ukhuk..ukhuk.." Shion muntah darah. Ia di tusuk oleh sebuah kanata yang sangat panjang, menusuk hingga menembus kebelakang....
...Shion dengan cepat nahan kanata tersebut dengan kedua tangannya, tapi sosok di depannya ini langsung memutar kanatanya yang membuat organ dalam Shion terbelit dan koyak. Genggaman Shion melemah Ia terjatuh Jan menjerit kesakitan, sosok di depannya tersenyum dan mulai menusuk semua anggota tubuh Shion....
..." Kakak....kakak..jangan mati, jangan.."...
...Lagi-lagi suara anak kecil yang terdengar nyaring di kepalanya, Shion merasakan sakit yang luar biasa. Pandangannya mulai kabur, Shion tak menyangka Ia terbunuh oleh sesuatu yang yang tak ia ketahui....
..." Shion bangun, kamu sedang bermimpi !! jangan biarkan mimpi itu membunuhmu, bangun !!! kakak seharusnya yang menjadi tumbal itu bukannya kau.. maafkan Kaka yang tak memberi apa-apa Shion, Shion bangun!!!! "...
...Shion tersentak dan terbangun di atas pangkuan Kim, " Shion bangun.." ucap Kim khawatir. Shion yang baru sadar pun mulai duduk perlahan. Kim langsung merangkul bahu Shion, Kim sangat khawatir melihat kondisi Shion saat ini. Shion di temukan tergeletak di lantai dengan kondisi mulutnya yang penuh dengan berdarah, Kim pikir ini efek dari panca indera Shion yang tajam....
..." Aku dimana? " tanya Shion sambil memegang kepalanya yang pusing, " Apa kau baik-baik saja?" tanya Kim khawatir. Shion kembali mengingat kembali apa yang terjadi, Ia merasa dirinya sedang berdiri di atas kepingan puzzle....
..." Aku hanya pusing saja " jawab Shion....
...Kim dan Shion bergegas kembali ke kota Lord City, " Apa kau yakin baik-baik saja?" tanya Kim khawatir, " Aku baik-baik saja, kenapa kau begitu khawatir ? " tanya Shion....
..." Bukan apa-apa" jawab Kim....
...Kim menggenggam erat setir, Ia melihat sebuah gambaran masa depan Shion akan mati terbunuh. Dari lahir Kim bisa melihat gambaran masa depan, Ia tak sengaja melihat gambaran masa depan Shion yang sangat mengerikan. Kim ingin membuktikan gambaran yang Ia lihat bukanlah nyata. Kim sendiri juga sudah melihat gambaran di masa depannya sendiri, Ia akan terbunuh oleh kakaknya sendiri....
...Tapi ada gambaran lain setelah kematiannya, Ia melihat ada sekumpulan anak kecil yang berkumpul. Entah apa maksud gambaran itu tapi Ia melihat melihat Shion dan kakaknya bertarung di altar jam dunia tersebut....
..." Kakak.."...
__ADS_1