
..." Kakak, lebih baik kakak istirahat dulu tubuh kakak sangat lemah " jelas Caramel Khawatir sambil membopong Shion....
..." Baik aku akan istirahat, untuk masalah yang ku ceritakan tadi ... akan kucari tau apa itu sebenarnya " ucap Shion....
..." Kak, aku merasa kunci ini memiliki kisah di baliknya. Apapun itu kita harus mencari taunya kak .." seru Caramel....
...Sampailah Mereka berdua di kosan Shion, Caramel menemukan banyaknya tumpukan kertas di atas meja tamu Shion....
..." Apa kakak tidak tidur beberapa hari ini? " tanya Caramel, " Belakangan ini, ada banyak sekali kasus pembunuhan ku tak bisa mengabaikannya. Aku yakin dia ada di balik semua ini, kita tak boleh lengah " jelas Shion....
..." Aku juga mencari banyak informasi dari beberapa tempat yang aku selidiki, kita memang tak boleh lengah " seru Caramel....
...Tak lama kemudian, Caramel pun pamit untuk pulang. " Baiklah kakak, aku pulang dulu pastikan kau istirahat dengan baik. Aku akan mencari informasi, jadi jangan khawatir " seru Caramel....
..." Baiklah, aku mengandalkan mu " ucap Shion....
...🔑...
...Malam yang gelap dan sunyi, suasana kota tampak tenang. Malam menunjukkan pukul 12 malam, tidak ada satu orang terlihat....
..." Waktunya berburu " ucap Kiroyu....
...Kiroyu adalah pencuri yang sangat handal,ia bahkan di juluki sebagai pencuri bulan purnama. Tak pernah ada targetnya yang lepas, kali ini dia akan memburu sesuatu Nyang langkah baginya. Tapi dia tak tau, malam ini akan sedikit berbeda....
...Ia pun mulai memasuki sebuah rumah megah dan mewah, dengan santai dan mudahnya ia bisa melewati pengaman rumah tersebut....
...Dari jauh, Rex dan Oiri bersembunyi dibalik pepohonan dan semak - semak. " Tuan kenapa kita tak masuk saja, apa anda akan membiarkan pencuri itu mengambil kuncinya?" tanya Oiri....
..." Tentu tidak, pengaman rumah itu sangat sulit di lewati. Tapi itu sangat mudah baginya,biarkan dia berjalan mendapatkan benda itu dan kita sekap saja dia saat keluar " jelas Rex....
..." Baik tuan, sesuai keinginan anda " ucap Oiri....
...Kiroyu memasuki sebuah ruangan yang penuh dengan barang - barang antik, " Wah ternyata, mereka memiliki banyak hal yang menarik... " seru Kiroyu....
...Tujuan Kiroyu kemari adalah ingin mendapatkan brilian tujuh warna yang sangat langkah, ia pun berkeliling mencarinya. Dan malah menemukan sesuatu, yang membuatnya sedikit terkejut....
..." Benda ini kan, aku merasa familiar.... kalo nggak salah, ini kunci yang membuat para kriminalis berbagai kota perang darah yang hebat "...
..." Aneh sih ini hanya kunci yang di tempa besi yang biasa dan berwarna dasar hitam,tapi permatanya kelihatan menarik. Permatanya hanya punya satu warna saja,apa menariknya coba ??? " pikir Kiroyu....
...Pada akhirnya, Kiroyu membawa kunci tersebut bersamanya.Ia pun lanjut berkeliling mencari berlian tujuh warnanya, " Tapi kenapa aku merasa ini adalah hari yang sial ya .." pikir Kiroyu....
...Setelah lama berkeliling, Kiroyu akhirnya menemukan berlian tersebut. Saat berencana keluar ia memandangi bulan purnama dari jendela, " Sial ini memang bukan hari keberuntungan,bulan purnama merah sangat langkah melihat ini seperti memberi peringatan pada ku " gumam Kiroyu....
...Kiroyu ingin memutuskan pergi secepat mungkin, ia tak ingin menghadapi masalah yang sangat merepotkan. Lagian rumah yang sedang ia rampok adalah rumah mafia yang sangat berbahaya di kota....
...Kring....kring......
...Telepon berbunyi,ini sontak membuat Kiroyu bersembunyi dengan cepat. Keluar seorang pria dengan tubuh yang sangat besar bukan main, ia keluar dengan menggunakan celana panjang dan tak berbaju. Di punggungnya penuh dengan tato bergambar harimau, ia berjalan menuju telpon....
...Pria tersebut mengangkat telepon dan mulai berbicara dengan seksama dengan penelpon, Kiroyu pun mencari cara agar bisa keluar. Awalnya suara pria itu masih terdengar bicara terus dengan sang penelepon, Kiroyo pikir ini akan aman jika ia keluar tanpa bersuara....
...Kiroyu ingin memutuskan keluar dari jendela, hal tak terduga pun terjadi. Kiroyu yang ingin keluar malah terterkam ,ia tiba-tiba di sambar dari belakang dan langsung di cekik dengan kuat....
..." Ada penyusup kecil rupanya, ternyata sang pencuri bulan purnama. Tak ku sangka kau tak terkena satupun jebakan yang ku buat, sesuai rumor yang beredar ternyata " ucap pria tersebut mencekik Kiroyu....
...Kiroyu meronta sekuat tenaga, ia melipatkan kakinya melilit ke leher pria tersebut. Tapi Kiroyu melemah, ia tercekik dengan kuat....
..." Kau ahli juga ternyata,tapi sayang sekali perbedaan kekuatan kita sangat jauh " ucap pria tersebut....
...Pria ini pun langsung menghempaskan tubuh Kiroyu ke dinding, Kiroyu masih tetap sadar dan berusaha melepaskan diri dari pria tersebut....
..." Ku kira pencuri itu berumur 20 atau 30 ke atas,ternyata kau berusia 16 tahunan. Umur yang masih muda,dan ahli bertarung,tapi kali ini aku akan akan mencari tau siapa diri mu " ucap pria tersebut ingin membuka masker Kiroyu....
...Dengan sigap Kiroyu mengeluarkan senjata andalan terakhirnya, " argh ... ternyata aku meremehkan mu, kau bisa sepintar ini ternyata " ucap pria tersebut....
...Di sepatu Kiroyu ada pisau kecil yang tersembunyi di sana, yang berukuran 16 cm. Kiroyu menusuk punggung pria tersebut, membuat pria tersebut lengah walau sementara....
__ADS_1
...Kesempatan ini pun diambil Kiroyu, ia langsung lompat keluar jendela. Di kira berhasil kabur, pria itu juga mengikuti Kiroyu melompat....
..." Jangan harap kau bisa melarikan diri " seru pria itu emosi, " ini memang hari yang sial " keluh Kiroyu berlari....
..." Anda benar, dia memang akan dikejar oleh mafia itu " ucap Oiri, " itu benar , tunggu saja pencuri itu kemari " ucap Rex santai sambil menikmati rokok miliknya....
...Kiroyu yang mulai dekat dengan tempat Rex malah berhenti, " Ternyata sudah orang yang menunggu ku, dia sudah tau aku akan mencuri di sini. Tapi aku sangat merasakan hawa membunuh yang mengerikan,malah pria yang mengejarku tidak memiliki hawa seperti yang di depan " ucap Kiroyu,ia langsung berjalan ke kanan....
..." Tuan dia ..." ucap Oiri kaget, " Ternyata dia memiliki insting yang kuat,kita terlalu meremehkannya " seru Rex tersenyum....
..." Kita ikuti dia, aku berencana membunuh mafia itu dan memperalat pencuri handal itu. Jangan sampai mereka berdua lari.. " ucap Rex....
..." Baik tuan " jawab Oiri tegas....
...Kiroyu masih berlari dengan kencang menelusuri semak, berusaha mencari kendara yang ia kenakan kemari. " Ini di luar dugaan, rumah mafia ini besar seperti di hutan. Aku bisa saja kabur dengan mulus, tapi harus ambil jalan memutar karena dua orang yang mengintai ku itu " pikir Kiroyu yang terus berlari....
...Muncullah Oiri dari semak, ia langsung dengan sigap menyondong kan pistolnya pada Kiroyu....
...Dor ...dor..dor...dor .....
...Dor...dor.....
...Kiroyu langsung menghindari semua peluru tembakan Oiri dengan lincah, ia pun juga menangkis beberapa peluru dengan pisau miliknya....
..." Dia hebat juga, tapi kelincahannya masih di bawah Shion. Aku pasti masih bisa melumpuhkannya, tuan akan senang padaku " pikir Oiri....
...Sedangkan pria yang mengikuti Kiroyu sedikit tersesat, ia malah bertemu dengan Rex di jalan." Wah.. kebetulan sekali kita bertemu di sini Van Hercelus, raja mafia kota Lord City..." ucap Rex ramah....
..." Kau ...kenapa kau ada disini, isu itu benar ternyata kriminal kota sebelah datang ke kota ini dengan tujuan yang tak menentu. Merepotkan sekali, jadi apa yang ingin kau lakukan di kawasan ku ?" tanya Van....
..." Aku kesini sebagai pencabut nyawa mu " ucap Rex menyeringai....
...🔑...
...Hah...hah.......
..." Aku akan melempar bola listrik ini padanya,dengan begini aku bisa kabur tanpa perlawanan yang lebih lama " pikir Kiroyu yang bersedia mengambil posisi....
..." Aku akan menembak bagian vitalnya saja, agar aku lebih mudah menangkapnya " pikir Oiri mengambil ancang-ancang....
...Mereka saling memikirkan cara masing-masing, tak lama mereka keluar secara bersamaan.Oiri sudah besiap menembak Kiroyu, sedangkan Kiroyu juga bersiap melampar bola listriknya....
...Dor.....Tressssk........
...Buk ...pak......
...Mereka berdua sama - sama kena serangan ,dan jatuh bersamaan. Oiri tak bisa bergerak, sekujur tubuhnya kaku. Kiroyu lemas ia tertembak bagian perut sebelah kanan di bawah tulang rusuk, dengan cepat Kiroyu mengikat lukanya ia langsung merobek pakaiannya untuk mencegah darahnya keluar....
..." Sial malah jadi gini, ini seperti senjata makan tuan namanya " ucap Oiri mulai kehilangan kesadaran....
..." Dia pingsan, ini kesempatanku untuk lari " pikir Kiroyu berlari pergi meninggalkan Oiri yang tak sadarkan diri....
...Tak lama Kiroyu berlari ia tak sengaja bertemu Rex dan Van berkelahi, terlihat tubuh Rex sudah di penuhi tusukan pisau yang banya. Sedangkan Van mendapat luka gores yang banyak," Aku jadi tak mengerti mereka berdua memang mengincar aku dan mafia itu tapi kenapa ?" pikir Kiroyu yang melihat pertarungan mereka dari semak....
..." Kau bukan manusia, kau ini apa ? padahal aku sudah menusuk semua bagian tapi kau... " ucap Van yang mulai curiga....
..." Heh... kau masih sanggup juga ya menahan serangan ku ya, nah bagai mana kalo kita mengobrol sebentar " ...
..." Aku tak peduli kau mau berkata apa tentang aku, membunuhmu disini akan meringankan sedikit penghalang tujuanku. Lagi pulak pencuri yang kau kejar itu sedang berhadapan dengan asistenku " jelas Rex....
..." Kau juga mengejar bocah itu ?" seru Van kaget....
..." Tidak.., kau salah yang ku incar darinya adalah barang yang ia curi " jawab Rex....
..." Barang curiannya??" pikir Van bingung....
..." Dia mencuri barang yang kuincar, aku sangat tak lihai melewati jebakan dan itu merepotkan. Tapi, aku yakin sekali dia mengambilnya " ucap Rex Menyeringai....
__ADS_1
...Dor ........
...Tiba-tiba Rex tumbang,ia tertembak dari belakang. Van terkejut seketika, " apa dia bukan manusia ?? luka tuduh mengerikan itu tak membunuhnya?? " seru Kiroyu....
..." Kenapa kau membantuku?" tanya Van....
..." Aku hanya ingin mengembalikan barang curianku, benda yang kucari palsu.Kau tak akan menangkapku bukan? kau berhutang pada ku " seru Kiroyu....
..." Kalau aku tak melepaskan mu ? bagaimana ? " tanya Van, " Tentu saja aku akan melarikan diri, kau juga tidak tau siapa aku " seru Kiroyu....
..." Yah baiklah, dia memang membuaku merinding. Ngomong-ngomong di mana asistennya? " tanya Van....
..." Dia pingsan " jawab Kiroyu sambil memberikan tak curiannya, Van langsung menerimanya dan memeriksa barang apa yang dimaksud Rex....
..." Ternyata kunci ini, aku heran bagaimana caranya kau bisa mengambil? tapi aku akan melepaskan mu " ucap Van....
..." Kunci apa itu ?" tanya Kiroyu," Ini kunci yang sangat mistis, aku sedang mengumpulkan ini untuk menghancurkannya.Kini aku tau tujuan orang ini datang kemari " jelas Van....
..." Menarik, memangnya apa itu " tanya Kiroyu,Van pun menjelaskan beberapa hal pada Kiroyu tak percaya bahwa Van memiliki tujuan baik, sebagai seorang mafia akan sangat aneh tak serakah dan sangat pengertian pada masyarakat....
...Van memiliki tujuan yang serupa dengan Shion hanya saja beda jalurnya, Shion hanya ingin membuat dunia lebih baik dan menghilangkannya penderita pad seorang tak bersalah.Serangakan Van ingin menghancurkannya karena ingin menyeimbangkan dunia dan persaingan gelapnya....
...Beda jalur, tapi memiliki makna yang hampir serupa....
..."Anggap saja aku melupakan ini, aku sudah membalas mu dengan melepaskan mu" jelas Van....
..." Sepakat " ucap Kiroyu pergi....
...Rex tiba-tiba bangkit dengan kaku, Kiroyu dan Van terkejut bukan main. " Dia hidup lagi???! padahal aku menembak tepat pada jantungnya ??!!!" seru Kiroyu yang sedikit panik....
..." Sudah ku duga dia bukan manusia " seru Van....
...Rex mengeluarkan sarung tangan dengan mata pisau yang tajam di ujung jarinya, dengan cepat Rex mengejar mereka seperti menerkap mangga....
...Mereka berdua mengambil ancang-ancang, Rex pun ingin menyerang Kiroyu. Van langsung menendang Rex hingga terpental jauh, " Kau menolongku? " seru Kiroyu....
..." Kita harus berkerja sama, dia ini moster" jelas Van, Kiroyu mengangguk setuju dengan itu....
...Tendangan itu membuat Rex menggila,ia malah menyerang secara membabi buta. Van terluka parah karena tak selincah Kiroyu mengelak, paha Van terkoyak ia tak bisa bergerak....
...Mereka berdua terpojok, Kiroyu di suruh pergi oleh Van. Tapi Kiroyu tak setuju,karena kesepakatan belum sesuai pembicaraan mereka....
...Kiroyu masih bertarung dengan lincah, tapi luka di perutnya membuat Kiroyu melambat. Ia pun terdorong di ujung tebing, Kiroyu melihat ada sungai dari bentuknya sungai nya lumayan dalam....
...Ia pun berniat melompat dengan membawa Van kesana, dan memberi bom pada Rex. Van yang sulit bergerak hanya bisa melihat pertarungan sengit Kiroyu....
...Di tengah pertarungan, Kiroyu menusuk kaki Rex dengan pisau sampai nancap ke tanah. Ia pun langsung menarik tubuh Van ke tebing, " Apa yang kau lakukan ???!!!" seru Van kaget....
...Rex terlepas dari pisau tersebut,ia langsung menyerang Kiroyu. Van di jatuhkan, dari kejauhan Kiroyu tercakar dan Van melihat wajah dari sang pencurian bulan purnama....
...Di saat itu juga Kiroyu mendorong Rex ke tengah, dengan cepat Kiroyu melempar granat ke Rex. ...
..." Kau menyelamatkan hidupku, wahai pencuri bulan purnama" ucap Van mulai tak sadarkan diri....
...🔑...
...Hah ...hah......
...Kiroyu berjalan dengan basah kuyup,ia berjalan menelusuri jalan yang sunyi. Tubuhnya kedinginan dan kesakitan, ia mulai pusing dan hampir kehilangan kesadarannya....
...Bruk......
...Kiroyu terjatuh, " Jika aku disini, polisi akan menekan ku " gumam Kiroyu....
..." Sepertinya kita bertemu di saat yang tak terduga ya, apa kau butuh bantuan ?" ucap Shion yang berdiri tepat di hadapan Kiroyu....
..." Kaukan ...." ...
__ADS_1