The Key World

The Key World
18 ~ Mari lupakan semuanya


__ADS_3

...Shion pun berjalan keluar dari rumah tua lusuh tersebut, ia pun pergi setelah mengambil beberapa barang....


..." Baiklah kita lupakan saja semuanya " ucap Shion, ia pun meninggalkan kota Shine untuk selamanya....


..........


........


...Disisi lain, Nori dan Shaki terkejut mendengar penjelasan Armord. " Kau pasti bercanda? "seru Nori kaget, " ini beneran " ucap Armord lemas. Shaki pun merangkul bahu Armord, "jangan khawatir Armord, kami akan selalu ada bersama mu jika ada sesuatu katakan saja " ucap Shaki sedih....


..." Baiklah kali ini aku akan menanyakan pada Shion, apakah dia ada kaitan dengan ini " seru Nori tegas, " kau jangan asal menuduh, mentang - mentang dia memiliki rumor buruk. Kau jangan asal menuduh, ingat dia itu teman kita ... " jelas Shaki....


..." Tapikan.. " keluh Nori sedikit kesal....


..." Jangan berkata begitu, Shion lah yang menjaga ku selama aku sakit dan dia tak seperti yang kukira. Dia adalah teman yang baik.. " jelas Armord....


..." Jika kau sangat percaya padanya, aku akan percaya juga padamu " ucap Nori yang Merasa bersalah telah menilai Shion dengan buruk....


..." Karna aku sangat percaya padanya " ucap Armord pada Nori dan Shaki....


...🔑...


...Keesokan harinya......


...Seperti biasa, suasana sangat ramai memenuhi kelas 1 E. Armord dan teman - temannya sedang asyik bercerita, masuklah Shion....


...Seketika kelas menjadi sunyi, murid - murid memandangi Shion dengan sinis. Setelah Shion duduk di bangkunya, murid - murid yang lainpun kembali berbincang dan menghiraukan Shion....


..." Pagi Shion " sapa Nori sambil tersenyum....


..."Tumben, dia menyapaku " pikir Shion, "pagi" jawab Shion....


..." Shion kau kemana semalam, kenapa tidak datang? " tanya Shaki, " hanya urusan biasa " jawab Shion....


..." Oh ya aku baru ingat, aku dapat kupon gratis 12 voucher gratis makan. Apa kalian tertarik untuk ikut? " tanya Nori, Shion menggelengkan kepalanya....


..." Sepertinya aku lagi nggak mood untuk ke sana " ucap Armord....


..." Ya baiklah, aku akan memberikan voucher ini pada orang lain saja deh " ucap Nori....


..." Gini ajalah gimana kalo kita makan bareng di rumah Shion saja? " usul Shaki, " lah emang lu bisa masak? " tanya Nori sinis....


..." Nggak sih, kita akan bawa temen yang lain juga mana tau ada yang lebih hendelkan " ucap Shaki memberi sambil memberi kode....


..." Kau pasti ikut bukan Shion " ucap Nori....


..." Ya, tentu " jawab Shion....


...Jam istirahat kemudian, Shion dan yang lain sedang berjalan menelusuri lorong. Mereka hendak pergi ke kantin bersama - sama, tapi seseorang menghadang mereka....


..." Apa kau yang bernama Shion " seru nya dengan kesal, " ada perlu apa kau dengan Shion? " ucap Shaki yang menatap orang tersebut dengan tatapan tidak senang....


...Ternyata orang yang menghalangi mereka adalah Jay, dia adalah murid terbandel dan berbahaya di sekolah yang selalu membully murid - murid lain. Bahkan para dewan sekolah tak ada yang berani Padanya....


...Kebetulan Haruka dan Lia sedang berjalan menuju kantin dan melihat kejadian tersebut, " Lia bukan kah itu Jay yang kemarin nembak kamu itu " seru Haruka....


..." Hey Shion, jangan dekat - dekat kau dengan Lia " ucapnya dengan bangga, " memang nya ada kaitan apa diriku dengan gadis itu " ucap Shion dengan muka tak bersalah....


..." Oh tidak, Shion akan dalam bahaya karna aku " ucap Lia khawatir, " dia sangat egois, mau bagaimanapun Lia sudah terpanah oleh Shion. Aku saja tidak menduganya.. " ucap Haruka melirik ke Lia....


..." Jangan seperti itu Haruka, sekarang bagaimana? Shion akan terluka karna aku.. aku tak ingin dia membenci ku " ucap Lia sedih....


..." Memang nya siapa yang bisa melawan Jay? " ucap Haruka....


..." Aku tidak ingin dia terluka " ucap Lia dengan sedih....


...Jay tak sengaja melihat Lia dari kejauhan, " Lia kenapa kau ingin memilih pria seperti ini " serunya dengan lantang....


...Suasana pun menjadi ramai, murid - murid yang lain mulai ramai memenuhi lorong kelas. Mereka pun mulai saling berbisik, walau kedua pihak sama - sama tak memiliki reputasi yang baik. Tapi tetap saja reputasi Shion lah yang lebih buruk dari pada Jay....


..." Aku tak ingin cari masalah dengan mu " ucap Shion dingin....


..." Mari kita bertanding, memperebutkan gadis ini " seru Jay dengan nada tinggi....

__ADS_1


..." Memperbutkannya? kau pasti bercanda " ucap Shion....


..." Memang nya apa yang lucu? " seru Jay yang tidak senang dengan perkataan Shion....


..." Apa kau pikir dia itu benda yang hendak kau tawar harga? dia itu memiliki hati, jangan sembarangan memaksa kehendak seseorang " jelas Shion....


..." Kau ini... " keluh Jay kesal....


..." Shion kau sangat keren " ucap Lia dalam hati dengan muka yang memerah, tapi Jay tak bisa menerima pernyataan Shion dan ingin menumbuk Shion....


...Shaki pun menghalang Jay, " kau mau apa Shion kan tidak ingin melawan mu, apa kau masih ingin menghajar nya? " seru Shaki....


..." Aku tak bisa menerima ini, dasar bedebah!!! " seru Jay dengan kesal dan langsung menumbuk Shaki. Dengan cepat Shion langsung menangkis serangan Jay....


..." Gilak dia berniat membunuhmu Shaki! " seru Nori panik....


..." Jika serangan itu kenak, entah apa yang akan terjadi pada ku " pikir Shaki merasa berhutang budi pada Shion....


..." Apa kau ingin menghajar temanku juga? " tanya Shion dengan muka kesal, " aku tak ingin cari masalah dengan mu " sambung Shion....


..." Memangnya kau mau apa? "seru Jay menantang dan mendekati Shion perlahan sambil melotot....


...Plak~...


...Jay menampar Shion dengan kuat, dan membuat pipi Shion bengkak. " Dasar bedebah, beraninya kau! " seru Nori kesal, " dasar banyak cakap, lemah " seru Jay dengan sinis di sertai tertawa yang sangat menjengkelkan....


...Shion masih sabar menghadapinya, tapi murid - murid yang lain malah berteriak " KELAHI " mereka berteriak dengan keras, " apa Kau akan diam saja?" tanya Jay....


..." Ni orang cari masalah sama orang yang salah, kalo tanganmu patah para OSIS tak akan bertanggung loh " ucap Armord dalam hati....


..." Hentikan!! "...


...Lia pun berdiri di antara mereka, " Jay hentikan ini, ku mohon.. " mohon Lia sambil menundukkan kepalanya, " kau ingin aku mengampuninya, jika ingin jadilah pacarku " seru Jay....


..." Aku.. " ucap Lia ragu dan takut....


...Plak~...


...Haruka langsung menampar Jay, " dasar pria bedebah " seru Haruka kesal. Jay kaget begitu juga murid yang lain, baru kali ini ada orang yang berani menampar Jay....


...Haruka pun mulai mundur selangkah, ia pun mundur sambil melindungi sahabatnya itu....


..." Haruka kenapa kau melakukan itu? " tanya Lia....


..." Aku tak rela teman ku di perlakukan seperti itu " ucap Haruka sambil tersenyum kepada Lia....


...Murid - murid yang lain mulai menjaga jarak yang sangat jauh, melihat muka Jay yang di penuhi amarah tidak ada siapapun yang berani mendekat....


..." argh.. aku mulai muak ini lama sekali berakhir " keluh Shion, Jay langsung melototi Shion....


^^^" Apa kau akan menampar seorang wanita? " tanya Shion setelah melihat Haruka menampar Jay, " Lia.. Haruka mundurlah " ucap Shion, Lia dan Haruka pun mundur dan berdiri dekat Armord dan lainnya.^^^


..." Kau ingin jadi jagoan " ucap nya yang sudah di penuhi amarah....


..." Sepertinya,, dia suka taruhan.. dasar bodoh, orang bodoh tetaplah bodoh " ucap Shion tersenyum tipis....


..." Bagaimana kita bertaruh, kalo kau kalah dia akan jadi milikku " ucap Jay....


..." Sudah ku duga.. " ucap Shion dalam hati, " kalo kalah? " tanya Shion....


..." Seterah padamu " ucapnya....


..." Kalo kau kalah, berhentilah membully murid - murid lain dan jadilah murid yang patuh. Bagaimana? " tanya Shion....


...Murid - murid yang lain sontak terkejut dengan apa yang dikatakan oleh Shion, mereka pun mulai berbisik satu sama lain....


..."Cih.. itu kalo kau menang " ucap Jay kesal dengan permintaan Shion....


..." Baiklah sepakat ya " ucap Shion " ku pastikan kau akan trauma setelah berhadapan ku, aku bosan harus berhadapan terus denganmu di kemudian hari lagi " pikir Shion....


...Jay langsung menyerang Shion, dan langsung di tangkis oleh Shion dengan sigap. Pertarungan sengit pun terjadi di antara mereka berdua, kelihatannya para murid - murid berharap banyak pada Shion....


...Jay pun berhasil melukai dahi Shion, Jay tertawa puas dan membuat Shion muak. Dengan cepat menyapu bagian kaki Jay dan membuatnya terjatuh, " baiklah Jay kita akhiri saja ini " seru Shion sambil berdiri dan mengulurkan tangannya ia hendak membantu Jay untuk bangkit....

__ADS_1


...Entah apa yang merasuki Jay, ia sangat beruntung Shion tak berniat melukainya. Tapi Jay sangat ingin menjatuhkan Shion, " hentikan! " terdengar teriakan seseorang dari jauh....


...Datanglah seseorang menghampiri Shion dan Jay, " berhentilah berkelahi atau kalian akan menghadapi kepala sekolah " serunya, ternyata ia adalah Fire. Ia merupakan ketua dari organisasi OSIS, yang mana Shaki dan Armord juga termasuk kedalam anggota tersebut....


..." Kau wakil, kenapa kau tak menghentikan mereka? " tanya Fire dengan tegas, Shaki menunduk dan berkata" maaf ini salah ku ketua " ucapnya malu....


..." Beresek kau!! " bentak Jay, langsung menumbuk perut Fire dan membuatnya terlempar....


...Brak~...


...Tubuh Fire tergantung hingga mengenai salah satu pintu kelas, " ketua kau baik - baik saja? " tanya Shaki yang langsung menghampiri Fire, " kurasa tulang bahuku patah... " keluh nya menahan sakit....


...Murid - murid mulai panik, biasanya Fire lah yang selalu mengatasi masalah Jay ini. Tapi kali ini Jay kehilangan kendali, beberapa murid pun mencoba memanggil kan guru....


..." Kau hanya selalu mencampuri urusanku, aku mulai muak " ucap Jay dengan penuh kebencian....


...Shaki berdiri dan berusaha menghalang Jay, " sudah hentikan tindakanmu ini sudah keterlaluan Jay " seru Shaki....


..." Shion kau baik - baik saja?" tanya Armord menghampiri Shion, " aku baik - baik saja " ucap nya ....


..." Kau rasa dia harus segera di tenangkan " ucap Shion, " ya kau benar, dia memang sudah keterlaluan " jawab Armord....


..." Baiklah.. "...


...Shion pun berdiri dan hendak menghampiri Jay, "kau mau kemana Shion? " seru Armord. Di saat Shion ingin menghampiri Jay, disitulah Jay ingin menumbuk Shaki....


..." Jay, mari kita selesaikan saja masalah ini sekarang " jelas Shion....


...Jay pun menghentikan tangannya yang hendak menumbuk muka Shaki, " kemarilah!!! " teriak nya....


..." Tapi jangan sampai kau menyesalinya " ucap Shion....


...Mereka pun kembali bertarung, tapi kali ini Shion akan langsung mengahirinya.Shion pun langsung menarik dan memutarkan tangan Jay ke belakang, tampa ragu Shion langsung mematahkan tangannya Jay sebelah kiri....


...< Tak >...


...Jay menjerit kesakitan di sertai air mata yang bergelimang, kini ia tak bisa bangkit lagi hanya bisa terbaring sambil menahan sakit tangannya tersebut....


..." Shion ?! kau pasti sudah gila, kau mematahkan tangannya " seru Nori....


..."Yah.. sebenarnya memang gila, tapi tak ada pilihan lain. Hanya ini yang kupikirkan untuk melumpuhkan nya, apa kau mau dia melukai murid yang lain? siapa yang akan bertanggung jawab? " tanya Shion....


..."Ya Shion benar, ini demi murid-murid yang lain juga " sambung Armord....


..." Lagian dia melukai Fire dengan parah, tulang bahunya patah " jelas Shaki yang sedang menggendong Fire....


...Setelah itu guru - guru pun datang, masalah ini pun akan di selesaikan di ruang kepala sekolah....


...Ternyata Jay terlalu banyak menggunakan narkoba, ini menjelaskan kenapa ia bisa kehilangan kendali yang luar biasa....


...Pihak sekolah pun mengeluarkan Jay secara tidak hormat, karna banyak saksi dan dukungan. Shion pun tidak di nyatakan bersalah hanya akan mendapat score selama 3 hari....


...Pada akhirnya rumor buruk Shion berbalik, kini ia tidak pernah di bicarakan lagi. Walau ada beberapa pihak yang masih meragukan dirinya, al hasil sekolah pun kembali seperti biasa dengan suasana yang sedikit berbeda....


...🔑...


...Pada malam harinya, Shaki mengajak teman-temannya untuk makan malam bersama di rumahnya. Di karnakan kedua orang tuanya sedang berada diluar kota, suasana tampak ramai dan menyenangkan....


..." Nah bagaimana keadaan Fire? " tanya Nori....


..." Ya begitulah setelah aku mengantarnya, aku menunggu beberapa saat.. kata dokter ia mengalami patah tulang di bagian bahu dan itu butuh waktu lama untuk sembuh " jelas Shaki sambil menyantap makanannya....


..." Aku benci sekali melihat murid kelas 2 mereka malah ingin Shion di keluarkan, padahal jika Shion tak ada mungkin lebih banyak korban yang terluka parah " keluh Haruka....


..." Ya, walaupun begitu dia cukup beruntung Fire membelanya. Jadi hanya mendapat score, bukan kah itu cukup beruntung? " seru Shaki....


..." Yang penting jangan terlalu di pikiran, lupakan saja yang terjadi hari ini " ucap Nori pada Shion. ...


..." Lupakan? yah benar juga aku harus melupakan nya.. membuang jauh - jauh masa lalu ini " pikir Shion yang memahimi dengan dalam perkataan Nori. ...


...Yaitu " melupakan "... ...


...Benar juga, lebih baik Shion lupakan masa lalu ini.. sekarang dia harus menjalani kehidupan yang lebih baik sesuai harapan kakaknya. ...

__ADS_1


...Tapi apa kau yakin Shion ingin mengabaikan semuanya?, apa kau tau apa yang akan terjadi selanjutnya?apa semua kan baik - baik saja. ...


...Ya berharap saja... [ _ ]...


__ADS_2