
...Seperti biasa, suasana kelas 1 - E ramai seperti biasanya.Di penuhi canda dan tawa, hari ini guru rapat. Banyak sekali anak - anak berkeliaran kemana - mana, kesempatan itu sangat bagus di gunakan untuk bolos atau semacamnya....
..." Hey Armord kenapa kau sangat lemas, apa kau sakit? " tanya Nori khawatir," aku hanya lelah " jawab Armord yang membaringkan kepalanya di atas meja....
..." Memangnya apa yang kau lakukan semalam sampai kecapean seperti itu? " tanya Nori, "semalam sih main game, tapi setelah selesai ibuku pergi tugas malam dan tidak kembali sampai besok.. dan akhirnya aku menyiapkan berbagai macam hal untuk Michi " jelas Armord....
..." Apa kah seletih itu? " tanya Nori merasa kasihan pada sahabatnya itu, " apa yang akan kau lakukan lagi selepas pulang? " tanya Shion....
..." Rencananya sih mau ke kantor polisi pusat, tapi Michi nya yang bikin susah " keluh Armord....
..."Gimana kami bantu jaga adik mu itu " usul Nori, "serius? " tanya Armord "tentu saja,.. ya kan Shion " seru Nori melirik ke Shion....
..." Lah jangan bawak - bawak aku " seru Shion membalas tatapan Nori, " bantu lah aku, aku nggak pande dekat sama Michi.. lagian tu bocil banyak kali minta nya tolong aku ya.. " bisik Nori memohon....
..." iyalah.. " ucap Shion pasrah....
..." Makasih ya, kalian memang teman terbaik. Bentar nya, setelah tu langsung balek aku " jelas Armord....
..." Oke " seru Nori, " hmmmm... kali ini aku berhutang budi pada mu Shion " ucap Nori dalam hati....
..............
.........
...Sepulang sekolah kemudian, mereka bertiga pun sudah berada di rumah Armord....
..." Asyik ada kakak Shion " seru Michi memeluk Shion, " lah aku nggak di anggap ni? " seru Nori dengan sedih....
..." Nah Michi , kakak pergi sebentar ya.. " seru Armord, " oke kakak, asalkan kak Shion mau disini " seru Michi senang " lah aku beneran nggak di anggap ni? " ucap Nori sedih....
..." Uda kayak kakak mu aja, kan aku kakak mu " seru Armord, " hehe candanya kakak " ucap Michi bergurau....
..." Huhu Hu ini beneran nih aku nggak di anggap sama sekali " keluh Nori yang sudah seperti patung bagi mereka bertiga....
...🔑...
...Di kantor polisi, suasana tampak ramai. Orang - orang sibuk dengan pekerjaannya masing - masing. Armord mulai menelusuri ke dalam, ia hendak mencari Kim ibunya, " adik Armord, sedang apa disini? " tanya Mayu....
..." Hai petugas Mayu, saya kemari ini bertemu dengan ibu. Apa ibu ada? " tanya Armord....
..."Senior ada di ruangan pusat, mari saya antar " ucap Mayu dengan lembut....
..."Ngomong - ngomong kakak Mayu, ada apa ribut - ribut disini? apa ada masalah yang sangat serius? " tanya Armord....
..." Bukan apa - apa kok, hanya maslah biasa " jawab Mayu....
...Saat sampai di ruangan pusat, Armord mendapati ibunya terbaring lemas di atas meja. " ibu apa kau baik - baik saja?" tanya Armord khawatir....
..." Sayang apa yang kamu lakukan disini? "tanya Kim sambil bangkit dari tempat dududknya, " ibu kau terlihat sangat kelelahan, apa ibu sudah makan? " tanya Armord lembut mendekati ibunya....
..."Sudah kok " jawab Kim....
..."Ibu jangan berbohong, aku tau ibu belum makan " seru Armord memberikan kotak makan....
..." Susah sekali ya, setiap ibu berbohong selalu saja ketahuan " ucap Kim, ia sedikit sedih mengingat suaminya yang sangat mirip dengan Armord....
..." Kapan ibu kan akan pulang? " tanya Armord....
..." Ibu belum tau mungkin, minggu besok " ucapnya sedih....
..." Baiklah aku mengerti, aku akan menjaga Michi selama ibu tak dirumah. Tapi berjanjilah ibu akan selalu menjaga kesehatan ya, jangan sampai ibu sakit " jelas Armord....
..."Baik sayang, ibu berjanji " ucap Kim tersenyum....
..." Seperti aku tidak bisa mampir lagi ya besok? " tanya Armord....
..." Ya begitulah dik, kami mulai sibuk belakangan ini " jelas Mayu....
..." Baiklah bukan masalah, ibu jaga diri ya. Aku pulang dulu " ucap Armord....
...< Set>...
...Kim dengan tiba - tiba memeluk Armord, "ada apa ibu? " tanya Armord yang terkejut mendapatkan pelukan ibunya itu....
..." Bukan apa - apa, pulang lah dan hati - hati ya " jawab Kim....
...............
..........
........
...Setelah Armord pergi Kim mulai mengeluarkan air matanya perlahan, " ada apa senior? "tanya Mayu khawatir. " Bukan apa - apa, hanya saja.. aku tak ingin dia pergi " jawab Kim menghapus air matanya....
...< Krek >...
..." Aku kembali " ucap Armord membuka pintu rumah, " selamat datang " sambut Shion. " Mana yang lain? " tanya Armord....
..." Mereka tertidur, ngomong - ngomong aku sudah memasakkan makan malam. Kau pasti lelah bukan? " seru Shion....
..." Terima kasih banyak teman " ucap Armord tersenyum, " bukan masalah " jawab Shion....
..." bagaimana, kali kalian makan disini saja? kau tak keberatan kan? " tanya Armord, " ya tentu, ibu mu belum pulang kah? " tanya Shion....
..." Dia masih sibuk " jawab Armord....
..." Baiklah kali begitu, aku akan membangunkan mereka dulu " ucap Shion....
..."Kurasa aku kelamaan pergi dan membuat Shion kesusahan, kau memang teman yang baik Shion " ucap Armord dalam hati....
...Mereka pun makan malam, suasana tampak ramai dan menyenangkan....
...🔑...
...Beberapa minggu pun telah berlalu, pada suatu malam Shion merasakan sebuah panggilan dari kakaknya untuk terkhir kalinya....
..." Kalo ku hitung uda hampir sebulan ibu Armord tak kunjung pulang " pikir Shion....
...Sunyi seperti biasanya, Shion makan malam seorang diri. " Lagian besok minggu, mau ngapain enaknya " pikir Shion....
__ADS_1
..." Andai saja aku bisa memutar waktu, aku pasti ingin mencegah kejadian itu "ucap Shion dalam hati dengan menggenggam sendok dan gapunya dengan erat....
...Ia pun, selesai makan dan langsung menuju ruang tamu. Seperti biasa Shion akan menonton sampai larut, " mungkin hari ini aku menonton saja ya " pikir Shion yang bingung ingin melakukan apa....
...Beberapa menit berlalu......
..." Shion.. "...
..." Maafkan kakak.. "...
..." Jaga dirimu, jangan sampai dia... "...
...Seketika itu Shion membuka matanya, ia bangun dengan keringat dingin yang luar biasa....
..." Argh.. cuman mimpi ternyata, kenapa sih aku selalu bermimpi anak belakangan ini " kesal Shion....
..." Ku rasa cukup menontonya, aku akan langsung tidur saja " pikir Shion langsung menuju ke kamar....
...Shion tak tau, bahwasannya kakaknya ingin memperingati Shion. Akan terjadi sesuatu yang tak terduga, tapi sayang Shion tak mengetahuinya....
...Disisi lain Armord mulai merasakan firasat yang buruk, " firasat apa ini, kenapa aku begitu ketakutan. Ini sudah hampir sebulan ibu tak pulang, apa aku pergi melihat saja ya " pikir Armord ragu....
...Armord beranjak dan mengintip adiknya, " dia sudah tidur ternyata, baiklah aku pergi saja sekarang " ucap Armord mulai bersikap - siap mengganti pakaian nya....
................
...........
........
...Saat ini tepat jam 12 malam, terjadi sebuah penyerangan yang mengerikan. Para kepolisian sedang berupa yah menangani nya, warga sekitar sana hanya bisa bersembunyi dan tak ingin terlihat....
...Penyerangan ini di lakukan secara membabi buta para kepolisian dengan asap, suasana mulai mencekang....
..." Apa harus kita lakukan Komandan " tanya Kim....
..." Tetap bertahan dan lakukan penyerangan balik sebisa mungkin " perintah Komandan....
..." Siap laksanakan " jawab mereka serentak....
...Asap yang menyelimuti ruangan pun mulai menghilang secara perlahan, " penglihatan sudah membaik, cepat cari target " perintah Komandan....
..." Baik "...
...Tiba - tiba masuk lah seseorang ke dalam pintu masuk kantor kepolisian, " good night " ucap nya....
..." Siapa kau? " seru Komandan....
..." Ssstt.. aku datang menjemput nyawa kalian semua" ucapnya sambil tersenyum mengerikan....
...Pria tersebut mengenakan topik sebelah muka, " aku akan tanya kan satu hal sebelum itu, dimana kunci yang kalian bawa beberapa minggu lalu "ucapnya....
..." Apa yang ia bicarakan " pikir Mayu, yang sama sekali tidak tau apa - apa....
..." Jangan - jangan.. rumor itu benar para kriminalitas sedang memburu benda pusaka tersebut, kukira itu hanya rumor biasa. Tak disangka ada kriminal yang senekat ini datang ke markas pusat " pikir komandan yang sudah tau tujuan kriminal tersebut....
..." Kunci? apa jangan kunci yang aku kirim dengan Key ke tempat pengamanan " pikir Kim kaget....
...Para anggota kepolisian sedang mengambil posisi untuk menyerang balik, " ya sudahlah kalo tidak ada jawaban bukan masalah buatku, rata kan mereka semua " teriaknya sambil berjalan keluar dengan santai....
...< Dor .... dor... dor.... >...
...Peperangan pun antara dua pihak pun tak terelakkan, banyak sekali pertumpahan darah disana....
...Begitu banyak sekali mayat yang begeletak, mereka mati secara teragis....
..." Apa masih ada yang hidup? "tanya pria itu mengecek keadaan dari kejauhan....
..." Petugas Kim.. lebih baik kau lagi dan selamatkan nyawa mu.. "ucap Komandan dengan mulut yang bergetar - getar....
..." Komandan! apa anda baik - baik saja????!!! " seru Kim yang hanya bisa melihat dari jarang tertentu....
..." Pergilah Kim, aku hanya tak ingin anak mu khawatir jika kau telah tiada.. apa lagi sudah lama kau tidak pulang ... " ucap Komandan dengan nafas yang sesak....
..."Tapi bagaimana dengan anda? " tanya Kim....
..." Kau begitu baik petugas Kim, aku sudah tak terselamatkan lagi.. " ucapnya yang mulai kehilangan kesadarannya....
...Kim akhirnya memutuskan untuk pergi dan membawa Mayu yang masih terselamatkan dari yang lain, yang hanya mendapatkan luka ringan....
..." Mayu ayok kita pergi memanggil bantuan " ajak Kim....
..." Senior, aku sangat takut " ucap Mayu gemetaran....
..." Tidak apa - apa Mayu, senior ada disini bersama mu. Ayok cepat kita pergi kita, kita akan lewat pintu belakang, kau duluan ayok cepat " seru Kim....
..." Baik senior " seru Mayu menganggukkan kepala....
..." Wah wah.. ternyata kau masih hidup? petugas Kim " seru seseorang dari belakang....
...< Srekkk.. >...
...Belum sempat Kim menoleh ke belakang, ia tertusuk oleh pedang. " Senior!!! " teriak Mayu....
..." Hm.. kau ingat undangan yang ku berikan padamu? " ternyata itu pria yang berdiri seorang diri tadi....
..." Kau.. kau yang telah membunuh Key.. " ucap Kim terbata - bata....
...Set.. ( menarik pedang)....
..." Benar sekali itu aku, hm.. ngomong -ngomong ini sudah waktunya aku memperkenalkan diriku bukan? " serunya....
...Kim pun berbalik menghadap pria itu dan mundur secara perlahan, " siapa kau sebenarnya.. " ucap Kim menahan sakit....
..." Perkenalkan namaku Rex, salam kenal petugas Kim " ucap Rex tersenyum dan mengayunkan pedang nya ke kepala Kim. ...
..."Ku mohon jangan bunuh dia " teriak Mayu. ...
..." Kalo begitu dimana kunci yang kau ambil dari jasad pria beberapa minggu lalu " tanya Kim. ...
__ADS_1
..." Aku akan memberi tau mu, ku mohon lepaskan senior " teriak Mayu pasrah. ...
..." Tentu " jawabnya tersenyum mengerikan. ...
..." Jangan beritahu dia Mayu, dia ini hanya mempermainkan mu " ucap Kim. ...
..." Hmm.. jadi kau tak ingin memberitahu ku " seru Rex menggores Leher Kim. ...
..." Ku mohon hentikan, akan aku beritahu mohon jangan bunuh senior ku " seru Mayu sambil menangis. ...
..." Baiklah " ucap Rex menurunkan pedangnya. ...
..." Kunci itu di kirim ke markas utama bagian pertahanan kepolisian yang tak jauh dari sini" jelas Mayu. ...
..." Oh begitu rupanya " seru Rex sedikit berpikir. ...
..." Mayu tolong jaga anakku " ucap Kim yang langsung mengatakan nya secara tiba - tiba. ...
..." Baiklah, terimakasih ya " ucap Rex. ...
...< Srekkkk... >...
...Buk.... ...
...Rex langsung memenggal kepala Kim, dan itu membuat Mayu terkejut bukan main. Dan kepalanya jatuh tepat di hadapan Mayu, " apa yang kau lakukan, kau mengingkari janjimu " ucap Mayu gemetaran. ...
...Set.. ...
...Rex menarik rambut Mayu, " untuk apa kau percaya pada perkataan seorang penghianat " ucap nya tersenyum mengerikan. ...
...Rex pun mengayunkan pedangnya ke leher Mayu, " tolong.. jangan bunuh aku "ucap Mayu memohon. "Gadis kecil yang malang, menangis pun tidak ada gunanya.. " ucap nya tersenyum. ...
..." Ku mohon " ucap Mayu menahan sakit, Rex masih menarik rambut Mayu." Dasar gadis yang menyedihkan " ucap Rex. ...
..." Kurasa aku tak akan membunuh mu, lagipula kau sudah berbaik hati memberi tahuku letak kunci tersebut " ucap Rex sambil berpikir. ...
..." Nah begini saja, kau ku biarkan hidup " ucap Rex melepaskan tarikan nya, " tapi.. " ucapnya yang dengan tiba - tiba menggores kedua mata Mayu. ...
..." Bagaimana? pilihanku bagus bukan " ucap Rex santai. ...
..." Aaaaaaaa" ...
...Mayu berteriak sekencang - kencangnya, ia begitu tidak bisa menahan rasa sakit ini. ...
..." Setidaknya kau tidak akan melihat sesuatu yang menyedihkan lagi di hadapanmu " ucap Rex sembari meninggalkan Mayu. ...
............ ...
...... ...
..... ...
..." Kenapa perasaan ku nggak enak ya " pikir Armord yang masih berlari, " mau secepat apapun berlari, masih belum sampai " ucap Armord yang mulai berkeringat. ...
...Jarak rumah Armord dan kantor polisi pusat sangatlah jauh, saat hampir sampai Armord melihat banyak asap hitam tebal arah kantor polisi. ...
..." Ini tidak mungkin " seru Armord mempercepat gerakannya. ...
...Saat sampai, Armord hanya bisa terdiam melihat keadaan. " Apa yang terjadi? " ucapnya, api ada dimana. Begitu juga mayat, mereka berada dimana - mana. ...
...Armord langsung mencari ibunya, ingin memastikan apa dia baik - baik saja. "Nak jangan ke sana, berbahaya " seru petugas pemadam kebakaran sambil menarik tangan Armord. ...
..." Tapi aku ingin mencari ibuku " ucap Armord melepas pegangan pemadam tersebut dan berlari kedalam. ...
...Di dalam ruangan yang kabut hitam, Armord tak sengaja menendang sesuatu. Dan saat ia lihat, air mata turun secara perlahan. ...
...Benda yang tak sengaja ia tendang adalah kepala ibunya sendiri dan depan hadapannya, ada Mayu yang memeluk jasad ibunya. ...
...Armord merasa sangat tertekan, ia tak bisa berhenti meneteskan air mata. " Ibu, kau bilang akan pulang " ucap Armord menangis memeluk kepala ibunya. ...
..." Apa ibu ingin membohongiku lagi.. " ucap Armord menangis terisak - isak, ia memeluk jasad ibunya dengan erat. ...
...Sedangkan di luar" cepat padamkan apinya, ada seorang anak yang masuk kedalam secara paksa. Kita harus pastikan dia aman " perintah petugas pemadam kebakaran tersebut. ...
..."Aku selalu kehilangan orang yang kusayang, mereka selalu lenyap di hadapanku " ucap Armord yang masih menangis. ...
..." Apa yang akan aku katakan pada Michi nanti "...
............ ...
........ ...
..... ...
...Api pun padam, " cepat cari anak itu " semua pemadam kebakaran pun sibuk mencari korban yang masih bertahan. ...
..." Aku khawatir anak muda itu terluka, tadi aku melihat dia masuk kedalam api yang meluap - luar " jelas Komandan kebakaran. ...
..." Siap Komandan " jawab mereka sigap. ...
...Komandan dan para pemadam kebakaran mencari - cari korban yang selamat, dan Komandan kebakaran tersebut menemukan Armord dengan baju yang tertutup dengan abu. ...
..." Nak apa yang kau lakukan disini ini? ini berbahaya" ucap Komandan tersebut sambil menyentuh pundak Armord. ...
...Ia pun menyadari sesuatu, Komandan tersebut mulai prihatin melihat benda yang di peluk Armord. ...
...Ia tak sanggup melihatnya, sampai - sampai ia mulai menangis " anak yang malang " ucap Komandan tersebut. ...
.......... ...
...Armord hanya bisa melihat jasad ibunya yang sudah di bungkus, ia masih saja menangis. ...
...Tiba - tiba Komandan kebakaran tersebut memeluk Armord, " aku mengerti perasaan mu, menangis.. aku tau ini sulit untuk mu anak muda " ucapnya dengan mata berkaca - kaca. ...
..." Aaaaaaaaaa" Armord menangis sekuat - kuatnya di pelukan pria tersebut. ...
...Malam itu sangat mengerikan, hanya ada dua orang selamat. Sisa nya 50 lebih petugas kepolisian mati tak berbentuk. ...
...Apa kah ini yang di sebut kehilangan, sesuatu yang telah pergi tak akan pernah kembali.... ...
__ADS_1
...Tidak akan pernah... [ _ ]...