The Key World

The Key World
14~ Firasat dan Surat ancaman


__ADS_3

...Setiap minggu Armord akan selalu mampir ke rumah Shion untuk bermain game bersama, tapi kali ini tidak Armord memaksa Shion main ke rumahnya....


..." Ayolah ku mohon... " seru Armord dengan muka memelas, " nggak " jawab Shion tegas....


..." Sekali ini aja boleh ya, please... " pinta Armord, "sebenarnya bulan itu masalahnya, ibu mu itu polisi pinter. Aku nggak mau di curigai aneh - aneh, bisa - bisa langsung plong ke penjara " pikir Shion dengan muka yang sangat seram....


..." Aku uda janji akan membawa mu main ke rumah sama ibuku, dia sangat ingin bertemu dengan mu setelah kasus itu loh.. " jelas Armord....


..." Hah.. "...


..." Apa boleh buat.. baiklah aku akan pergi, tapi tunggu sebentar aku mau ganti pakaianku dulu " seru Shion....


..." Oke " seru Armord dengan mantap....


...10 menit kemudian.....


..." Yok kita berangkat, ibuku bilang akan membuatkan kue pai yang enak " seru Armord langsung menarik Shion. "Sabar, aku belum kunci pintu " seru Shion, Armord pun langsung membawa Shion pergi kerumahnya....


..."Oh ya ngomong - ngomong kau baru pindahkan? " tanya Shion....


..." Ya memang baru beberapa hari aku disana " jawab Armord....


..............


..........


........


...< Clek >...


..."Aku pulang " seru Armord membuka pintu, "selamat datang kakak " sambut Michi sambil tersenyum....


..." Eh sudah datang ya, hai Shion.. " sapa ibu Armord dengan ramah " selamat siang tante " ucap Shion dengan sopan " wah.. gemesnya Armord sana ajak teman tu ke kamar, nanti ibu bawakan cemilan " ucap ibu Armord dengan lembut....


..." Baik bu, ayok Shion ke kamarku " ajak Armord....


...Dikamar.....


..." Nah kita main apa dulu enaknya? " tanya Armord "gimana kalo game baru yang baru ku beli ini? " seru Shion " wow itu game yang terbatas itukan? "seru Armord kagum....


..." Ya begitulah aku kebetulan menjadi yang terakhir mendapatkannya " seru Shion....


..." Kalo gitu mari kita main kan "seru Armord dengan semangat....


...Mereka pun mulai memainkan nya bersama, " argh.. kok susah kali.. "seru Armord geram. " itu kan main solo coba kita berdua pasti bisa " usul Shion....


...Armord pun setuju, mereka pun mulai bermain partner....


..." Wah Shion kau hebat sekali " seru Armord kagum " dari pelajaran, game dan olahraga kau hebat sekali. Apa lagi sih keahlianmu? " seru Armord kagum....


..." Ya tidak semudah yang kau katakan, walau aku bisa melakukannya... ada beberapa hal yang membuat ku lemah, setiap manusia pasti punya kelemahan " ucap Shion dalam hati....


...Tok.. tok.....


..." Ibu bawakan cemilan ni " seru ibu Armord membuka pintu, " wah makasih ibu " seru Armord mendekati ibunya " terima kasih tante " ucap Shion sopan....


..." iya sama - sama " jawab nya tersenyum....


...Mereka pun melanjut permainan mereka sambil menikmati camilan yang di bawakan ibu Armord, tak berapa lama ada seseorang menelpon....


...< Kring.... kring... >...


..." HP siapa tu? apa kah HP ku? " seru Armord mencari - cari hpnya, " kurasa HP ku " seru Shion mengeluarkan nya dari saku celananya....


..." Kalo begitu aku permisi bentar " Seru Shion sambil keluar dari kamar,"oke " seru Armord....


...Shion melihat handphone nya, ternyata Owner menelponnya. " Ada perlu apa dia menelpon ku??" pikir Shion....

__ADS_1


Shion ; Halo???


Owner ; Tuan muda...


Shion ; Jadi ada perlu apa kau menelponku?


Owner ; Saya hanya khawatir tuan...


Shion ; Hah...


Owner ; Merasakan sebuah firasat buruk tuan


Shion ; Aku sudah baik - baik saja..


Owner ; Tapi tuan..


Shion ; Percayalah


Owner ; Baik tuan ( dengan sedih)


Shion ; Sampai jumpa Owner


Owner ; Jaga diri anda tuanku


Shion ; Kau juga, jaga dirimu baik - baik


...Shion pun langsung menutup teleponnya, disisi lain Owner yang berada di tempat lain....


..." Nona, apa kah pertanda yang Anda berikan itu memang berbahaya.. " seru Owner mengepal tanganya dengan kuat....


..." Mimpi bukan berarti tidak nyata, ini seperti sebuah peringatan. Yang tak berbentuk,tapi pasti akan terjadi " ucap Owner gemetaran....


..." Hah... Owner, jaga dirimu baik - baik ya aku tak ingin melibatkan mu jika aku ada masalah. Aku sendiri akan menyelesaikannya dengan cara ku " ucap Shion dalam hati, sambil menceka - ceka Handphone nya....


..." hah.. " desahnya dan langsung memblok nomor Owner....


...Ia pun bergegas menaiki tangga, dan saat ingin berbelok ia melihat Shion yang berada di luar kamar....


...Awalanya ia ingin menghampiri Shion secara langsung, tapi ia mengurung niatnya setelah melihat gantungan yang berada di HP Shion....


..." Kunci itu bentuknya berbeda, namun warna hitam.. sama seperti kunci yang kukirim ke markas pusat "...


..." Kenapa anak ini memiliki benda mengerikan seperti ini, para kepolisian nggak ada yang tau apa kegunaan kunci tersebut "...


..." Namun komandan menyuruh kami menahan kunci itu di markas, tapi aku bingung kunci apa itu sebenarnya " seru ibu Armord dengan serius dan masih mengawasi Shion....


..." Hm.. apa ku kalungi saja ini benda ya " seru Shion membuka gantung yang tergantung di HP nya itu, "aku sih masih bingung ini benda apa tapi, yang namanya pemberian kakak mana bisa ku tolak apalagi ini satu - satunya peninggalan dari kakak " pikir Shion....


..." Apa aku hampiri dan bertanya langsung ya?" pikir wanita itu bingung, saat ia ingin menghampiri Shion....


...Shion sudah masuk ke dalam dari tadi, " dia sudah masuk, hm... kunci itu aduh gimana ni " keluh wanita itu dalam hati....


..." Apa aku salah lihat ya, mana tau itu kunci buatan atau semacamnya ya " pikir nya dengan positif, ia hanya tak ingin Shion terluka sebagai polisi sudah lah tentu berpikir seperti itu....


...Tapi di sisi lain ibu Armord tidak mengetahui bahwasannya anaknya miliki benda tersebut juga, Armord juga memiliki salah satu kunci tersebut. Armord mendapatkannya dari ayahnya, tampa sepengetahuan ibunya....


...🔑...


..." Baiklah aku pulang dulu ya, uda malam ni " seru Shion pamit "oke kapan - kapan kita main lagi ya " seru Armord....


..." Hati - hati ya dijalan "seru ibu Armord dengan lembut, " ya tante " jawab Shion sembari keluar....


...Setelah Shion pergi, tiba - tiba ibu Armord mendapatkan sebuah panggilan dari markas pusat....


..." Petugas Kim, masuk masuk "...


...< Pip >...

__ADS_1


..." Ya petugas Kim di sini " seru wanita itu dengan tegas, "segera ke markas sekarang juga, ada sebuah kasus yang harus kau tangani " sahut seseorang dari radio....


..." Siap, segera ke sana ganti " seru wanita itu tegas....


..." Apa ibu akan lembur lagi? bukannya ini cuti bulanan ibu "seru Armord dengan sedih....


..." Ibu pergi dulu ya " ucap Kim dengan lembut....


..."Kapan ibu akan pulang? " tanya Armord....


..." Ibu tak tau sayang, mana adikmu? " tanya Kim sedih, " dia langsung tertidur setelah bermain tadi " jelas Armord....


..."Kalo begitu jaga adikmu ya baik - baik, ibu pergi dulu. " pinta nya tersenyum....


..."Akan ku jaga dia ibu tenang saja, cepatlah pulang ya akan ku masak kan ibu sup yang lezat " seru Armord....


..." Kau memang anak yang baik, ibu pergi dulu ya " seru Kim pergi....


..."Ibu selalu banting tulang demi kami berdua, kapan aku bisa membantu ibu " pikir Armord sedih....


..............


..........


........


...Saat Armord sedang menyiapkan makan malam tak sengaja piring yang ada di atas meja terjatuh ke bawah dan pecah....


..." Bukan kah aku sudah meletakkannya di tengah kenapa ini bisa terjatuh "pikir Armord yang merasa tidak enak....


..." Kakak suara apa itu " seru Michi menghampiri kakaknya sambil mengucek mata....


..." Bukan apa - apa kok, yuk kita makan " ucap Armord, " mana ibu? " tanya Michi " ibu pergi panggilan tugas, yuk makan dulu yuk " ajak Armord....


..." Oke " jawab Michi....


...🔑...


...Di sisi lain, Kim sedang menuju ke tempat kerjanya. " Petugas Kim syukurlah anda ada disini " seru seorang wanita berlari mendekati Kim....


..." Ada ribut - ribut apa ini ? " tanya Kim....


..." Senior, ada yang mengirim surat pada mu " seru Mayu dengan mata berkaca - kaca, yang merupakan junior yang selalu di dampingi Kim....


...Kim pun mengambil Surat yang di berikan oleh Mayu, dan membukanya perlahan....


...Tiba - tiba sesuatu terjatuh dari amplop tersebut, dan ini membuat seisi ruangan kaget bukan main. Yang jatuh itu adalah sebuah bola mata yang masih berdarah segar yang di bungkus dengan plastik kecil....


...Karna terhempas, plastik kecil itu pecah dan membuat isinya berceceran....


...Semua orang gemetaran melihatnya sampai tak bisa mengatakan satu kata pun, " menurutku itu,... adalah bola mata milik petugas Key.. kar.. na saat pemeriksaan jasad matanya hi.. lang sebelah " ucap Mayu gemetaran....


..." Apa jangan - jangan.. "pikir Kim curiga....


..." Hai petugas Kim, bagaimana kabar mu? apa kau suka dengan hadiah yang ku berikan padaku.."...


..." Selanjutnya adalah giliranmu.. "...


..." Nikmati hidupmu selagi bisa Kim, kau ingin tau aku siapa? itu tak perlu.. kau hanya perlu berkenalan dengan ku di kematian mu saja "...


...Kim gemetaran bukan main, ini memang sebuah ancaman tapi bukan itu yang dia takutkan....


..." Senior, apa kau baik saja? " tanya Mayu khawatir....


..." Aku baik - baik saja, ini bukan maslah besar " jawab Kim dengan bibir yang bergetar....


Tapi ternyata di sebalik surat, tertulis kan sesuatu.

__ADS_1


..." Sampai jumpa di kematianmu "...


__ADS_2