The Key World

The Key World
36 ~ PENCULIKAN 2


__ADS_3

...Hah...hah...hah.....


..." Kepalaku pusing sekali,aku ada di mana? " pikir Lia membuka matanya perlahan, Ia mulai mengingat apa yang sedang di lakukannya terakhir kali. " Benar aku barusan menelpon Shion..." ucapnya lemas....


...Lia terbangun dengan kondisi tubuh tertimpa barang-barang usang tak terpakai, di sebelah kirinya Ia melihat handphone miliknya tergeletak dengan kondisi retak dan tak berfungsi lagi....


...Tap...tap......


...Seseorang mendekat Lia yang terjebak tak bisa berbuat banyak pilihan yang terbaik untuknya adalah diam dan menunggu, walaupun sangat mustahil baginya tapi entah mengapa Shion adalah harapan terakhirnya....


..." Cih....Ini ponsel Gadis itu, kira-kira dia lari kemana lagi? Gadis ini mahir sekali melarikan diri dan bersembunyi ya " ucap seorang Pria....


..." Hey gendut cari yang benar, entar-entar bocah ingusan itu bersembunyi di lemari atau tempat lainnya " ucap seorang Wanita dengan emosian....


..." Mereka masih mencari ku... mereka pasti berpikir aku akan melaporkan ini pada polisi, mau bagaimanapun aku masih bingung.. bagaimana cara aku bisa keluar dari sini " pikir Lia yang menatap dataran tempat seorang Pria gendut berdiri....


...Tap...Tap......


...Set......


..." Jadi perkumpulan mereka, aku malas banget cari masalah sama orang ginian mendingan aku buang tenaga buat melawan Rex dari pada orang-orang ini " pikir Shion yang bergelantungan di atas tiang bangunan....


...Shion terus mengawasi sekitar dan berusaha mencari keberadaan Lia, " Kalau bukan karena janji sembarangan yang kau buat dengan kakakku, lebih baik ku biarkan saja kau...semakin lama ku pikir kau makin mirip kakakku yang bodoh itu " keluh Shion kesal....


..." Hey gendut cepat cari terus Gadis itu !! " teriak seorang Wanita, Pria tersebut pergi meninggalkan Lia yang tertumpuk barang tersebut dan pergi mengecek tempat lainnya....


..." Ku rasa mereka masih tak cocok di sebuah penculik? mungkin saja ..." pikir Shion yang masih memperhatikan keadaan dari atas....


...Shion mulai mematikan notifikasi handphone agar tak mengeluarkan suara, ia mulai menghubungi pihak kepolisian karena ia tak ingin campur tangan mengurus masalah ini di tambah Ia baru saja terluka oleh penculik di sekolahnya itu....


..." Aku merasa Shion ada di sini..tapi dia dimana ya, aku tak mengerti kenapa Shion begitu padaku andai saja ingatan ini yang hilang ini bisa menjawab pertanyaan ku.." ucap Lia dalam hati dan mulai menutup matanya perlahan....

__ADS_1


...🔑...


...Tak lama terdengar suara barang bergeser, Lia membuka matanya perlahan dan melihat Shion yang sudah berada di hadapannya. " Ini Shion? mungkin aku sedang bermimpi " ucap Lia yang mulai kehilangan kesadaran....


...Shion mengambil kesempatan ini saat kedua orang yang Ia perhatikan dari tadi pergi, " Kok bisa coba di ketimpa kayak gini, lecet semua badannya" pikir Shion yang melihat kondisi Lia yang terluka parah....


...Ia pun menggotong tubuh Lia dengan kedua tangannya, sambil melihat keadaan Shion pun langsung membawa Lia keluar dari gedung tersebut. " Yang namanya gudang pasti ada kotak obat ya ...palingan pertarungan antara polisi dan penculik akan di mulai, aku tinggal menonton saja. Kali ini aku harus jaga identitas ku, hm.. identitas ya benar juga ada hal yang bikin aku penasaran .. entah mengapa aku berjalan seperti ini karena takdir yang menarikku " pikir Shion....


...Dor....Dor....Dor......


...Dor....Dor.......


..." Sial kita sudah di kepung polisi, kenapa aku tak mendengar sirene polisi??" keluh Wanita ini dengan kesal....


...Beberapa jam sebelumnya......


..." Pak kepala anak ini melaporkan ia melihat sekelompok penculik, membawa teman sekolahnya dan juga dia memberi lokasinya dengan lengkap " ucap seorang petugas....


..." Benarkah? siapa nama anak itu?" tanya Kepala sambil menerima ponsel, " dia tidak memberi tahu akan hal itu Kepala " ucap seorang petugas dengan tegas....


..." Pak kepala mohon bersabar dia termasuk pintar berkata begitu " ucap seorang Wanita sambil menghisap permen tangkai, " Ternyata kau petugas Kim, kenapa kau ada disini? bukannya kau ingin berhenti dari pekerjaan ini ? " tanya Kepala....


..." Yah.. Aku memang ingin berhenti tapi ada sesuatu yang membuat diriku harus kembali, dan itu urusan pribadiku bukan urusanmu mengerti? aku di sini juga mengantikan seorang polisi Wanita...Siapa namanya itu, yang terbunuh waktu penyerangan dadakan kantor polisi secara brutal" jelas Wanita tersebut....


..." Terserah apa mau mu, aku muak dengan mu " ucap Kepala, " Kau lakukan saja apa yang di suruh bocah itu, aku yakin hasilnya akan sangat bagus. Aku akan mencari bocah itu, biar aku urus rasa tidak sopannya itu " ucap Wanita tersebut....


..." Kau memang pintar membujuk ku ya Kim, lakukan lah .. Sesukamu " ucap Kepala....


...Kejadian sekarang.....


..." Wah ku kira polisi itu tak akan mendengar perkataan itu, kan hasil lumayan bagus toh " pikir Shion memperhatikan keadaan dari jauh, setidaknya kali ini polisi lah yang berperan penting hari ini....

__ADS_1


..." Kali ini menjadi penonton lumayan seru ya .."...


................


..." Dingin ...Jangan pergi tinggalkan aku ...." ucap Lia mulai mengigau, Shion sontak kaget tiba-tiba saja Lia menggenggam tangannya dengan erat....


..." Iya ya aku nggak akan pernah meninggalkan mu" ucap Shion mengusap kepala Lia dengan lembut, perlahan Lia mulai melepaskan genggamannya....


..." Kurasa ini saatnya kembali dan membawa Gadis ini pulang ke ibunya, akan repot kalau polisi menemukanku di sini " ucap Shion....


..." Benarkah? tapi aku sudah menemukanmu duluan loh bocah kurang ajar " ucap seorang Wanita, " Sepertinya aku terlalu lama disini ya, tak sangka ada orang yang akan kemari " ucap Shion sambil mengangkat Lia....


..." Heh... Siapa bilang, aku kemari memang ingin mencari mu bocah sialan !! kata siapa aku ikut nangkap orang gituan.." ucap Kim....


..." Eh...Dia mencariku? apa Wanita ini polisi?? " pikir Shion, Wanita ini tampa ragu menyondongkan pistolnya ke kepala Shion tampa ragu. " Kau ku tahan bocah " ucap Kim tegas, "Serem juga ya, apa kau beneran polisi? mau menangkap seseorang yang sudah berbaik hati melaporkan kejadian hari ini " ucap Shion....


..." Diam dan ikuti saja arahan " ucapnya tegas....


..." Tapi maaf ya, aku menolak " ucap Shion....


...Bussss......


...Tiba-tiba tubuh Kim di kelilingi asap, Shionpun menghilang dari hadapannya. " Iya kali aku mau meladeni Wanita itu, dia pasti punya maksud lain" pikir Shion berjalan meninggalkan tempat tersebut sambil menggendong Lia....


..." Bocah yang kurang hajar " kesal Kim, " lain kali aku akan menangkap mu benar-benar, awas saja kau" ucapnya sambil terbatuk-batuk....


..." Wah... ada banyak hal menarik hari ini tak sia-sia aku melihat penculikan hari ini, aku bertemu dua orang favoritku " ucap Rex yang memantau dari kejauhan dengan teropong....


..." Tuan apa kita kembali sekarang? " tanya Oiri....


..." Yah..Aku sudah puas akan hari ini, aku bertemu adik kecil kesayanganku hehe ..." ucap Rex tersenyum tipis....

__ADS_1


..." Tuan? " Oiri sedikit kebingungan dengan tingkah Tuannya kali ini, " Ayo kita pulang, kita harus mempersiapkan sesuatu "ucap Rex pergi meninggalkan tempat tersebut....


..." Baik Tuan..." ucap Oiri menyusul Tuannya...


__ADS_2