
...Di hari Minggu yang cerah, orang-orang pada sibuk untuk pergi liburan bersama keluarga. Sedangkan Shion tergeletak dengan lemas di lantai, ia juga disekelilingi tumpukan kertas yang sangat banyak....
..." Kakak selamat pagi, ayok kita pergi liburan " seru Caramel langsung masuk ke dalam, " Kau ini berisik sekali " ucap Shion bangkit dari tumpukan kertas....
..." Ya ampun kakak di hari libur seperti ini kau masih sibuk mencari informasi, apa kakak tidak lelah?" tanya Caramel mendekati Shion....
..." Bisakah kau tak pergi liburan sekarang " ucap Shion yang lemas, " Kenapa kakak? ini kan hari yang indah untuk liburan " seru Caramel yang sedih....
..." Yah kalo kau mau liburan, pergi saja aku nggak maksa hanya saja aku ingin kau berhati-hati saja " ucap Shion sambil merapikan tumpukan kertas....
..." Apakah ada sesuatu telah terjadi kakak?" tanya Caramel Khawatir, Shion pun langsung menunjukan sebuah rekaman CCTV....
...Caramel melihat isi rekaman tersebut, " Kakak ini rekaman CCTV yang di mana ?" tanya Caramel, "Ini adalah rekaman CCTV milikku sendiri, aku sudah menyebar beberapa kamera CCTV di beberapa tempat. Tak ku sangka Rex menyadari keberadaan kamera yang sangat sempurna ku pasang " jelas Shion...
...Caramel memperhatikan dengan seksama isi rekaman CCTV tersebut, di sana terlihat Rex sedang melakukan pembantaian terhadap kelompok berandalan daerah terpencil....
...Rex menoleh ke arah kamera CCTV itu berada, ia memberikan senyuman simpel dan datang mendekat. Rex pun melepas dimana kamera CCTV itu berada, " Manisnya kau memata-matai ku, begini saja ya .... Shion permainan akan segera di mulai bersiaplah, kita akan bermain tebak kata dan petak umpet. Aku sangat yakin kau pasti akan sangat menyukainya, permainannya akan di mulai dalam waktu dekat "...
..." Tidak peduli kapan akan di mulai, kau hanya perlu mempersiapkan dirimu... aku akan menunggu siapa yang akan mati terlebih dahulu kau atau aku, sampai jumpa " ucap Rex, setelah perkataan itu kamera CCTV itu kehilangan sinyal....
..." Kakak ini sebuah ancaman yang berbahaya " seru Caramel serius, " Tidak ini hanya sebuah permainan,tapi bukan permainan yang biasa " ucap Shion....
..." Jadi kita harus bagaimana kakak??" tanya Caramel serius....
..." Terpaksa kita harus mempercepat rencana kita" jawab Shion....
...🔑...
...Burr...Burr......
..." Segar juga, ini sangat nyaman.." ucap Shion yang baru selesai mandi, " Hey Shion, mungkin kau lebih cocok berkerja sebagai seorang hecher. Kau sangat ahli melacak dan sebagainya " ucap Kiroyu memperhatikan laptop milik Shion....
..." Aku tak akan melakukannya, aku benci pekerjaan seperti itu. Ya bagaimana pun tanganku ini sudah ternodai, ini sudah tak terhindarkan " ucap Shion....
..." Kau seorang pahlawan, kau mau berkorban untuk mengumpulkan semua kunci itu. Aku mungkin tak akan melakukannya, karena aku tak memiliki kepercayaan dan keberanian seperti dirimu " jelas Kiroyu sambil tersenyum....
..." Aku sudah tak memiliki sesuatu yang berharga lagi, tapi kini aku memiliki sesuatu yang berharga. Dan aku tak ingin kehilangan sesuatu yang berharga lagi ..." ucap Shion....
..." Aku akan membantumu " ucap Kiroyu....
..." Kau juga temanku, jadi jangan sampai kau pergi meninggalkan temanmu " ucap Shion langsung pergi ke kamarnya....
..." Terima kasih Shion, kau membuatku tersadar beberapa hal. Seberapa mahal sesuatu itu, tapi persahabatan lah yang lebih berharga dari apapun " ucap Kiroyu dalam hati....
...Nyam...nyam.......
..." Kau pintar masak ya Shion, aku yakin kau pasti akan mendapatkan jodoh yang terbaik " ucap Kiroyu yang sedang menyantap daging panggang....
..." Jangan bicara soal jodoh denganku " ucap Shion, " Ayolah, Caramel cerita pada ku ada seseorang yang sangat menyukaimu....dia bilang gadis itu, sangat populer di sekolah. Kau sangat beruntung ya " ucap Kiroyu dengan muka cengengesan....
...Pletak .......
..." Aduh kenapa kau memukulku, apa aku ada salah?" tanya Kiroyu, " Bukankah sudah ku bilang jangan membahas masalah jodoh denganku " ucap Shion mulai kesal....
..." Ayolah, setidaknya kau harus sedikit perhatian padanya. Jika kau menyukainya akan sangat menyakitkan jika dia pergi begitu saja tau, hati wanita itu sangat lembut loh " jelas Kiroyu....
..." Bodoh amat " ucap Shion sambil mencuci beberapa piring, " Oh ya, dia sangat dekat denganmu bukan ... apa kau tak khawatir terjadi sesuatu padanya, apalagi dia kenalamu di masa lalu bukan? aku belum pernah lihat dia sih..." ucap Kiroyu....
...Krek ....plak.....
...Tiba-tiba piring yang di pegang Shion jatuh kelantai, " Shion ??? apa aku salah ngomong, ada apa denganmu??" seru Kiroyu khawatir....
..." Tunggu ada yang tak beres disini, kenapa ? apa yang terasa ganjal dalam hati ini. Kenapa aku merasa sesuatu yang sangat buruk ??" ucap Shion dalam hati sambil berkeringat dingin....
..." Shion, aku serius loh kau kenapa ??" ucap Kiroyu memegang kedua bahu Shion dan mengguncang tubuh Shion dengan kuat....
..." Kiroyu, aku butuh bantuan mu ... cepat kau bersiap !!" seru Shion langsung berlari ke kamarnya....
..." Ada apa ini? aku jadi ingat perkataan Caramel, dia bilang Shion ini memiliki insting yang kuat. Aku harus mengikutinya " pikir Kiroyu yang langsung bersiap-siap....
...Shion pun langsung pergi keluar, ia berlari menuju suatu tempat. " Caramel bilang mereka akan menonton bioskop, ini sangat tidak bagus. Kalo aku tidak salah, Caramel sudah bertemu langsung dengan Rex.. dia pasti tak akan melepaskannya dan malah akan mengincar orang di sekitar Caramel " kesal Shion dalam hati....
..." Kenapa aku tak menyadarinya, maksud rekaman CCTV itu. Iblis itu bisa melakukannya kapan saja, bahkan sekarang pun bisa " pikir Shion yang terus berlari tanpa henti....
...Saat sampai di bioskop, Shion melihat pintu bioskop sudah di penuhi dengan garis polisi. " Sial aku terlambat, ini sangat buruk " ucap Shion....
..." Nak jangan masuk, terjadi pembunuhan disini ... jangan mengganggu interogasi kami " ucap salah satu petugas....
...Shion tak ingin berdebat kecil dengan polisi tersebut, ia memutuskan langsung masuk lewat pintu belakang....
...Tek..buk......
..." Apa ???!! terkunci???" seru Shion yang berusaha mendobrak pintu, " Sial, aku harus cari jalan lain " seru Shion mengamati sekitar....
__ADS_1
...Ia pun menemukan jendela yang terbuka, yang jaraknya bukan main tinggiya. " Ini bahkan lebih tinggi dari gerbang sekolah, aku harus manjat dari mana coba ??? ayo pikir Shion, kau harus apa jika aku disini terus... mereka akan terbunuh " ucap Shion sambil berputar-putar....
...Shion pun mendapati ide, memanjat dari pipa yang ada di dinding. Shion mulai memanjat dengan cepat, tak ia sangka seseorang sedang menunggunya di dalam sana. Orang tersebut, berdiri di samping jendela yang akan Shion masuki....
...Saat Shion masuk ia langsung di serang dengan pisau, beruntung Shion langsung menghindarinya dan ia hanya mendapati luka gores....
...Shion yang sudah masuk kedalam pun, mundur menjaga jarak dari orang tersebut. " Berikan kunci itu padaku dan teman-temanmu akan selamat " ucap seorang pria misterius....
..." Kau kira aku bodoh, mau ku kasih atau tidak kunci itu. Iblis itu akan tetap membunuh mereka, kau jangan menghalangi jalan ku " ucap Shion berjalan maju dengan cepat....
...Dor ..dor ..dor......
...Pria menembaki Shion, tapi Shion berhasil menghindarinya. Pria itupun mengejar Shion dari belakang, Shion pun masuk kesalah satu ruangan dan mengunci pintunya. Pria tersebut terkurung, dan ia berusaha mendobrak pintunya....
...Shion pun bergegas mencari Caramel dan yang lainnya, ia terus di halangi oleh beberapa orang. Orang-orang tersebut adalah suruhan Rex yang di suruh merampas kunci milik Shion, jika tidak mereka akan mati....
...Disisi lain, Caramel berlarian sambil bergandengan tangan dengan Lia. Caramel berusaha dengan keras melindungi teman-temannya, ia ingat apa yang Shion katakan....
..." Ingatlah kau kehilangan temanmu yang sebelumnya, jangan sampai kau kehilangan seseorang yang kau sayang kedua kalinya...kau akan merasakan penyesalan yang tiada obatnya"...
...Sampailah Caramel di suatu ruangan, ia melihat ada lemari yang berada di pojok ruangan dan sangat gelap. Caramel pun meminta Lia masuk kedalam, Lia juga meminta Caramel untuk masuk....
...Tapi Caramel menolak, ia pun memukul leher Lia dengan kuat sampai membuatnya pingsan. "Maaf Kakak... aku tak ingin kau terluka juga, aku harus mencari yang lain. Aku yakin kakak akan baik-baik saja " ucap Caramel memasukan Lia kedalam lemari dan menutupnya....
...Caramel pun mulai berlari kembali, dan muncullah beberapa orang misterius yang baru sampai dan langsung mengejar Caramel. "Baguslah mereka melewati lemari itu, kak Lia akan selamat. Aku hanya perlu mencari teman-teman yang lain..." pikir Caramel....
..." Caramel tolong aku.." pekik Xixi dalam hati, ia sedang bersembunyi di bawah meja yang di alaskan taplak meja yang besar....
..." Caramel aku takut.." pekik Xixi pelan sambil ketakutan bukan main....
...Tap ...tap.......
..." Nata kita akan berjalan kemana lagi? mereka masih mengikuti kita " ucap Haruka, Nata menggenggam tangan Haruka dengan kuat "Kita akan terus berlari, jangan sampai orang-orang itu menangkap mereka " jawab Nata....
..." Aku tak bisa bertarung,jika aku bersama Haruka..rahasia ku akan terbongkar, ini menyebalkan " kesal Nata dalam hati....
...Mereka berdua pun sampai di kamar ganti petugas kebersihan, Nata langsung menyuruh Haruka bersembunyi sampai ia kembali menjemputnya lagi....
..." Tapi...bagaimana denganmu ?" tanya Haruka khawatir, " tenang saja aku akan mencari bantuan kau tenang saja " ucap Nata menutup pintu....
...Nata pun berlari keluar, sekarang ia hendak mencari Caramel. Ia tak ingin sahabatnya itu terluka, karena hanya mereka berdua lah yang tersisa dari geng....
...Dor...dor...dor.......
...Ia melihat Caramel yang sedang berusaha menghindari semua peluru tersebut, terlihat ada dua orang yang sedang menembaki Caramel....
...Nata pun dengan cepat menyerang salah satu dari mereka, ia mematahkan leher orang tersebut dan melompat ke orang satu nya....
...Tampa basa-basi, ia juga menghantamkan tubuh orang tersebut ke dinding dengan sangat kuat. Kedua orang itupun langsung lumpuh, " Nata " ucap Caramel mendekati Nata....
...Nata pun langsung memeluk Caramel dengan erat, " Aku kira aku tak akan bertemu denganmu lagi Raven " ucap Nata mulai menangis....
..." Hey Natalia, aku baik-baik saja. Dasar,jangan nangis masih ada yang harus kita lakukan mereka masih ada dimana-mana " ucap Caramel....
..." Aku tau, berjanjilah kau tak akan meninggalkan ku...karena kau adalah satu-satunya keluarga yang kumiliki, aku sudah kehilangan banyak rekan dan temanku di geng ... jangan sampai kau pergi meninggalkan aku juga " ucap Nata meremas dengan kuat bahu Caramel....
..." Kau juga Natalia, jangan tinggalkan aku...kita akan selalu menjadi rekan,teman dan juga keluarga " ucap Caramel menepuk bahu Nata....
...Tiba-tiba muncullah Shion dihadapan mereka, terlihat Shion terluka dan baju penuh dengan darah....
..." Kak Shion ?" ucap Caramel kaget....
..." Kenapa kau ada di sini, sialan??!" tanya Nat yang tak senang dengan kehadiran Shion....
..." Apa kalian baik-baik saja? apa terjadi sesuatu disini?" tanya Shion dengan nafas yang sesak, "Kami di serang dengan orang yang aneh " ucap Caramel....
..." Ternyata firasatku benar, Rex sudah memulai permainannya " ucap Shion, " Cih.. untuk apa kami percaya padamu " ucap Nata kesal....
..." Nata setidaknya percaya pada Kak Shion walau hanya sekali " ucap Caramel, " Kenapa kau sangat percaya padanya ?" ucap Nata....
..." Karena dia ingin menyelamatkan dunia ini, ia ingin menghancurkan kunci legendaris itu. Ia tak ingin banyak orang mengalami kesedihan dan mati tak bersalah oleh kunci itu"...
..." Dia juga tak ingin, orang lain merasakan kesedihan yang sama " jelas Caramel....
..." Benarkah ?" ucap Nata kaget....
..." Kiroyu ada beberapa orang di dalam gedung ini? hitung saja ada berapa orang mencurigakan di bangunan ini " ucap Shion dari sebuah alat kecil di telinganya....
..." Pip..pip...ada sepuluh orang, para polisi ada lima dan orang lainnya ada lima dan berenam denganmu " jelas Kiroyu....
..." Kakak itu juga disini?" tanya Caramel setelah mendengar percakapan Shion melalui sebuah alat komunikasi....
..." Aku menyuruhnya sebagai petunjuk, dia membuatku bisa datang kemari. Lebih baik kita pergi dulu, dan pastikan yang lain keluar juga " ucap Shion....
__ADS_1
..." Anu Shion, aku menemukan ini dari salah satu penonton bioskop " ucap Nata menyerahkan kunci legendaris permata kuning....
..." Ternyata mereka punya tujuan lain juga ya " ucap Shion....
...Saat Shion ingin mengambil kunci, seseorang menembak tangan Nata dan membuat kuncinya terpental jauh....
..." Argh..kurang hajar " ucap Nata menahan sakit, "Kita di kepung, bagaimana ini kakak ?" ucap Caramel....
...Muncullah seseorang yang mengambil kunci permata kuning, ternyata itu Oiri. " Ini milik kami sekarang " ucap Oiri tersenyum dan langsung menunjukan muka kesal....
...Bom......
...Shion melemparkan bom asap, mereka bertiga pun berlari. " Sialan, mereka telah kabur cari dan penggal kepala mereka apapun caranya!!!" teriak Oiri....
..." Pip ..pip...Shion berhati-hatilah, banyak orang di arah kanan ucap Kiroyu, " Baiklah terimakasih" ucap Shion....
..." Aku belum menemukan Xixi " ucap Caramel....
..." Dia Tak bersamaku aku hanya bersama Haruka " jelas Nata, " Jadi Xixi sendirian?? aku harus mencarinya " ucap Caramel pergi....
..." Aku ikut " seru Nata membuntuti Caramel....
..." Kalau begitu aku harus menemukan Lia dan Haruka" pikir Shion yang berlari ke jalan sebaliknya....
..." Pip ..pip..Shion ada kebakaran di beberapa Pintu keluar dan masuk berhati-hatilah" seru Kiroyu....
..." Baiklah" jawab Shion....
...Kiroyu sedang mengawasi Shion dan yang lainnya,dari sebuah gedung yang bersebelahan dengan gedung bioskop....
..." Syukur Shion punya masker di rumahnya,aku sudah yakin akan ada yang mengacau ku disini. Inilah mengapa Shion yang meminta ku disini, karena aku sangat sulit di ruangan tertutup " ucap Kiroyu dalam hati sambil melirik kebelakang nya....
...Sudah ada seseorang berjubah hitam, yang bersiap menyerang nya. " Ini akan merepotkan" ucap Kiroyu....
..." Xixi ..dimana kau ??" panggil Caramel....
...Kring...kring......
..." Halo kak Shion?" jawab Caramel, " Kiroyu mengabarkan padaku, Xixi dan Haruka sudah di temukan oleh para petugas sedangkan aku akan mencari Lia. Jadi cepatlah kalian berdua keluar, gedung ini sedang terbakar dan akan meledak " jelas Shion....
..." Baik " jawab Caramel, iapun mengajak Nata keluar. Mereka berdua pun langsung berlari ke pintu keluar, saat Nata berusaha membuka pintu yang terkunci....
...Muncullah beberapa orang berjas hitam, mereka langsung menembaki mereka berdua. Caramel menangkis serangannya dengan tangkai sapu yang terbuat dari besi,ia memutar sapu tersebut dengan kecepatan tinggi....
..." Raven " seru Nata Khawatir, " Cepat buka pintunya aku akan menangkis ini, cepatlah Nata " seru Caramel....
...Pintu pun terbuka, Nata langsung menarik Caramel masuk dan langsung mengunci pintunya. Tak di sangka muncullah seorang wanita berjas hitam menyerang mereka dengan samurai, dan menyerang Caramel....
...Caramel tak dapat mengelak, wanita itu sangat cepat dan sigap. ...
...Buk...Srekkkk.......
...Tik..tik......
...Nata tertusuk di bagian dadanya dengan dalam, Caramel didorong oleh Nata menghindar dari serangan samurai itu....
...Darah segar pun basah mengenai karpet, melihat itu Caramel sotak kesal. Ia langsung menendang wanita itu hingga terpental, samurai tersebut terlepas dari Nata dan diiringi jatuhnya tubuh Nata....
...Caramel langsung mengambil samurai tersebut dan langsung memenggal kepala wanita itu tampa ampun, darah segar pun memenuhi lorong tersebut....
...Caramel langsung berlari mendekati Nata, "Bertahanlah, jangan tinggalkan aku ..." ucap Caramel berusaha menahan darah Nata mengalir, Caramel mengoyak bajunya dan membalut kan nya pada Nata....
..." Kumohon jangan tinggalkan aku, kenapa kau melindungi ku Natalia??!!" seru Caramel sambil menangis, " Maaf ya... aku tak menepati janjiku padamu " ucap Nata yang pucat kehabisan darah....
..." Katanya kita rekan selamanya, kenapa kau meninggalkanku seperti ini " ucap Caramel menangis....
... Nata mengusap air mata Caramel, " Ini pertama kalinya kau menangis, ayolah Raven inikah dirimu? jangan khawatir aku hanya akan tidur sebentar, aku akan selalu di sisimu rekan " ucap Nata....
..." Kau bohong, jangan begini ..berhenti mengejekku,aku menghawatirkan mu. Tetaplah bertahan Nata, aku mohon " ucap Caramel....
..." Dasar cengeng, aku baik-baik saja kok " ucap Nata tersenyum dengan muka yang pucat....
... Tiba-tiba muncullah Shion sambil menggendong Lia, ia melihat sebuah perpisahan yang mengingatkannya pada Zean....
..." Shion tolong jaga Caramel untukku, maaf aku tidak mempercayai mu " ucap Nata yang melihat Shion yang tak jauh dari mereka berdua....
..." Tak apa Natalia,aku akan menjaganya semampuku " jawab Shion, " Andai aku bisa melihat kedamaian dunia ini, aku baru tau sangat menyenangkan nya hidup seperti sekarang sangat tenang " ucap Nata mengingat beberapa kejadian bersama Armord dan yang lain....
...Caramel menangis, ia tak kuat harus kehilangan sahabatnya itu. " Aku mengantuk, aku mau tidur " ucap Nata menutup matanya untuk selamanya....
...Shion sangat kesal ia gagal lagi melindungi temannya, ini sangat menyakitkan sekali ada yang terkorban....
... Takdir sudah berkata, mana mungkin bisa di tentang. Nasib semua orang di dunia ini sudah di tentukan sejak lahir batin, hanya usaha yang bisa mengubahnya. Jika sudah terjadi, maka terjadilah karena itulah yang di sebut Takdir....
__ADS_1
...Permainan baru saja akan dimulai.......