The Key World

The Key World
34 ~ SANG PEWARIS


__ADS_3

...Caramel tak kuasa menahan tangis, ia sangat tak sanggup kehilangan Nata satu-satunya orang yang sangat memahami dirinya....


...Shion yang melihat itu hanya bisa diam, ia tak bisa berbuat banyak. Caramel sangat menyesal dan kesal, mengapa Nata mengorbankan dirinya....


..." Mengapa, mengapa ini terjadi lagi?? " ucap Caramel sambil memeluk mayat Nata dengan erat, " Caramel kita harus pergi sekarang" ucap Shion....


...Caramel pun mengangkat Nata, dan menggendong nya di punggungnya. " Kakak, mau kah kakak membantu ku " ucap Caramel dengan mata yang berkaca-kaca....


..." Aku tau, tentu aku akan membantumu" ucap Shion sambil mengelus kepala Caramel, Caramel yang mendengar nya mengangguk kan kepalanya dengan air mata yang mengalir membasahi pipinya....


...Akhirnya mereka pergi dari sana, Shion mengantarkan Lia kepada tim penyelamat yang berada di depan bioskop....


...Shion pun kembali menghampiri Caramel yang berada di atap gedung yang sunyi, ia terduduk sambil memeluk mayat Nata....


..." Caramel, apa kau baik-baik saja?" tanya Shion sambil menyentuh pundak Caramel dengan lembut....


..." Kak, Nata sudah seperti keluarga ku aku tak menyangka akan seperti ini... aku ingin waktu berputar kembali" ucap Caramel yang tak kuasa menahan tangisnya....


..." Aku tau, mau bagaimana pun mana ada yang namanya pengulangan waktu. Yang berlalu tetap lah berlalu, ini sudah takdir " ucap Shion....


..." Aku mengerti, kak maukah kau membantuku...aku ingin Nata di kuburkan secara layak, aku tak ingin ia di makamkan di kota ini, ada tempat yang ingin tuju untuk Nata. Maukah kakak membantuku?" tanya Caramel dengan mata berkaca-kaca....


..." Tentu, aku sudah memanggil Alice kemari. Tunggulah disini, Alice akan menjemput mu " ucap Shion....


..." Baik Kakak, terimakasih " ucap Caramel tersenyum kaku dengan mata yang berkaca-kaca....


...Ketika Alice pergi membawa Caramel dan Nata, Shion langsung menghubungi Kiroyu. " Apa kau baik-baik saja? dimana kau sekarang?" tanya Shion, " Pip.. hah... hah... aku baik- baik saja, aku terluka parah dan sedang bersembunyi " ucap Kiroyu dengan nafas yang terengah-engah....


..." Tetap di sana aku akan datang menjemput mu" ucap Shion, "Pip.. tentu, cepatlah aku sedang di keroyok " ucap Kiroyu pelan....


...Shion pun bergegas ke lokasi Kiroyu berada, Kiroyu sedang di keroyok 3 orang bersenjata....


...Dor...dor...dor......


...Shion menembak kan tiga peluru ke orang-orang tersebut, menembak titik lemah saja seperti kaki atau bagian paha. Shion pun menghampiri Kiroyu dan langsung menggotong nya, mereka berdua pun pergi dari tempat tersebut....


..." Kau pasti bercanda, kau bilang hanya ada satu atau dua orang yang akan mengganggu ku kenapa malah muncul tiga orang lebih?" kesal Kiroyu pada Shion....


..." Kan sudah kubilang, hanya prediksi saja bukan berarti itu memang dua orang. Setidaknya kau bertahan dalam waktu yang lama juga.." ucap Shion bersyukur....


..." Serah apa katamu " ucap Kiroyu yang masih kesal....


..." Aku tak mengira kita akan melakukan perselisihan yang sangat dekat dengan Rex,kita harus mengatur ulang rencana " ucap Shion....


..." Benarkah? apakah terjadi sesuatu? " tanya Kiroyu berfirasat buruk, " Seseorang baru saja gugur, itu rekannya Raven " ucap Shion yang berjalan perlahan sambil menggotong Kiroyu....


..." Benarkah? aku tak menduganya" ucap Kiroyu sedih. Mereka pun berhasil melarikan diri dari tempat tersebut, Shion mengobati Kiroyu....

__ADS_1


...Setelah selesai Shion pun memutuskan untuk pergi, " Kau mau kemana? " tanya Kiroyu. " Menemui Caramel " jawab Shion langsung pergi keluar dan meninggalkan Kiroyu sendiri....


.......


..........


........


...Tap...tap......


...Sampailah Shion di suatu tempat, ia melihat Alice berdiri di samping Caramel yang sedang terduduk di makam seseorang....


..." Tuan ?" ucap Alice yang menyadari kehadiran Shion, " Jadi begitu, ini adalah taman kota lama yang sudah tak terpakai lagi... kenapa kau memilih tempat ini ?" tanya Shion....


..." Bukan masalah itu, ini adalah tempat yang di inginkan Natalia, jika Ia sudah tiada... satu-satunya tempat yang disebut rumah baginya" jelas Caramel....


..." Rumah? " pikir Shion yang berusaha memahami maksud nya, " Aku tak tau kenapa Natalia sangat ingin berada disini, dia tak pernah memberikan aku alasannya " ucap Caramel yang masih sedih kehilangan sahabatnya....


..." Aku mengerti sekarang" ucap Shion....


..." Apa maksudmu kakak? " tanya Caramel bingung....


..." Beberapa tahun lalu ini adalah sebuah pedesaan terpencil, sampai terjadilah konflik antara pemerintah Lord City dan orang pedesaan ini "...


..." Mereka mengajukan surat penjualan tanah saham, tapi para warga pedesaan menolak. Akibatnya para pemerintah Lord City pun berencana membuat sedikit perhatian agar para warga pergi dengan membuat, kebakaran kecil. "...


..." Tapi sang presiden yang telah merencanakan taman kota yang indah ini merasa bersalah, Ia pun turun dari jabatannya dan mengakui kesalahannya dan beriring dengan Ia di hukum mati, taman yang baru beroperasi selama 4 tahun ini pun di tutup "...


..." Jujur saja aku mendapatkan berita ini di sebuah website, tapi sangat langkah. Aku berpikir Nata, adalah salah satu korban yang selamat kejadian tersebut "...


..." Lagi pula tak ada yang tau siapa yang selamat dari kebakaran yang ganas itu, beberapa orang menganggap tak ada orang yang selamat, kalau menurut bagaimana?" jelas Shion yang menanyakan pendapat pada Caramel....


..." Begitu kah? aku berpikir Nata korban kejadian itu, aku pernah melihat luka bakar yang sangat besar di punggungnya.." ucap Caramel yang kembali menangis....


..." Maksud tuan, gadis ini hidup dengan penyesalan yang berat??" tanya Alice yang menyimak ucapan Shion....


..." Benar, menurut ku Ia hidup dengan penyesalan yang luar biasa tak tertahankan. Padahal di masa depan, kalau itu tak terjadi dia pasti akan hidup normal sebagai anak desa yang bahagia.."...


..." Ketahuilah, beberapa orang jahat itu datang dari orang baik yang sangat tersakiti dan hidupnya sangat terpukul akan penyesalan... " ucap Shion, Alice dan Caramel tertegun mendengar ucapan dari Shion....


..." Tuan bukankah Anda ....tidak...tidak... anda sangat tegar menghadapi cobaan hidup anda, sampai nyonya bangsa pada anda "...


..." Itulah mengapa cara anda menghadapi segala sesuatu itu berbeda dari nyonya, anda bisa membedakan semuanya, tapi anda tau kapan itu harus dilakukan. Anda memang pewaris yang sebenarnya, seperti yang nyonya katakan pewaris yang sebenarnya akan menghadapi kematiannya untuk masa depan " ucap Alice dalam hati sambil menangis....


..." Alice ada apa denganmu?" tanya Caramel yang Sondak kaget melihat Alice menangis, padahal Caramel yang sedang bersedih....


..." Tidak ada, aku baik-baik saja kok " ucap Alice memaksa untuk tersenyum....

__ADS_1


...Ini adalah fakta yang tak Shion ketahui, keluarga keturunan ibunya adalah keluarga kerajaan yang sangat besar. Siapa saja yang menjadi penerus dan mempunyai sifat yang sama pada setiap pewaris.Ia akan mati pada suatu ketika, kematian yang akan menjawab sebuah masa depan....


...Ke sepuluh kunci legendaris itu memiliki latar belakang yang berbeda dari rumor yang di ketahui oleh banyak orang, padahal makna dari kesepuluh kunci itu adalah sepuluh pewaris kematian masa depan....


...Tak heran kunci ini membuat banyak korban, karena kunci tersebut bukan kunci magis atau kunci pada umumnya. Mereka adalah kunci berjiwa, yang memakan banyak korban dan jiwa orang-orang yang memperebutkan mereka....


...Tapi asal mula mengapa kunci ini belum di ketahui dan mengapa kunci ini tercipta, tapi setiap orang yang menjadi pewaris akan mati walaupun Ia berusaha menghindar....


...Beberapa orang yang mengetahuinya, berusaha menghancurkan kunci itu tapi selalu mati dan menghilangkan tampa jejak. Keluarga Shion termasuk keluarga pewaris, mereka memegang kunci permata hijau yang bernama diamond sword....


...Dan akan terus menerus menjaganya sampai mendapatkan pewaris dan pewaris lainnya, sekarang nasib hidup Shion akan di tentukan dari kunci tersebut....


...Alice sangat ingin mengatakan semua rahasia keluarga tuannya, hanya saja Ia sudah berjanji pada nyonya tak akan memberi tau apapun. Di awal prediksi, Shion tak masuk menjadi pewaris tapi tak sangka masa depan berkata lain....


..." Kak jika begini terus akan banyak korban berjatuhan, aku ingin membalaskan dendam ku pada Rex. Aku tak ingin kehilangan yang lain lagi, jangan sampai aku kehilangan kak Shaki dan yang lainnya " ucap Caramel yang sudah berpegang teguh pada ucapnya....


..." Kita akan melakukan penyerangan, kita akan mempercepat rencana " ucap Shion....


..." Alice akan selalu bersama tuan " ucap Alice yang menyetujui perkataan Shion, walaupun sangat berat rasanya....


..." Caramel, jika kita berhasil mencapai tujuan kita... jika terjadi sesuatu, atau salah satu ada yang gugur. Kita harus berjanji menjalani kehidupan yang lebih baik demi orang tersebut " ucap Shion....


..." Maksud kakak?" tanya Caramel yang tak mengerti....


..." Jika aku pergi, tolong jaga mereka untukku " ucap Shion yang berjalan perlahan pergi meninggalkan Caramel dan Alice....


..." Aaaaaaaa... hisk....hisk..." tiba-tiba saja Alice menjerit sambil menangis sejadi-jadinya, Caramel yang mendengarnya langsung mendekati Alice....


..." Kau kenapa ?" tanya Caramel panik dan bingung....


..." Andai aku bisa menggantikan tuan, apakah memang beginilah nasib tuan ku??? apa aku tak bisa melakukan apapun untuk seseorang yang telah menyelamatkan hidupku?? mengapa dunia ini sangat tidak adil ??!!!!! " pekik Alice dalam hati sambil memukul-mukul tanah dengan sekuat tenaga....


..." Alice kau kenapa ?" tanya Caramel memeluk Alice," Aku tak ingin kehilangan tuan, dia sudah menyelamatkan hidupku..... aku tak bisa membalasnya " ucap Alice memeluk Caramel dengan erat sambil menangis sekuat-kuatnya....


..." Jangan sedih, aku yakin kan itu tak akan terjadi" ucap Caramel....


..." Walaupun kau berkata begitu, tuan sudah terikat oleh takdir kematiannya. Sudah tak ada harapan.." ucap Alice dalam hati sambil menangis dalam pelukan Caramel....


...Shion yang berada di depan pagar taman, berdiri yang merenung sesuatu. Dari jauh Ia tak sengaja mendengar tangisan Alice, Shion merasa ada yang selalu di sembunyikan oleh kakaknya dan kedua pelayan kepercayaan kakaknya itu....


...Muncullah seekor burung gagak Hitam datang menghampiri Shion, burung gagak tersebut memberikan sepucuk surat pada Shion. Setelah surat itu berada di tangan Shion, burung gagak tersebut langsung pergi terbang tinggi....


...Shion yang bingung langsung membuka isi suratnya, Ia sedikit kaget surat tersebut memang di kirim padanya....


...Surat tersebut berisi tentang, " Hey Shion, permain yang sesungguhnya akan di mulai. Mari kita berlomba siapa yang akan mendapatkan semua kunci tersebut, jika kau tak bisa ... maka kau akan menjadi orang terakhir yang ku hadapi, siapa yang akan tau? kau atau aku yang akan mati..heheehe, aku tak sabar menunggu nya. Teman-temanmu akan menjadi makan malam ku, kau harus berhati-hati... hehehe..hehe."...


..." Menyebalkan, ini sudah tak bisa dihindari lagi, tapi aku merasa kunci ini memiliki makna yang berbeda dari rumor nya ya?" ucap Shion mengeluarkan kunci tersebut dari kantongnya....

__ADS_1


..." Batang yang hitam ini, malah menggambarkan kematian dan permatanya seperti jiwa yang terjebak. Aku mulai merasa ganjal, setelah bertemu gadis kecil itu " ucap Shion yang mengingat kejadiannya saat tercekik di dalam mimpi....


__ADS_2