The Key World

The Key World
28 ~


__ADS_3

......... ...


..... ...


..." Kasihannya.. apakah sakit? " ucap pria tersebut jongkok dan menatap Caramel. ...


...Pria mulai menyentuh pipi Caramel dengan lembut, " sangat di sayangkan sekali harus membunuhmu ya " ucap pria tersebut. ...


..." Aku akan mati di sini, kak Shion tolong aku " pekik Caramel dalam hati. ...


..." Tidak ada salah nya menikmatinya sebelum membunuhnya kan? " ucap pria tersebut sambil menjilat sekitaran bibirnya. ...


..." Tidak... Jangan kumohon, jangan.. " pekik Caramel dalam hati, dia sama sekali tidak bisa bergerak. ...


...Pria ini pun tampa ragu langsung merobek pakaian Caramel, " tetaplah tenang tidak akan ada yang menolong mu, hanya ada kau dan aku saja di sini " ucap pria tersebut mulai meraba tubuh Caramel. ...


...Caramel mulai menangis bisu, ia sangat tidak ingin mati di lecehkan pria mengerikan ini. ...


..." Menangislah tidak akan ada yang mendengar mu, hiburlah diriku dengan tangisanmu " ucap pria tersebut. ...


...Caramel mulai menangis, air matanya penuh membasahi pipinya. Pria ini mulai meraba ke mana - mana, ini sangat menyiksa. ...


..." Kita lakukan pelan - pelan saja ya " ucap pria tersebut sambil tersenyum mengerikan. ...


..." Kak Shion tolong aku, tolong aku.. " jerit Caramel dalam hati. ...


..." Sudahlah menangis tidak ada gunanya, pasrahkan saja dirimu " ucapnya. ...


......... ...


...... ...


...Wuss.. Tek.. Bak... ...


...Seseorang menusuk dada pria ini, dan langsung ditendang dan mental beberapa jarak dari tubuh Caramel. ...


..." Siapa itu beraninya merusak kesenangan ku " seru pria itu kesal. ...


...Sek.. ...


..."Dasar bedebah sialan!!!! " seru Shion kembali menusuk perut pria tersebut. ...


...Buk.. ...


...Pria itu mendorong Shion menjauh darinya, "kenapa kau ada di sini bukannya, kau.. " ucap pria tersebut yang sedikit gemetar melihat tubuh Shion penuh dengan darah. ...


..." Kenapa? apa kau mencari teman mu, apa ini yang kau cari ? " ucap Shion menunjukkan kepala rekannya. ...


..."Beraninya kau.. " seru pria itu. ...


..." Seharusnya aku yang berkata begitu " ucap Shion melempar kepala tersebut, " seharusnya aku yang bilang, beraninya kau menyentuh temanku sampai seperti ini dasar bedebah sialan!!!!! " teriak Shion langsung mencabik - cabik tubuh pria ini dengan belati nya tampa ampun. ...


...Tak lama berselang, pria ini mati secara mengenaskan, kali ini Shion sungguh terbawa emosi dan tampa segan - segan nya mencabik pria ini tampa ampun. ...


...Shion pun menghampiri Caramel, Shionpun melepaskan jaketnya yang penuh noda berdarah. Shion memakai baju dua lapis, ia membuka lapisan bajunya yang pertama dan memakaikan bajunya pada Caramel. ...


...Caramel menangis bisu, Shion pun memeluknya. "jangan khawatir kakak ada disini " ucap Shion yang merasa bersalah meninggalkan Caramel sendirian. ...


..." Ak.. u takut se...kali. . kak. . " ucap Caramel terbata - bata. ...


..." Jangan khawatir, kau aman sekarang.. mari kita pulang " ucap Shion sambil merapikan pakaian dan menutup tubuh Caramel dengan baju dan syal miliknya. ...


...Shion pun menggendong Caramel, dan membawanya keluar menelusuri lorong yang gelap dan sunyi itu. ...


...Hujan pun berhenti, cahaya matahari begitu cerah menyinari. ...


...Tubuh Caramel mulai membaik, ia mulai bisa menggerakkan jari tangan dan kepalanya. Caramel pun memeluk Shion dengan erat, " jangan khawatir kita akan pulang sekarang, manusia sialan itu tak akan mengganggumu lagi "ucap Shion. ...


..." Terima kasih kakak, terimakasih sudah menolongku" ucap Caramel masih menangis ketakutan. ...

__ADS_1


..." Sama - sama, maaf aku sedikit terlambat "ucap Shion. ...


..." Yang penting kakak datang saja aku sudah senang kok " ucap Caramel tersenyum tipis. ...


...🔑...


...Sampailah di rumah Shion, suasana tampak gempar. " Tuan apa anda... Melakukan, anu.. anu.. " ucap Alice yang terkejut melihat tuannya pulang dengan menggendong Caramel pulang, ditambah Caramel tak memakai pakaian sebelumnya dan malah memakai pakaian Shion. ...


..." Heh! jangan salah paham, dasar payah! " seru Shion. ...


...Shion pun menjelaskan apa yang terjadi supaya tidak terjadi kesalahpahaman, Alice dan Owner pun mengerti kenapa mereka pulang seperti ini. ...


...Darah pada jaket Shion, sudah ia bilas dekat air sungai mengalir. Itulah mengapa ini menjadi salah paham, akibat dari pertarungan itu Shion mendapat luka tambahan dan Caramel hanya mendapat luka memar saja. ...


..." Tuan lebih baik istirahat dulu " ucap Alice. ...


..." Tidak, aku akan dulu ruang tamu.. kau bawalah Caramel beristirahat di kamar mu dan jaga dia, gadis ini habis terkena sengatan listrik " ucap Shion. ...


..." Baik tuan " jawab Alice langsung membawa Caramel ke kamarnya, Owner pun membantu mengobati luka Shion. ...


..." Rex hanya memberi peringatan kecil, dia tau aku pasti bisa menghabisi kedua orang itu.Ini salah ku, meninggalkan Caramel " ucap Shion. ...


..." Tuan sudah berusaha, jangan menyalahkan diri anda " ucap Owner. ...


..." Yah.. " jawab Shion. ...


...Ting.. Tong.. ...


..." Ada orang tuan, biar kan aku membuka pintunya " ucap Owner, " jangan, biar aku saja " ucap Shion berjalan menuju pintu. ...


...Shionpun melihat dari lubang pintu, ia melihat Lia di depan pintu. ...


..." Kenapa gadis ini datang di saat seperti ini? " seru Shion. ...


... "Owner , pergi kebelakang dan jangan keluar kecuali aku memanggil mu dan beri tau Alice jangan keluar sebelum aku memanggil kalian berdua " ucap Shion. ...


...Clik.. ...


...Shion pun membuka pintu, " Shion bagaimana keadaan mu? " tanya Lia, " aku baik - baik saja, ada perlu apa? " tanya Shion. ...


..." Aku hanya ingin manpir dan memberikan mu ini " ucap Lia m ngulur kan sebuah kotak ke Shion. ...


..." Apa ini? " tanya Shion, " aku membuatkan mu kue coklat, ku harap kau menyukainya " ucap Lia malu. ...


..." Masuklah kita makan bersama saja " ucap Shion, merasa tak enak mengusir Lia. ...


...Lia pun duduk di ruang tamu, sedangkan Shion berjalan menuju dapur dan mengambil piring.Kue coklat pun di taruk ke piring, Shionpun mulai mencicipi kue nya. ...


..." Apakah tidak enak? " ucap Lia yang khawatir dengan kue buatannya itu, " enak, enak kok" ucap Shion menghabiskan sepotong kue yang ia pegang. ...


..." Ini enak, kau juga harus mencobanya " ucap Shion, " baik " ucap Lia mengambil sepotong kue coklat. ...


..." Aku senang kau menyukainya " ucap Lia. ...


...Owner mengintip dari balik dinding, " bukan itu nona kecil? " pikir Owner. ...


..." Sebentar ya, aku akan buatkan minum dulu ya " ucap Shion berdiri dari Sofa. ...


..." Baik " jawab Lia sambil menikmati kue coklat. ...


...Shion pun membuat coklat panas, " tuan, bukankah gadis itu.. " ucap Owner yang tiba - tiba muncul. ...


..." Bukankan aku sudah bilang padamu, jangan keluar sampai aku memanggil mu" ucap Shion. ...


..." Maafkan saya tuan, saya salah telah lancang. Tapi, bukankah dia adalah nona Alita "ucap Owner. ...


..." Dia memang Alita, tapi dia lupa ingatan pada saat kejadian itu. Dan dia hanya mengingat aku saja, dia bilang ingatan kabur "...


..." Aku sudah bilang tidak perlu mengingat nya dengan jelas, sekarang namanya adalah Lia. Dia sudah memiliki kehidupan yang baik "jelas Shion. ...

__ADS_1


..." Saya ingin sekali bertemu dengannya, tapi saya rasa itu mustahil nona Alita pasti tidak mengingat saya " ucap Owner sedikit sedih. ...


..." Apa kau yakin? " tanya Shion. ...


..." Saya yakin tuan " jawab Owner pamit dan langsung pergi. ...


...Shion pun datang menghampiri Lia dengan membawa dua cangkir besar berisi coklat panas, "coklat panasnya sudah siap " ucap Shion. ...


..." Wah... coklat panas, ini pasti enak " ucap Lia....


...Mereka berdua pun saling menikmati coklat panas nya masing-masing, dan di lengkapi kue coklat yang lembut. ...


..." Kau sangat berbakat, kue ini masak dengan sempurna " ucap Shion. ...


..." Jika kamu mau, aku akan membuatkan mu banyak kue dan makanan lainnya. Aku yakin kau akan sangat menyukainya " ucap Lia. ...


..." Iya, baiklah " jawab Shion. ...


...Tak lama kemudian, Lia pun pamit untuk pulang. "Baiklah, aku pamit dulu ya Shion " ucap Lia, " Berhati-hatilah di jalan, terimakasih untuk kue nya " ucap Shion melihat Lia keluar pintu. ...


..."Ya, kapan - kapan ku buatkan lagi untukmu " ucap Lia pergi. ...


...Shion pun menutup pintu, " hah, selesai juga.. tubuh sakit kali duduk terlalu lama " ucap Shion sambil menggerakkan bahu nya. ...


...Sedangkan Lia yang berada di balik pintu, begitu malu di campuri perasaan senang. Mereka sama - sama meyandarkan tubuh mereka di pintu, "aku sangat senang Shion menyukai kuenya " ucap Lia dalam hati, di sebalik pintu " kuenya memang enak, ini mengingatkan ku pada kue buatan kakaak " ucap Shion dalam hati. ...


...Mereka saling berkata - kata dalam hati, tapi mereka tak menyadari bahwa mereka saling menyandar pada satu pintu. ...


...Menurut kalian apakah mereka akan berjodoh di masa akan datang? Siapa yang tau? ...


...🔑...


...Seminggu telah berlalu, suasana tampak ramai memenuhi halaman sekolah. Begitu banyak siswa-siswi berjalan menuju kelasnya masing-masing, Shion sudah kembali pulih. ...


...Ia mulai bersekolah kembali, " pagi kawan " sapa Nata pada Shion, " tumben sekali kau mau menyapaku? " seru Shion. ...


..." Apa salah nya? Aku hanya ingin menyapa saja " ucap Nata, " pagi juga "jawab Shion. ...


... " Widih, kau akhirnya datang Shion " seru Nori menghampiri Shion. ...


..." Pagi " sapa Shion. ...


..." Pagi juga, kebetulan Armord juga datang ni " seru Nori. ...


...Mereka bertiga punya masuk kedalam kelas, Armord sedang berbincang ringan dengan Shaki. " Hai Shion, bagaimana keadaan mu sekarang? apa sudah lebih baik? " tanya Armord. ...


..." Aku sudah baikan, bagaimana kabar mu? " tanya Shion. ...


..." Lumayan baik dan buruk " jawab Armord. ...


..." Apa ada masalah? " tanya Shion. ...


..." Dia hanya bingung memikirkan adiknya, aku sedang membantunya tentang masalah keuangan " jelas Shaki. ...


..." Adikku masih belum bisa menerima kenyataan, jadi masih mencari jalan keluar untuk masalah ini " ucap Armord. ...


..." Jika butuh bantuan katakan saja " ucap Shion. ...


...Setiap kesulitan pasti ada jalannya, tolong menolong sesama. Itulah gunanya teman, saling menolong ketika temannya susah. ...


...Permainan sesungguhnya akan di mulai, bahaya apa yang akan menghampiri mereka? apa mereka bisa bertahan sampai akhir? siapa yang tau masa depan? ...


.......... ...


......... ...


...... ...


... ...

__ADS_1


__ADS_2