
...Lia yang masih berdiri di balik dinding sambil menatap Shion, ia sangat ingin menghampiri nya. Tapi, ia ragu untuk melangkah....
...Pada akhirnya ia memutuskan untuk pergi meninggalkan tempat tersebut, tapi Shion masih tetap berada disana " Aku harap kita bisa berbicara berdua suatu saat nanti Shion " ucap Lia pergi....
..." Kenapa jadi seperti ini, entah kenapa aku merasakan sesuatu yang buruk akan terjadi. Apa itu hanya firasat ku saja ya " ucap Shion sambil memandangi dirinya di kaca....
..." Aku harap kehidupan ku kali ini akan lebih baik dari sebelumnya " seru Shion yang beranjak pergi dari toilet....
...Shion sedang berjalan melusuri lorong, ia hendak kembali ke kelasnya....
...Kring... kring.. (seseorang menelpon)...
..."Kenapa disaat seperti ini, ada yang menelpon ku. Seingatku aku tak pernah berkomunikasi lagi dengan siapa - siapa " pikir Shion, sambil memasukkan tangan ke dalam saku celananya....
..." Halo, ini siapa ya? " tanya Shion....
..."Tuan muda, ini saya tuan.. " jawab seseorang dari telepon tersebut....
..."Oh, kenapa kau menelpon ku? ada perlu apa ya? " tanya Shion, "maaf tuan muda, saya hanya khawatir pada anda " jawabnya....
..."Owner, jangan khawatirkan aku dan jangan telepon aku lagi sampai jumpa... " seru Shion tampa banyak kata....
..." Tapi tuan.. "...
...Bib ... bib.....
..." Hm... "...
..." Entah kenapa, aku merasakan sesuatu yang buruk akan terjadi. Apa hanya firasat ku saja, aku berharap kehidupan ku kali akan lebih baik dari sebelumnya" ucap Shion sambil berjalan menuju kelasnya....
...Sampainya di kelas......
...Seperti biasa, teman-teman sekelas selalu saja melihat Shion dengan sinis dengan harapan bahwa ia akan pindah dari sekolah ini....
...Shion pun di tempat duduknya, sementara di sampingnya ada Armord dan kedua temannya. Mereka bertiga, tampak asyik mengobrol....
..." Hai Shion " sapa Armord dengan ramah....
...Shion tidak mempedulikan apa pun yang dikatakan oleh Armord, "kenapa kau begitu antusias sekali untuk menyapanya Armord? " tanya Shaki....
..." Bukan begitu, aku tadi melihat Lia menangis bisu sambil menatapnya. Pasti ada sesuatu di antara mereka berdua, aku merasa ada sesuatu yang tersembunyi "ucap Armord dalam hati sambil melirik Shion....
...Ternyata Armord tak sengaja melihat sekilas kejadian tersebut, saat Lia menatap seorang anak baru yang seperti ia kenali....
..." Tidak ada, aku hanya berharap bisa menjadi temannya saja. Apa salah nya? lagian dia kan teman sekelas kita " ucap Armord sambil tersenyum pada Shaki dan Nori....
..." Kau yakin ingin berteman dengannya??? walaupun setelah mendengar isu tersebut? " tanya Nori....
..." Ya, mungkin saja isu itu bohong bukan" seru Armord....
..." La elah seterah kau saja deh " seru Nori....
...Pulang sekolah kemudian, Armord hendak pulang bersama teman - teman nya. Dan tak sengaja Armord melihat Lia yang hendak membuntuti Shion, " hm... apa tebakanku benar ya? memang ada sesuatu di antara mereka" pikir Armord....
..." Oh ya aku ada urusan penting ni, aku pergi dulu ya " ucap Armord pada Nori dan Shaki....
..."Lah tumben?? " seru Nori, melihat Armord pergi begitu saja meninggal kan mereka berdua....
..." Setau ku dia mah mana ada hal yang membuat nya sibuk bukan? " tanya Shaki....
...Armord pun mulai mengikuti Lia dari belakang, " kenapa aku merasa ada yang mengikutiku ya? " pikir Shion, ia pun berhenti dan menoleh ke belakang. Dengan spontan Lia langsung menyembunyikan diri dengan cepat, begitu juga Armord. " Gilak tu orang memang langsung tau kalau ada yang ngikutin " seru Armord....
...Kring... kring.. ( seseorang menelpon)....
..." Ya ampun siapa lagi yang menelpon ku sih pikir Shion, ia pun memasukan tangannya untuk mengambil handphone miliknya....
..." Halo ini. siapa? " tanya Shion, " tuan muda ini saya " ucap Owner. Shion pun menari nafas yang dalam " sudah ku bilang bukan untuk tidak menghubungi ku lagi kan? " serunya dengan serius....
..." Saya hanya khawatir tentang anda tuan, saya takut anda kenapa - kenapa" ucapnya dengan nada yang sedikit serak....
..." Owner, aku baik saja kok. Jangan khawatir pasti bisa menjaga diriku, aku mohon jangan hubungi aku lagi ya? " ucap Shion....
..." Tapi tuan muda.... " seru Owner sedih....
..." kalau begitu, sampai jumpa Owner... " seru Shion menutup telpon, dan langsung memblokir nomor tersebut....
..." Hah kelar juga.. " pikir Shion....
...Tak jauh dari tempat Shion berdiri, ada seseorang yang sengaja memperhatikannya. " Siapa anak itu, dari serangan nya dia adalah murid dari Universitas Naruresu" kata orang tersebut sambil memperhatikan Shion secara seksama....
..." Mainnn kunci yang ada di HP nya itu, hm... tidak salah lagi. Itu adalah kunci legendaris yang romornya sangat diragukan, aku tak mengerti bisa melihat nya " ucapnya dengan niat jahat....
..." Kalau begitu, bersiap lah. Kebetulan sekali aku adalah guru di sana, aku akan. merebutnya dari mu " ucap orang tersebut....
...Orang tersebut bernama Horis, salah satu guru yang mengajar di Universitas Naruresu....
...Pria tersebut hanya memperhatikan dengan lebih seksama wajah nya Shion, "aku akan menandai mu tunggu saja kau " ucapnya dengan mengancam, setelah beberapa menit ia pun memutuskan untuk pergi setelah mengingat dengan benar wajah nya Shion....
..." Aku penasaran sampai kapan Lia akan mengikuti Shion " pikir Armord....
..."Hm... nggak bener nih, memang ada yang mengikutiku kan " pikir Shion dalam hati....
..." Apa ku hampiri saja dia, atau aku kembali saja? " pikir Lia dengan ragu....
..." Jika begitu, bukankah lebih baik menghampirinya langsung bukan? mumpung dia masih berdiri. Tapi di ingatan ku, melihat wajahnya membuat ku merasa aku sangat mengenalnya dengan baik " ucapnya dengan ragu....
..." Tunggu dulu, bukan kah mengikuti orang itu adalah sesuatu yang buruk??? pikir Armord bingung....
...Pada akhirnya, Lia pun memutuskan untuk kembali dan berhenti mengikuti Shion. " Entah kenapa aku sangat takut untuk bertemunya, mungkin aku pergi saja " seru Lia langsung pergi meninggalkan tempat persembunyiannya....
..." Kalau di lihat sih, memang ada sesuatu di antara mereka cuman aku nggak enak aja melihat teman ku menagis tampa alasan yang benar, lagian itu pertama kalinya melihat Lia menangis sesakit itu " pikir Armord....
..." Lah dia pergi, Lia ada apa dengan mu?? sebagai teman mu aku sangat Khawatir " ucapnya khawatir....
...Armord sedikit memperhatikan Shion, dan kemudian memutuskan untuk pergi....
...Saat ia berbalik badan.......
...Shion sudah berada di depannya, dengan spontan Armord terkejut dan membuat dirinya bergerak asal - asalan dan menabrak dinding....
__ADS_1
...Buk... ( kepala terantuk)...
..." Apa kau yang mengikuti ku dari tadi? " tanya Shion dengan tatapan yang mengerikan....
..."Lah kurasa bener yang dikatakan ibu mengikuti orang yang tak bersalah akan mendapatkan balasan yang mengerikan " pikir Armord dalam hati....
..." Tidak kok... " ucap Armord berusaha mengelak....
..." Oh begitu, ya sudahlah... " ucap Shion yang hendak meninggalkan Armord....
..." Kupikir kau akan membenci ku karna aku anak dari kota Aller City, tapi kau aneh " ucapnya lagi....
..." Oh benarkah, kenapa kita tidak menjadi teman baik saja " ucap Armord....
...Seketika mendengar ucapan Armord, Shion terhenti sejenak. Dan mengepal kedua tangan nya dengan kuat, seperti sebuah kebencian....
..." Jangan harap ... " ucap Shion dingin, yang langsung meningalkan Armord begitu saja....
..." Ada apa dengannya? " pikir Armord penasaran...
..." Sumpah banget ini sangat menegangkan, tapi aku merasa ia orang yang sangat baik " ucap Armord....
...🔑...
...Keesokannya di sekolah......
...Kali ini Armord terlambat pagi, tapi ia bersama dengan Nori. " Lah kok bareng kita terlambat nya?? " kata Nori "lah sibuk betul, diam ajalah " seru Armord....
..." Huh gawat ni, hari ini pelajarannya Mister Horis loh, gimana nih????!!! " seru Nori panik....
..."Lah masak??!!! " seru Armord....
...Tak disangka mereka berdua bertemu dengan Shion, "lah kau terlambat juga kah?? “ tanya Nori....
...Shion sama sekali tak mempedulikan apa yang di katakan oleh Nori, ia pun langsung mengambil posisi untuk memanjat pagar....
..." Sepertinya dia akan memanjat dinding ini, aku sih nggak bisa melakukannya kalau dia tak mempraktekkan nya lagi pada ku " seru Armord dalam hati....
..." Hey Armord, dia mau ngapain?? " tanya Nori penasaran dan menoleh ke arah Armord....
...Dan melihat Armord melakukan posisi yang sama dengan Shion, " lah dia mau ngapain coba????? " seru Nori semakin bingung....
..." Makin bingung aku, kalian berdua mau ngapain sih??? " seru Nori....
...Shion pun langsung berlari, begitu juga Armord. Mereka berdua pun langsung memanjat dinding gerbang dengan mudah....
..." Wow.. sepertinya aku sudah bisa, tak seperti sebelumnya " seru Armord dalam hati....
..." HAH??!! kok bisa ??? seru Nori terkejut....
..."Hm... ikutin aja ah, males banget aku mau kenak hukum di gerbang " pikir Nori....
...Shion pun langsung pergi meninggalkan Armord, " sepertinya dia sangat marah denganku, apakah aku mengatakan sesuatu yang salah ya... "pikir Armord yang merasa tak enak....
...Bruk ~...
..." sakitnya badanku... " ritih Nori, " lebih sakitan aku yang kau timpa, jadi beginikah rasanya tertimpa " ucap Armord lemas....
..."Nggak ada yang terluka kan?? atau tulang mu ada yang patah atau apa gitu.... " seru Nori khawatir....
..."Lah memangnya kau mau matahin tulangku!!! " seru Armord emosi....
..."Kan nanya boss, mana tau kan ada yang cedera" seru Nori....
..." Nggak kok, cuman sakit sikit. Dah lah yok kita ke kelas, nanti selak masuk pula Mister Horis" ucap Armord....
...Mereka berdua pun bergegas menuju ke kelas bersama....
...🔑...
...Sampainya di kelas......
..." Hore... Syukur Mister Horis belum datang " seru Nori dengan bahagia....
..." Lah, kau hanya beruntung. karna kau terlambat bersama dengan orang yang beruntung "seru Shaki....
..." Kau lihat muka ku.. " ucap Nori, Shaki pun melihat ke arah Nori. " Ada aku peduli?? " tanya Nori sambil menunjukkan ekpresi yang sangat menjengkelkan....
...Buk ~ ( tertumbuk... )...
...Tampa aba - aba, Shaki langsung menumbuk muka Nori tampa ragu....
..." Sakit tau!!, jahat kali Shaki " seru Nori....
..." Kau lihat mukaku.. " ucapnya, " Ada kah aku peduli dengan yang kau katakan... " seru Shaki dengan tatapan yang mengerikan....
..." En... nggak kok "seru Nori seperti tidak melihat apa - apa....
..." Selamat pagi anak - anak " sapa Mister Horis sambil memasuki kelas....
..." Baiklah kita akan mempelajari tata bahasa yang baru ya " seru Mister Horis dengan ramah....
..." Baik Mister " jawab murid - murid serentak....
..." Baiklah sebelum itu bapak Absen dulu ya " seru Mister Horis....
...Tibalah saat nya Mister Horis, mengabsen Shion." Shion Naruki "panggil Mister Horis, " hadir " jawab Shion mengangkat tangannya....
...Saat melihat ke arah Shion, "ternyata kau di kelas ini ya... " seru Horis dalam hati sambil menatap Shion dengan sinis....
...Dengan tatapan Mister Horis pada Shion, membuat para murid beranggapan bahwa Mister sangat membencinya....
..."Lihatlah tatapan Mister Horis, Mister pasti sangat membencinya" bisik seseorang, mulailah tatapan sinis yang mengerikan menghampiri Shion....
..."Menyedihkan, setau ku Mister sangat menyayangi semua orang. Itu berarti, dia memang anak yang mengerikan bukan" ucap seseorang....
..." Bukan kah Mister adalah guru yang sangat baik, kenapa segitunya melihat Shion seperti itu" pikir Armord dalam hati, sambil memperhatikan Mister Horis....
...Dan menoleh ke arah Shion, tapi dari tatapan Shion. Ia sama sekali tidak peduli apa pun yang dikatakan orang - orang....
__ADS_1
..." Waktu rencana mematikan " ucap Mister Horis dalam hati....
...🔑...
...Jam istirahat kemudian......
..."Baiklah segitu saja pertemuan kita kali ini jangan lupa ya belajar dengan giat ya... " ucap Mister Horis sambil tersenyum ramah....
..." Baik Mister.. " jawab Anak - anak setentak....
..." Baiklah silahkan istirahat " ucap Mister Horis....
...Anak - anak pun bergegas pergi ke kantin, dan membuat seisi kelas kosong. Armord baru akan hendak pergi ke kantin, sebelum itu ia ingin mengajak Shion....
...Tapi.......
..."Shion bisakah kamu membantu saya membawa buku latihan teman - teman mu" tanya Mister Horis....
..."Tentu Mister " jawab Shion tampa ragu....
..."sudahlah Armord dia sibuk tu, ayoklah ke kantin dulu " ucap Shaki menepuk pundak Armord....
...Akhirnya mereka bertiga pun pergi ke kantin bersama....
...Sedangkan Shion mengikuti Mister Horis ke ruang guru, sambil membawa buku latihan....
..." Baiklah Mister, saya permisi dulu " ucap Shion hendak pergi setelah meletakkan kan buku di meja Mister Horis....
..." Shion, jika kamu tidak keberatan mau kah kamu membantu Mister terlebih dahulu.Sebelum pergi ke kantin??? " tanya Mister Horis....
...Para guru - guru melihat Shion dengan sinis, karna mendengar rumor yang beredar tersebut....
..." Tentu Mister, apa yang bisa saya bantu? " tanya Shion dengan perasaan yang sedikit curigan, tapi di posisi ini ia harus berhati - hati dalam bertindak....
..." Kalau begitu ikut saya ya " ucap Mister Horis yang ingin mengajak Shion ke suatu tempat....
...Sedangkan dikantin......
...Armord dan teman - temannya sedang asyik menikmati camilan sambil bercanda dan tertawa bersama....
..." Hm... kok firasat ku nggak enak ya... " pikir Armord...
...Saat ia menoleh ke arah Lia, ia juga melihat wajah Lia yang begitu khawatir....
..." Hm... firasat apakah ini" pikir Armord....
...Tap... tap......
..." Mister kita mau ngapain kesini? " tanya Shion, yang dimana mereka sedang di laboratorium....
...Set~ ( menutup pintu) ....
..." Shion... jika kau ingin selamat serah kunci legendaris itu pada ku " seru Mister Horis dengan suara yang mengerikan....
..." Apa maksud Anda ?? " tanya Shion yang mulai merasakan sesuatu yang buruk....
..."Aku hanya mintanya dengan lembut, jangan berani melawan. Serahkan saja secara suka rela.." ucap Mister Horis sambil mendekati Shion....
..." Apa yang Anda maksud saya sama sekali tak mengerti maksud anda " ucap Shion yang mulai mundur selangkah....
..." berikan saja kunci itu pada ku " seru Mister Horis yang langsung mencengkram kedua bahu Shion dengan kuat....
...Shion pun langsung memberi perlawanan, dengan menangkis kedua tangan Mister Horis yang mencengkram bahunya....
...Suk~ ( tertusuk)....
...Tak disangka Mister Horis langsung menusuk perut Shion tampa ragu, dengan menggunakan pisau bedah yang ada laboratorium....
..." **** " seru Shion yang langsung mundur....
..."Karna kau tau mau menyerahkannya secara suka rela, jangan salah kan aku ya " ucap Mister Horis dengan aura membunuh....
...Terjadilah pertarungan di antara kedua nya....
...Shion pun berhasil melukai lengan pria tersebut dengan pisau bedah yang ada disana, tapi karna darah pada perutnya mulai banyak membuatnya melemah....
..." Sepertinya kau kuat juga ya menahan rasa sakitnya, itu lumayan dalam loh " ucap Mister Horis dengan tersenyum sinis....
...Pandangan Shion mulai kabur, darah nya pun semakin banyak. Pisau yang di pegang nya pun terlepas dari tangan nya....
..." ****, aku nggak mungkin bertahan dengan kondisi tubuh yang buruk ditambah tertusuk di bagian perut " pikir Shion....
...Mister Horis pun langsung menyerangnya tampa ragu dan membuat Shion jatuh terbaring, Mister Horis pun berusaha menahan tubuh Shion dan hendak memenggal lehernya secara langsung....
..." Orang ini pasti sudah gila " pikir Shion, yang berusaha mencari sesuatu yang bisa membantunya....
...Dan melihat, ada tabung kaca yang tersusun rapi di meja sebelah. Tempat ia terbaring, ia pun langsung menendangnya dan membuat satu baris tabung kaca tersebut terjatuh. ...
...Dan membuat suara yang sangat bergema di ruang tertutup, membuat banyak orang teralihkan dengan suara tersebut. ...
..." Kurang ajar, ternyata kau pintar juga .." ucap Mister Horis. ...
...Ia pun membenturkan kepalanya ke meja dan membuat kepala nya terluka, dan menarik badan Shion seumpama. Shion lah yang menyerangnya, dan tersenyum sinis. ...
..." Habislah kau sudah... " ...
...Belum lama waktu berlalu, tak butuh waktu lama ruangan laboratorium tersebut di penuhi para murid - murid. ...
... " Dasar bajingan!!!! " teriak seseorang. ...
" Berani sekali kau melukai Mister, dasar sampah " .
...Mulailah caci makian yang dalam menyerang Shion, tapi tak sebanding dengan rasa sakit yang melukai perut nya tersebut. ...
..." Murid ini mengerikan, ia mencoba membunuhku. Padahal aku hanya ingin meminta bantuan nya, aku hanya ingin menjadi guru yang baik baginya " jelas Mister Horis dengan sok - sok menampakkan wajah polos yang tak bersalah. ...
..." Dasar pembunuh!!!! "...
...Armord dan yang lainnya pun baru saja sampai di tempat kejadian, "Apa yang terjadi??? " seru Nori penasaran. ...
__ADS_1
..." Shion ??!!!!! apa yang terjadi padanya, tidak mungkin kan ia mau membunuh seseorang kan " pikir Armord yang tak percaya. ...
...Siapakah yang salah??....... ...